Tukangobatbersahaja : 7 Tahun Menjadi Blogger

MBP
Tidak terasa blog ini sudah berusia 7 tahun.
Ibarat seorang anak dia baru masuk sekolah dasar.
Masih belajar dan terus belajar.

Jika harus direview kembali, sampai hari ini total pengunjung 3,6 juta. Angka ini bukan karena pemilik blog ini tenar tetapi mereka yang berkunjung kemari terjaring dari search engine yang mencari informasi kesehatan.

So, saya akan tetap menulis dan fokus dalam artikel kesehatan dan farmasi.
Salam

Rina Susanti, Apt

Jangan Keseringan Minum Obat Pencahar

Saya sudah menkonsumsi dulcolax selama beberapa bulan. Memang tidak setiap hari, antara 2-3 hari sekali. Apakah itu berbahaya? Saya sudah menghentikan pemakaian selama 3 hari tetapi kok malah BAB jadi susah dan keras lagi. Please adv. Makasih

Apakah kita boleh mengkonsumsi obat pencahar? tentu saja boleh. Obat pencahar bisa dibeli di apotek/ toko obat seperti Dulcolax dan Microlax. Obat ini boleh digunakan tetapi tidak boleh diminum terus menerus dalam waktu lama.  Sumber gambar disini.

Kenapa tidak boleh diminum setiaphari atau 2-3 kali seminggu? karena nanti tubuh kita akan ketergantungan dengan obat pencahar, elastisitas dinding usus besar malas untuk bekerja. Bahkan ga punya keinginan untuk pup teratur dan bisa setiap pup akan sakit.

Kalo udah kebiasaan bagaimana menghentikan pemakaiannya? Tidak boleh distop langsung, sebaiknya  penggunaannya  dikurangi secara bertahap. Misalnya sudah biasa minum 3 x seminggu, minggu depan hanya 2 x seminggu, dan 1 x seminggu, sampai berhenti total sekitar sebulan. Selama sebulan itu coba berpuasa “makan berat” seperti makanan berlemak, daging sapi, seafood, asam, pedas, berminyak/santan..

Lalu  selama 3 bulan kedepan selalu makan buah setiap harinya seperti buah pepaya untuk (senin), pisang (selasa), semangka (rabu), melon (kamis), belimbing (jumat), nanas (sabtu) dan alpukat (minggu). Buah – buah tersebut kaya akan serat-serat sehinga baik untuk pencernaan. Juga setiap pagi mengkonsumsi oaker oat, beli aja di supermaket. Serat ini adalah bahan untuk menarik makanan yang ada didalam pencernaan sehingga proses pembusukan berjalan lebih cepat dan dapat segera keluar.

Kurangi makanan yang berdaging seperti daging sapi, kambing, makanan berlemak/santan. Ini akan membuat sulit dicerna. Coba saja ganti asupan protein dengan ikan laut dan telur. Kurangi makanan bersantan, terlalu asam, terlalu pedas, gorengan. Saya berharap ini dicoba selama 3-4 bulan.

Kenapa? karena dengan membuat pencernaanmu berjalan dengan sistem moderate level, pencernaan akan berjalan lebih mudah dan kamu tidak akan kesulit untuk buang air besar setiap hari. Nanti tubuhmu akan terbiasa dengan pola ini. sehingga bisa pup setiap hari tanpa bantuan obat pencahar.

Obat pencahar hanya untuk membantu sesaat dan bukan untuk digunakan secara terus menerus, itu salah. Keseringan mengkonsumsi pencahar (baik diminum setiap hari atau 2-3 x seminggu) akan membuat usus kita akan malas bekerja untuk mencerna dan melakukan proses perncernaan dengan seharusnya, dinding usus akan kehilangan elastitias dan fungsinya.

Mari lakukan kebiasaan yang baik setiap hari agar pencernaanmu lancar, jangan lupa minum air putih cukup. Terimakasih

Obat Biar Ga Gampang Stress

Stress dapat menyerang siapa saja baik tua muda dan anak-anak.  Mau tahu obat manjur biar ga gampang stres?.  Postingan ini sambil menjawab pertanyaan yang Mbak Rini.

Ass..,,,,,gmn sich cara’y menjaga kesantaian pikiran qt,,biar g’ gampang stress?????? cozz,,kata’y stress jg bsa membuat maag kambuh???thanxs before………………

Pertanyaan menarik ini membuat saya mencari jawaban dengan membaca buku tebal hehehe, (Prescription for  Nutritioal Healing, 4th edition, Phyllisa A. Balch, 2006, page 720-725). Memang benar, jika seseorang mengalami stres maka otak akan memerintah untuk mengeluarkan asam lambung lebih banyak sehingga pH  asam lambung semakin asam, lambung pun mudah teriritasi dan menjadi perih sehingga timbullah sakit maag. *pengalaman pribadi saya saat ujian praktek Formulasi tablet hehehe*.

…”stress refers to any reaction to aphysical, mental, social, or emotional stimulus that requires aresponse or alternation to the way we perform, think, or feel”. Memang benar kecemasan pemicu terjadinya stress.  Stress ini berpengaruh pada sikap dan tindakan sehari-hari.

Stress pun dapat menyerang semua usia, menurut saya anak kecilpun rentan mengalami stress, diantaranya karena tekanan dalam sekolah,  harus pintar, banyak PR, berteman, bertengkar. Hal itu dapat membuat anak menjadi mudah terkena stress. Dampingi anak anda… (kalo yang udah punya).

Lalu bagaimana menjaga kesantaian pikiran? ada ga rekomendasi yang harus dilakukan?
Yang pasti harus berpikir positif dan hilangkan penat. Menurut buku, sangat disarankan untuk mengkonsumsi buah dan sayur yang masih fresh karena didalamnya terkandung flavonoid yang dapat menetralisir bahaya radikal bebas. Jauhkan dari makanan yang mengandung “artificial sweetener” seperti junk food, minuman berkarbonasi, heavy spices,  chips dan snack yang mengandung pengawet.

Hal ini yang tidak kalah penting. Learn to relax…. Belajar untuk lebih tenang. Ternyata tidak semua mudah untuk tenang, teknik relaksasi dapat digunakan dan  sangat membantu. ..” tense the muscles for a count of ten, concentrating on the tension, then let the muscles go lax and breathe deeply, enjoying the sensation of release”. Ada banyak teknik, seperti meditasi, bernafas dalam-dalam, dan mencari sumber pemicu stress dan selesaikanlah. Hal yang mudah adalah berlatihlah untuk tertawa hehehe. Dalam kamar dapat mengunakan aroma terapi yang menenangkan, bbahkan bila perlu ambilah cuti satu hari.

Ada tidak obat stress?

jawabannya ada.  Beberapa bahan aktif seperti  antianxietas, GABA analaog dapat membantu, bila perlu antidepressant. Namun perlu d ingat hal itu harus dikonsutasikan ke dokter lebih dahulu karena tingkat stress tiap orang berbeda-beda. Saya sebagai farmasis dan rekan dokter lainnya pastinya tidak menyarankan setiap hal harus obati dengan obat aktif / active pharmaceutical ingredient (API).

Jika  hanya menderita stress ringan, saya merekomendasikan pemberian vitamin dan mineral, seperti Calsium 2000mg perhari dan Magnesium 1000mg perhari yang dapat mengurangi kecemasan dan takut. *ingat ya dosis tiap orang berbeda-bed a, yang saya cantumkan dosis maksimum perhari*. Dalam sumber lain disebutkan dapat menstabilkan mood.

Konsumsi Coenzyme Q-10 plus Coenzyme A yang dapat nambah energi dan melindungi jantung dan daya tahan tubuh sehingga tidak mudah sakit. Bagi yang kesulitan tidur, dapat mengkonsumsi Melatonin yang merupakan natural hormone yang membantu tidur lebih baik.

Tetap sehat, jangan stress ya…. 🙂

Pilih Mana Dokter Atau Farmasis?

Saat ini dengan melimpahnya informasi obat dan kesehatan, kita dapat memilih sendiri semua informasi tersebut. Namun terkadang ada saja informasi yang keliru, mitos yang salah, dll. Kepada siapakah kita dapat bertanya mengenai sumber informasi obat yang terpercaya?

Jawabannya terserah anda, mungkin ada yang mencari sendiri, tanya tetangga, tanya dokter, tanya temen, dll. Saya pribadi kalo disuruh memilih lebih memilih bertanya kepada farmasis. Maaf para dokter jangan marah… kalo saya tulisnya farmasis.

Memang profesi farmasis atau apoteker masih dipandang sebelah mata atau tidak populer ditelinga masyarakat. Tidak ada yang tau susahnya jadi farmasis. Kurangnya sosialisasi ke masyarakat menyebabkan farmasis hanya bekerja dibelakang layar dan hanya bekerja dalam alur distrusi obat. Padahal secara jalur akademik seorang farmasis mengerti obat sampai hal yang mendetail, mulai dari sintesis, formulasi, pembuatan, sampai distribusi obat.

Umumnya masyarakat hanya tau siapa sih farmasis atau apoteker? ituloh, mbak yang jaga di apotek yang namanya mejeng didepan pintu masuk. Padahal jika seseorang akan dikatakan sebagai seorang apoteker, diaharuslah lulus sarjana farmasi dan kemudian mengambil program profesi apoteker utuk melengakapi kompetensinya.

di luar sana banyak informasi tentang kesehatan, dan banyak pula yang menyesatkan. jangan tinggal diam. sudah saatnya yang merasa sebagai anak farmasi angkat bicara. jangan malu menunjukkan kemampuan diri. mana pharmaceutical care untuk masyarakat.

saya ingin farmasis punya peran dalam keluarga juga masyarakat. jadikan kita (para farmasis) sejajar dengan rekan sejawat tenaga kesehatan lain.

Akhirnya saya ingin mengarisbawahi bahwa kita sesama tenaga kesehatan adalah rekan sejawat, mari kita hidup dalam harmoni yang sehat. melakukan tugasnya masing-masing sesuai pada porsinya.

FARMASI SATU…