Menatap Pagi Sambil Berlari

Meskipun hujan lebat telah menguyur Jakarta  sejak beberapa minggu lalu, kini setiap pagi matahari bisa bersinar dengan cerahnya. Sudah ga lagi alasan untuk bermalas-malasan dibalik selimut, sudah waktunya kembali ke rutinitas jalan pagi (bahasa kerennya jogging).

Ternyata tidak banyak anak muda seperti saya  yang terlihat berolahraga di pagi hari, biasanya didonimasi oleh bapak/ Ibu yang sudah tua hehehe. Kemana para muda? mungkin mereka bangunnya mepet/ kesiangan atau emang males.

Hari ini matahari bersinar cerah sekali (diambil pake Sonny Ericsson G700i), bahkan kamera handphone saya bisa menampilkan keindahan sinarnya dari balik pepohonan. Sinarnya sungguh menghangatkan…

Ada damai yang kurasakan
Bila sinarnya sentuh wajahku
Kepedihanku pun terhapuskan

*Fadly Padi – Mahadewi mode on, sembari berlari kecil keliling komplek*

Harmony Yang Indah

padi-harmoni
Aku mengenal dikau
Tak cukup lama…separuh usia ku
Namun begitu banyak..pelajaran
Yang aku terima

Kau membuatku mengerti hidup ini
Kita terlahir bagai selembar kertas putih
Tinggal kulukis dengan tinta pesan damai
Dan terwujud Harmony…

Segala kebaikan..
Takkan terhapus oleh kepahitan
Kulapangkan resah jiwa..
Karna kupercaya..
Kan berujung indah

Kau membuatku mengerti hidup ini
Kita terlahir bagai selembar kertas putih
Tinggal kulukis dengan tinta pesan damai
Dan terwujud Harmony…

Lagu ini begitu indah yang sering mengisi daftar play list untuk diputar setiap hari. Selain Piyu Padi yang membawakan, saya lagi suka dengan suara Patton Idola cilik 2 bagus banget. Saya baru ngeh kalo pesan lagu ini begitu indah *sungguh-sungguh*.

Harmoni-Patton

Hidup tidak selamanya indah toh, yang telah pergi dalam kehidupan ini bukan utnuk disesali tapi untuk semakin mengerti bahwa hidup ini seperti harmoni. Ada suka pasti ada sedih. Engkau membuatku semakin mengerti arti hidup ini. Yakin ini adalah rancangan Tuhan yang baik, yang berujung indah…

%d bloggers like this: