Perlunya Pemeriksaan Kesehatan Sebelum Menikah

lo ve Berhubung teman saya sebentar lagi akan memasuki hari bahagianya dalam pernikahan. Hanya tinggal hitung bulan jadi saya menyarankannya untuk melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum menikah. Emang perlu? tentu saja perlu. Kita ingin memberikan yang terbaik untuk pasangan, juga demi kebaikan bersama tentunya.  Saya yakin, setiap pasangan setelah menikah berharap mendapatkan anak yang sehat jasmani dan rohani.

Banyak yang masih beranggapan tidak mau melakukannya karena nanti takut ketahuan. Menurut saya justru tidak perlu takut,  kalau nanti diketahui penyakitnya maka kita masih memiliki waktu untuk pengobatan. Kalaupun tidak bisa disembuhkan justru dengan mengetahui riwayat penyakit itu maka pasangan kita akan sungguh-sungguh ditanya apakah dia benar-benar mencintai saya? dan menerima apa adanya baik suka duka, sehat atau sakit? jika jawabannya tidak berarti dia bukan pasangan terbaik untuk saya.

Memang apa saja sih pemerikasaanya? Apakah banyak banget dan ribet? Tentu tidak. Itu semua tergantung kita mau periksa apa saja. Mulailah dari yang sederhana seperti :

Pemeriksaan Fisik
Dengan cara timbang  berat badan apakah masih normal atau sudah kelebihan berat badan. Kalau berat badan berlebih (Obesitas), masih ada waktu untuk mengubah pola hidup sehingga terhindar dari resiko penyakit Diabetes Melitus, Jantung, dll. Juga pemeriksaan tekanan darah, apakah normal 120/ 80 mmHg atau justru tekanan darahnya tinggi yang akan berpengaruh pada penyakit Hipertensi.

Pemeriksaan Darah dan Urine
Kita akan mengetahui golongan darah dan Rhesus dari kita apakah A, B, AB, O dan Rhesusnya positif atau negatif. Itu penting sekali. Selain itu pemeriksaan gula, kadar normal untuk gula darah sewaktu-waktu (140-200mg/dl) atau gula darah puasa (110-126mg/dl). Kalo kadar gula sewaktu-waktu diatas 200mg/dl ada kemungkinan mengidap Diabetes Melitus. Kita juga bisa mengetahui Laju Endap Darah untuk mengetahui jika kita terluka dan berdarah seberapa cepat sih pembekuan darahnya. Juga bisa mengetahui kesehatan ginjal dengan mengetahui kadar Ureum, Kreatinin dalam darah.

Pemeriksaan Lainnya
Untuk para calon mempelai perempuan bisa ke dokter untuk pemeriksaan USG untuk mengecek kondisi rahim, apakah kondisinya sehat ataukah ada sumbatan dirahim, benjolan atau apapun. Dulu karena kesibukan menjelang pernikahan, USG ini baru saya lakukan 4 hari setelah menikah. Saya ingat waktu itu saya periksa USG baru pertama kali, perut diolesin gel bening dingin hehehe. Terus dikasih tahu bentuk rahim saya, Puji Tuhan semua baik-baik saja. Kata dokternya : “…semua sehat mbak semoga cepat dapat momongan ya”.

Selain itu, masih ada pemeriksaan lainnya seperti Thalasemia, Hepatitis, HIV, TORCH jika diperlukan. Misalnya jika kita dirumah memelihara kucing/ hewan peliharaan sebaiknya ikut pemeriksaan TORCH karena pemeriksaan ini dapat mengetahui penyakit Toxoplasma, Rubella, Herpes, Cytomegalo.

So tunggu apa lagi, kalo memang sudah ada niat untuk segera menikah jangan hanya pusing memikirkan do list seperti mencari gedung, katering,test food, foto pre wedding,  baju pengantin, masukan pemeriksaan kesehatan sebagai to do list” paling tidak 6 bulan sebelum tanggal pernikahan.

Salah satu teman saya pernah mengetes pemeriksaan TORCH ini dan ternyata positif Toxoplasma. Meskipun sedih, dia menerima dan segera diobati penyakitnya. Singakatnya dia sembuh dan setelah menikah sebulan kemudian dia positif hamil. She is so Happy. Semua itu berkat pemeriksaan kesehatan sebelum menikah.

4 Juta Hits Untuk Tukangobatbersahaja.com

gift box

Terimakasih untuk pencapaiannya sejauh ini. Kehadiran blog ini semakin bermanfaat dan memiliki pembaca setia. Saya masih punya mimpi yang harus direalisasikan untuk kesehatan bersama, Sebuah ide agar kita lebih memperhatikan kebersihan, mengurangi pertumbuhan bakteri dan memberikan kesegaran.

Yang pasti stay fresh and odourless.

Salam
Rina Susanti, Apt

 

Manfaat Magnesium Untuk Kesehatan dan Kehamilan

pills

Selama ini saya hanya tahu supplemen Kalsium yang berfungsi untuk memberikan “kesegaran” langsung dalam tubuh untuk meningkatkan semangat dalam menjalankan rutinitas setiap hari. Sampai akhirnya saya mengalami kesempatan untuk menjalani kehamilan, saya diberitahu bahwa selain Kalsium ada juga suplemen yang lebih penting untuk tubuh saya, yaitu Magnesium.

Apakah kita asing saat mendengarnya ? pasti akan teringat dengan salah satu komposisi susu biasanya terdapat zat Magnesium. Saat saya mencoba untuk mencari tahu secara dalam tentang manfaat magnesium khususnya saat saya dalam fase kehamilan, ternyata mengandung banyak manfaat untuk memelihara kesehatan saya dan janin selama kehamilan.

Magnesium termasuk sebutan Mineral Esensial yang bersifat sebagai eletrolit dan tentunya diperlukan oleh tubuh untuk meningkatkan pembentukkan energi pada otot – otot sistem sirkulasi. Magnesium memelihara kekuatan otot jantung dan pembuluh darah merupakan sebagain peranan penting magnesium didalam tubuh manusia.

Kinerja Magnesium dalam sirkulasi didalam tubuh manusia bukan dengan cara memaksa otot jantung dan otot pembuluh darah untuk kerja maksimal, tetapi memaksimalkan pembentukan energi yang didapat dari asupan makanan yang kita konsumsi. Sehingga Magnesium baik untuk pasien – pasien yang memiliki gangguan metabolik pembentukan energi seperti pasien diabetes, pasien jantung dan pasien hipertensi, yang mengalami penurunan pembentukkan energi didalam tubuh.

Begitu pula dalam system saraf, Magnesium memiliki peranan penting dalam proses relaksasi otot saraf. Karena Magnesium dapat menurunkan zat/ substansi kimia penyebab nyeri dan ketegangan otot yang disebut dengan neurotransmitter excitatory. Efek Magnesium menurunkan neurotransmitter excitatory inilah yang menyebabkan pengguna Magnesium merasakan rileks, khususnya pada ibu hamil, dan orang lanjut usia.

Apakah penggunaan Magnesium aman bagi ibu hamil ? justru ibu hamil memerlukan Magnesium, khususnya pada saat trimester pertama yang mengalami emesis selama periode kehamilan. Ibu hamil rentan dengan kekurangan cairan elektrolit akibat mual dan muntah , ditambah lagi ibu hamil mengalami peningkatan frekuensi urin.

Jadi bagaimana? Sesudah mengulas penggunaan Magnesium besar harapannya agar kita dapat memilah-milah apakah komposisi asupan nutrisi kita sudah sesuai dengan kebutuhan tubuh. Yuk, penuhi kebutuhan Magnesium-mu.

Penulis : Yepriyani Agustina Sembiring S,Farm, Apt
Editor : Rina Susanti, S.Farm, Apt

Perlukah Menghilangkan Stretch marks dan Keloid ?

a Owen

Mbak, setelah melahirkan perut saya tidak kencang lagi lalu ada garis putih seperti stretch mark . Sudah saya kasih berbagai krim kok tidak mau hilang ya? bagaimana cara menghilangkannya, Terus bekas luka caesar saya malah kaya timbul keloid. Bagaimana cara menghilangkannya? saya ingin kondisi perut saya seperti dulu sebelum hamil. Tks

Setiap perempuan setelah melahirkan pasti ingin segera memiliki perut rata kembali, tidak ada stretch mark, bekas operasi caesar pulih dan tidak berbekas. Namun banyak yang kecewa kenapa hasilnya tidak sesuai harapan atau malah menyalahkan pengobatannya. Sayapun juga sama ingin seperti semua perempuan pada umumnya namun setelah setahun ini saya menyadari sesuatu yang lebih penting meski :

Sayapun pernah mencoba beberapa merek krim mahal penghilang stretch mark, hasilnya memang memudar warnanya tetapi tidak bisa hilang. Krim hanya menyamarkan saja. Saya terima.

Saya sudah mengurangi makan dan olahraga, berhasil menurunkan berat badan  (dari 65 kg menjadi 50 kg), memang masih ada 4 kg lagi menuju berat sebelum kehamilan tapi masih ada ekstra tummy diperut. Tetap tidak bisa kencang seperti sediakala. Saya terima.

Sayapun pernah konsultasi dengan dokter mengenai keloid pasca operasi caesar, dokternya justru mengatakan tidak perlu dihilangkan. Menghabiskan waktu, duit dan mahal, juga menyakitkan karena harus berkali kali suntik kortikosteroid. Ya sudah saya terima kondisinya.

Pada akhirnya saya menerima dan bersyukur bahwa ini adalah tanda sebuah proses perjalanan lahir batin yang panjang selama sembilan bulan. Tanda bahwa saya diberi anugerah untuk hamil, penanda begitu besar rasa sayang dan cinta kepada anak kami.

 

Tukangobatbersahaja : 7 Tahun Menjadi Blogger

MBP
Tidak terasa blog ini sudah berusia 7 tahun.
Ibarat seorang anak dia baru masuk sekolah dasar.
Masih belajar dan terus belajar.

Jika harus direview kembali, sampai hari ini total pengunjung 3,6 juta. Angka ini bukan karena pemilik blog ini tenar tetapi mereka yang berkunjung kemari terjaring dari search engine yang mencari informasi kesehatan.

So, saya akan tetap menulis dan fokus dalam artikel kesehatan dan farmasi.
Salam

Rina Susanti, Apt

Matahari Yang Bersinar

more flowers

Matahari yang bersinar Kau yang ciptakan
Bulan bintang berkilauan Kau yang jadikan
Begitu juga kami Tuhan
di mataMu amatlah berharga
Besar kasihMu kepadaku

Bunga bakung yang dipadang Kau yang p’lihara
Burung pipit di udara Kau yang B’ri makan
Begitu juga kami Tuhan
yang berharap hanya kepadaMu
Tak perlu kuatir hari esok

Kubersyukur karna kasih setiaMu
s’lalu baru s’perti fajar merekah
Tiap janjiMu pelihara hidupku
Hari ini esok dan selamanya

Gunakan Handphone Seperlunya

Nokia 8250

Sepertinya akan lebih banyak orang memilih untuk ketinggalan dompet daripada ketinggalan handphone. Katanya bisa mati gaya kalo sehari tanpa handphone, masa sih?. Handphone sudah seperti separuh hiduphehehe.

Tanpa memungkiri sayapun pernah berada dalam masa-masa dimana handphone memudahkan ngeblog, googling, surfing, games, membantu banyak pekerjaan hingga bergantung dan tak bisa berpaling darinya.

Kini saya menyudahinya, saya merasa handphone pintar membuat kita semakin bodoh, bergantung padanya dan anti sosial. Bukannya saya anti handphone tetapi menggunakan hanya seperlunya. Saya jarang sekali menggunakan handphone dihari sabtu minggu karena itu hari untuk keluarga. Dihari kerjapun saya hanya membuka email dan media sosial hanya saat jam istirahat (1 jam saja cukup). Setelah pulang kantor handphone hanya diletakan dimeja saja. Handphone berfungsi untuk telpon, sms, google maps (untuk cari jalan alternatif menghadapi kemacetan Jakarta) dan foto-foto.

Apakah itu sulit? iya pada awalnya tetapi sekarang saya menikmatinya. Kebahagiaan saya tidak berubah justru bertambah karena kualitas komunikasi  (melihat, menatap, bersentuhan) menjadi nyata. So mulai sekarang kurangilah kebergantungan kita pada handphone dan kembalikanlah fungsi handphone/ smartphone kepada fungsi sesungguhnya.