Labia Minora Besar sebelah, Masalah?

Mbak aq mw nanya tentang vagina. Kalo labia minora ku besar sbelah n brwarna agak hitam itu normal? Apakah akan meganggu saat mlakukan hub seks? Saya khwatir dgn masa depan saya kalo sdah menikah nanti. Tks

Vagina setiap wanita memiliki bentuk, ukuran, tektur, pubic, warna yang berbeda-beda, tidak terkecuali dengan Labia mayor atau minora.  Jika ukurannya tidak sama antara kiri dan kanan tentu saja hal itu tidak akan berpengaruh terhadap kualitas hubungan seksual. Meskipun bentuknya agak asimetris kamu tetap bisa merasakan kepuasan seksual. Tidak ada maslaah dalam hubungan seks dan tidak perlu minder. Gambar diambil disini.

Organ reproduksi wanita ada dibagian dalam dan tidak terlihat seperti tuba falopi, servik, sel telur, dll. Sepanjang organ tersebut sehat, tentu saja kamu dapat memiliki kualitas hubungan seks yang baik dan tentu bisa punya anak.

Memang umumnya daerah lipatan (siku tangan, lutut, selangkangan, ketiak) dan  daerah sensitif (penis, vagina, scrotum, nipple) akan cenderung berwarna lebih gelap dibandingkan daerah lainnya. Menurut saya jika warnanya lebih gelap tidak apa-apa dan baik-baik saja, tidak ada yang aneh.

Beberapa orang  juga yang bertanya mengenai memutihkan  daerah selangkangan, bagaimana caranya dan apakah aman? Saran saya sebaiknya tidak perlu pake pemutih hanya untuk memutihkan daerah tersebut apalagi sampai dibleaching. Yang penting  digosok atau bersihkan secara wajar saja untuk mencegah kemerahan dan iritasi kulit. Terimakasih

Wax Vagina Biar Tambah Puas

Menurut teman saya yang hobby melakukan waxing, hal itu dilakukan agar tubuhnya kelihatan halus, lembut dan mulus. Oke lah alasan itu masih bisa saya diterima, namun untuk “wax vagina” apa alasannya? menurutnya biar tambah puas hehehe. Mungkin saja itu hanya sebuah tren mode yang dibungkus sedemikian apik oleh marketing *dihajar rame-rama sama mbak salon spa brazillian wax*.

yellowAwalnya wax vagina ini dilakukan untuk memberikan kepercayaan diri saat memakai bikini saat dipantai namun kini yang ngetren malah jadi membabat habis menjadi pelontos hehehe. Saya ga habis pikir kalo itu dijadikan alasan untuk meningkatkan kepuasan pasangan, memberikan sensasi, bla bla bla. Ini keliru besar dan prosesnya sangat menyakitkan… *membayangkan lilin hangat diletakkan dan aw aw  aw aw aw aw*

Menurut saya, organ reproduksi wanita ada jauh didalam, untuk itu organ reproduksi luar harus dilindungi sebagai benteng pertama terhadap serangan. Organ reproduksi luar wanita itu ada mons pubis (seperti gundukan kecil yang berisi lemak tipis), Labia Mayor dan minor, klitoris dan perrineum (batas antara vagina dan dubur).

Jangan berpikir kalo ini seperti pepatah, bersakit sakit dahulu dan bersenang-senang kemudian. Bagi mereka yang sering melakukan waxing, reaksi alergi dan iritasi paling sering terjadi. Belum lagi rasa panas, kemerah-merahan  dan agak perih yang ditimbulkan.  Jadi stop deh, menyakiti diri sendiri demi alasan “memberikan kepuasan” yang ada malah kepuanasan hehehe.

Cantik luar dalam tidak harus dengan menyakiti diri 😀

Perawatan Ratus Vagina

Beberapa minggu yang lalu saya ke salon buat perawatan hehehe. Ini perjalanan menuju cewek sejati. Dikarenakan kebutaan saya mengenai jenis-jenis perawatan tubuh saya ambil paket lengkap yang lebih praktis.

Setelah menahan kegelian selama proses lulur, scrub, masker telur madu, pijat memijat saya keluar seperti putri keraton yang abis mandi dipermandian raja-raja *sok putri raja*. Saya takjub juga; bersih, mengkilat, moisture, yummy, kaya kue baru keluar dari open *dasar manusia kelaparan*, langsung saya bergegas pake baju lengkap.

“eh mbak tunggu dulu, masih ada satu lagi…” kata mbak spa nya.
ratus vagina dulu ya katanya sambil membawa saya kesebuah tempat duduk warna hitam. Saya dengan polosnya duduk seperti didalam angkot, loh kok kursinya bolong tengahnya, mungkin kursinya rusak kali… Harap maklum saya ga tahu.

Ternyata Ratus Vagina itu perawatan daerah vagina melalui penguapan dengan menggunakan ramuan-ramuan tradisional.

saya cuma pake selembar jubah panjang rapet trus suruh duduk ngangkang selama 25 menit, jangan mikir yang aneh-aneh *jitak-jitak 16 kali*. Kursi yang bolong tadi mengeluarkan uap wangi, sampai sekarang saya masih bingung buat apa sih ratus itu, sumpah rasanya cuma panas *ya iya lah 25 menit gitu loh*

Setelah 25 menit yang panas membara *halah* selesai sudah perawatan lengkap saya selama 3,5 jam. Saya cantik luar dalam hehehe, tapi kayanya ga lagi-lagi deh. Terimakasih

Pulangnya saya langsung tanya ama om google katanya ratus vagina itu untuk menstimulasi peredaran darah agar lancar, menghilangkan rasa nyeri, wangi, menghangatkan vagina, mengurangi kelembaban, kesegaran.

susah dan repotnya jadi wanita 🙂

ABORSI, OBATNYA APA?

“Eh, kasih tau dong obat buat gugurin kandungan? gw udah telat datang bulan nih. Please!”. Kasih tau ga ya jawabannya? padahal saya ga tau ini dari siapa. Pokoknya dari temennya temen temen kakak saya yang punya temen saudaranya. Pusing deh. Akhirnya SMS itu ga pernah saya bales meski saya tau apa obatnya. Gila, saya ga mau ikutan.

Sedih juga kenapa hal itu harus terjadi, kalo itu terjadi ama gadis belia pasti kasihan harus menanggung itu semua. Saya sendiri pusing kalo memikirkannya ( mendingan nonton JUNO hehehehe).

Saya lupa pernah dapat data dari mana, namun kasus mengugurkan kandungan terbanyak bukan karena hubungan pra nikah atau free sex yang selalu digembar-gemborkan, tapi justru lebih banyak dari kalangan keluarga. Baik karena kandungan ibu yang lemah, riwayat penyakit atau karena himpitan ekonomi keluarga. Mungkin setiap keluarga pernah mengalami keguguran atau mengugurkan.

Saya jadi teringat sebuah cerita bahwa antara tega dan tidak tega seorang ibu melakukan tindakan aborsi. Bayangkan anaknya lima dan suaminya hanya seorang buruh kasar. Mau dikasih makan apa anak saya nanti? sekarang saja sudah susah apalagi harus ketambahan satu orang lagi. Faktor kegagalan KB berpengaruh besar terhadap tindakan aborsi ini. so buat para bapak juga harus membantu dan berperan lebih besar, jangan suruh ibu aja yang pake alat kontrasepsi karena tidak semua ibu cocok dengan alat kontrasepsi meski banyak variannya. (but, salut juga buat bapaknya Lintang-Laksar Pelangi yang harus membiayai 14 anggota keluarga. Jungkir balik cari sesuap nasi).

Saya pengen deh ngasih tahu bagaimana proses aborsi itu. Boleh ga??

Mudah-mudahan yang baca ga ngilu. Bukan untuk nakutin tapi agar terhindar dari bahaya yang mengancam. Berpikir beberapa kali sebelum melakukannya dan tahu apa akibatnya. Setelah tahu ini jangan ke dukun beranak, lompat-lompat, perut di puter-puter. Buat para cowo brengsek yang banyak diluar sana please baca biar menghargai wanita. Aborsi itu sangat berbahaya apalagi jika dilakukan oleh orang yang ga mengerti.

prosedurnya ada 3 cara. Bahasa mudahnya seperti ini:

Namanya “Suction Curettage”
Metode ini disebut penyedotan, dengan mesin penyedot kuat yang ujungnya tajam dimasukkan kedalam vagina yang dimekarkan ( waktu saya lihat alatnya, gimana caranya alat ini bisa masuk). karena sedotannya kenceng maka tubuh bayi yang masih kaya nutrigel langsung berantakan alis tangan dikepala kepala ditangan. Hasil sedotannya ditambung dalam botol yang berisi ketuban, ari-ari, bagian tubuh bayi juga plasenta. peradangan, perdarahan atau robeknya rahim bisa terjadi apabila masih ada sisa didalam rahim.

Metode D&C – Dilatasi dan dikerok
hampir sama sih,vagina dimekarkan untuk masuknya pisau tajam. Bayinya dipotong-potong dari dalam lalu diangkat. sementara sisa di dinding rahim dikerok dengan kuret (alat kuret itu seperti sendok yang lebih cekung kedalam). peradangan, perdarahan atau robeknya rahim bisa terjadi karena lebih banyak darah yang hilang.

PIL RU 486
Metode ini pake pengaruh hormon yaitu memblokir hormon progesteron sehingga bayi tidak mendapat asupan nutrisi lalu diberi suntikan hormon prostaglandin yang akan membuat kontraksi rahim sehingga isi rahim dapat keluar seluruhnya. Serem banget sih. Udah deh nulis nya

Semua ingin hidup karena hidup itu indah. Beri kesempatan jangan dibunuh.

Lantas, masihkan kamu ingin melakukan tindakan aborsi? mencegah itu jauh lebih baik.