Tuhan Itu Semena-mena

Percaya tidak kalo Tuhan itu bersikap semena-mena?. Kalo dalam kepikiran saya, semena-mena  seperti berkeinginan sesuka hati, semau gue, tidak ada yang menghalang-halangi *terimakasih Mas Alex memberitahu arti benar “semena-mena*. Saya ingat sekali pak Mario Taguh pernah menasehatkan ini kepada kami di MTSuperClub@yahoogroups.com

Ada orang yang pendidikannya rendah, tapi penghasilannya lebih besar
Ada orang yang tidak ganteng tapi mampu mendapatkan istri yang cantik
Ada orang yang tidak pandai, tapi mampu mempunyai rumah yang bagus
Ada orang yang tampangnya pas-pasan, tapi mampu jadi artis beken
dan masih banyak lagi.

Banyak pertanyaan pastinya “ Kok bisa ya dia sukses? pendidikannya saja cuma SMP!” atau “ kok bisa ya dapat istri cantik ? wajahnya kan tidak cakep !” atau “kok bisa ya dia jadi artis ? padahal tidak….”

Kadang kita merasa hidup ini tidak adil, karena adil menurut saya belum tentu adil menurut Tuhan. Bener kan?. Saya jadi teringat pak Mario Teguh pernah berkata:“ Untungnya Tuhan itu semena – mena “

Kita diajak untuk hanya memohon kepada Tuhan, dan minta kesemana-menaanNya itu untuk kebaikan kita, kesuksesan kita dan kecemerlangan hidup kita. Mari kita mohon kepada Tuhan :” Tuhan, tolonglah saya orang yang lemah dan tidak pandai ini untuk bisa mendapat hal besar yang engkau izinkan…”

No Matter What

Acara Mario Teguh Golden way minggu 24 Agustus 2008 cukup berkesan buat saya. kita dapat menyaksikan acara MTGW selanjutnya setiap hari Minggu pukul 19.00-20.00 WIB di metroTV. sekalian berbagi review bagi yang tertinggal. di tulis dalm milist  http://www.MTSuperClub.com

No matter what, stick to your purpose. Apapaun yang akan terjadi fokuslah, arahkan mata dan hatimu pada apa yang menjadi tujuan hidupmu. Baiklah bila kita memilki tujuan hidup yang besar, maka kita tidak akan mudah menjadi salah arah. Saat kita merasakan ada yang tidak tepat / sesuai, cek kembali apa yang telah dilakukan.

Bila kita ingin mengubah orang, kita membutuhkan pendekatan yang tidak menyalahkan . Jangan salahkan orang lain, bila kita ingin membenarkannya. Pertengkaran terjadi pada dua orang salah yang saling menyalahkan. Mengapa dikatakan dua orang salah ? Karena dalam pertengkaran tidak ada satu pihak yang 100% benar dan pihak yang 100% salah.

Kata-kata orang besar : Saya mungkin tidak sependapat dengan yang Anda katakan, tetapi saya akan membela sampai mati – hak Anda untuk mengatakannya.( Voltaire ).

Orang yang hidupnya tidak berbahagia adalah karena ketidak-tepatan cara. Periksa kembali apa yang Anda yakini / mindset dan lakukan selama ini.

Apakah kita memiliki pendekatan yang keliru kepada sesama ? Apakah kita memfokuskan diri hanya kepada yang menguntungkan diri sendiri dan bukan orang lain ?Apakah yang Anda lakukan walaupun mungkin sepertinya itu menyenangkan akan membawa Anda ketempat yang lebih baik nantinya ?Maka perbaiki ketepatan cara-cara Anda untuk dapat berbahagia.

Bila saya berharapan baik  – yang saya lakukan akan berhasil, yaitu dengan menanyakan kepada diri sendiri:
a) Apakah saya berbahagia dalam melakukannya ?
b) Apakah saya mudah melakukannya, padahal itu sulit bagi orang lain ?
c) Apakah dengannya saya dikenali dengan baik sekali ?

Berlakulah penuh hormat kepada diri kita sendiri, lalu perhatikan apa yang terjadi

Tambahan:

Besok Minggu siang tanggal 31 Agustus 2008, saya di undang oleh pak Mario Teguh untuk dapat hadir dalam proses taping acara “Mario Teguh Golden Ways” dua  episode langsung hehehehehehehehe