Mempertahankan Berat Badan

stomach

Saya baru saja membaca sharing seorang teman, tingginya 163 cm dengan berat 76 Kg (BMI 28  adalah overweight).  Dia memiliki tekad sekuat baja untuk melakukan menurunkan berat badan dengan cara mengkonsumsi makanan sehat, tidak minum minuman bersoda, banyak minum air, makanan organik sehat, stop ngemil, giat berolah raga dan ikut nge-gym. Hasilnya, setelah setahun berat badanya turun menjadi ideal 60-61 Kg.

Dia menjadi bangga akan dirinya karena sudah sukses mencapai “goal” nya untuk mencapai berat badan ideal. Dengan berat badan ini ia merasa percaya dirinya meningkat namun sayangnya hal itu hanya berlangsung sementara karena setelah mencapai target berat badan idealnya dia mulai kembali kepada pola hidup yang lama. Kini berat badannya sudah naik lagi menjadi 67 Kg dan mendekati berat badan dulu.

Pelajaran yang diambil dari sharing diatas adalah, setelah kita berhasil mencapai tujuan/ “goal’. Janganlah berhenti sampai disitu,  teruslah men-setting goal lainnya. Carilah cara baru untuk memotivasi diri sendiri. Terkadang kita bosan dengan pola hidup sehat yang terasa “tidak enak dilidah”, carilah cara baru untuk melakukan improvisasi dalam variasi makanan dan olah raga. Find new thing that stay healthy.

Terakhir, Janganlah mendiamkan diri atau menggampangkan jika kamu mengetahui ternyata celana dengan berat badan ideal sudah tidak muat. Itu pertanda kamu harus kembali lagi ke jalan yang benar untuk terus mempertahanlah pola hidup yang sehat. So stay helathy and more beauty.

KISAH MINUMAN BERENERGI

sebut saja namanya Anton (bukan nama sebenarnya), dia pria paling muda yang pernah saya temui di ruang hemodialisa dengan jumlah pasien 50 setiap shiftnya. Sudah berkeluarga dan usianya sekitar 25-an. jadwal hemodialisa/ cuci darahnya tiap senin dan kamis sore. saya selalu bertemu dengannya meski hanya tersenyum saat berpapasan.

Dari pasien lain saya tahu ia menderita gagal ginjal karena sejak muda terbiasa mengkonsumsi minuman berenergi dan merokok, makanan cepat saji. saya tidak tahu berapa banyak tapi sepertinya cukup banyak. rasanya sedih dengan usia muda harus berjuang menjalani proses cuci darah seminggu dua kali dengan jarum yang besar dan tidur terlentang pegal selama 4-5 jam. tapi tampaknya dia cukup tabah menghadapi itu semua. ikhlas menghadapi hidup.

this is true story kisah pasien yang cuci darah karena pola hidup yang tidak sehat. semua yang dikonsumsi secara berlebihan akan berdampak buruk seperti minuman berenergi, dll.

saya punya setumpuk minuman sachet berenergi sisa riset sederhana pengaruh binder dalam formula minuman berenergi. saya sampai hapal isi: taurine, inositol, ginseng, cafein, vitamin b komplek dan beberapa mineral mg, zinc.
isinya stimulan yang bisa bikin on terus. bagus buat yang kecapean, 5 L.

Jangan menyalahkan minumannya tapi bagaimana pola konsumsinya. jangan termakan iklan sesaat lebih baik kembali ke makanan sehat.

Terinspirasi dari tulisan di http://afatih.wordpress.com