Lapangan Pekerjaan Untuk Apoteker dan Penghasilannya (Part 1)

a small compilation of fun & interesting food facts

Divideo kali ini saya akan membahas tentang hal-hal yang sering kali kali salah persepsi mengenai Apoteker. Masyarakat umumnya hanya tahu kalo pekerjaan Apoteker ya adalah “Apoteker di Apotek”. Padahal tidak, adanya banyak sekali lapangan pekerjaan untuk Apoteker dan tidak salah kok memilih farmasi karena ini jurusan kuliah yang menjanjikan.

Setelah lulus dari sarjana farmasi dan dilanjutkan ke jenjang program profesi Apoteker, kemudian para Apoteker mulai mencari lowongan kerja terbaru di bidang farmasi. Lowongan perkerjaan farmasi atau Apoteker tidak harus melulu di Apotek karena pekerjaan Apoteker itu amat sangat beragam dan luas. Apa saja?

Pertama, profesi Apoteker dapat bekerja di kementrian kesehatan Republik Indonesia. Didalam kementrian kesehatan ini peran serta Apoteker sangat penting kerena mengurus perumusan kebijakan nasional, kebijakan pelaksanaan dan kebijakan teknis di bidang kesehatan. Dengan melakukan audit, proses kebijakan kesehatan lainnya.

Badan POM RI atau BPOM mempunyai tugas menyelenggarakan tugas pemerintahan di bidang pengawasan Obat dan Makanan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, ada banyak sekali yang dikerjaakan Apoteker seperti registrasi obat, pengawasan mutu obat dan pengawasan mutu pangan dan lainnya.

Kedua, profesi Apoteker juga bekerja di Rumah Sakit baik Rumah Sakit swasta, rumah sakit negeri, klinik kesehatan, klinik kecantikan terbaik di jakarta dan kota-kota lainnya di seluruh Indonesia pasti memerlukan Apoteker. Tugas Apoteker di Rumah Sakit adalah harus mampu mengelola Farmasi Rumah Sakit secara keseluruhan dan bertanggung jawab dalam administrasi, manajemen perencanaan serta kebijakan Farmasi Rumah Sakit secara terpadu, anggaran biaya, kontrol persediaan, pemeliharaan catatan dan pembuatan laporan untuk Rumah Sakit. Jadi tidak hanya sekedar mengurusi pembagian obat, resep ke pasien saja tetapi lingkupnya sangat luas. Lowongan kerja farmasi di rumah sakit ini banyak sekali loh memerlukan apoteker yang handal.

Ketiga, pekerjaan Apoteker di pabrik Farmasi atau Industri Farmasi baik dalam negeri atau asing (PMA). Apoteker di Industri obat jadi adalah industri yang menghasilkan suatu produk yang telah melalui seluruh tahap proses pembuatan, sedangkan industri bahan baku obat adalah industri yang menghasilkan bahan baku yang diperlukan pada proses pembuatan suatu obat jadi. Proses pembuatan merupakan seluruh rangkaian kegiatan yang menghasilkan suatu obat yang meliputi produksi dan pengawasan mutu mulai dari pengadaan bahan awal, proses pengolahan, pengemasan, sampai obat jadi untuk distribusi. Tugas apoteker dari mulai awal kedatangan bahan baku, produksi sampai finish produk memerlukan peran Apoteker.

Keempat Apotek, tugas Apoteker yang melakukan tugas kefarmasian meliputi pembuatan termasuk pengendalian mutu sediaan farmasi, pengamanan, pengadaan, penyimpanan dan pendistribusian obat, pelayanan obat atas resep dokter, pelayanan informasi obat serta pengembangan obat, bahan obat dan obat tradisional harus dilakukan oleh tenaga kesehatan yang mempunyai keahlian dan kewenangan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

kelima Pedagang Besar farmasi, di dalam PBF peran Apoteker dalam melaksanakan tugasnya di bidang distibusi Farmasi yaitu CDOB (Cara Distribusi Obat yang Baik). Bukan hanya sekedar memiliki gudang saja tetapi dalam CDOB adalah untuk cara distribusi atau penyaluran obat dan/atau bahan obat yang bertujuan untuk memastikan mutu sepanjang jalur distribusi atau penyaluran sesuai dengan persyaratan dan tujuan penggunaannya. Baik bahan baku atau obat jadi memang harus sesuai dengan persyaratan yang ditentukan.

Untuk tugas-dan peranan Apoteker di Indonesia lainnya serta berapa jumlah penghasilan bagi apoteker ada di video part 2 ya. Untuk nonton video lengkapnya klik disini.

 

Apa Bedanya Notifikasi Kosmetika dan Registrasi POM?

Mbak Saya pengguna produk  TULL JYE Cream Big A. Sesuai saran mbak Rina harus periksa nomor registrasi, disitu tertulis Nomor registrasi : CL 1004503665.  Lalu ketika saya saya sy meng-klik tulisan Notifikasi Kosmetika Online di Menu Utama Badan POM dan mengetikkan kata tull jye di situ tertera POM NA 47110101080. Kok beda ya? yang ingin sy tanyakan :
1. Apa yang dimaksud dengan Notifikasi Kosmetika Online?
2. Masih baik & aman kah produk tull jye sy?
Terima Kasih banyak, Mba..

Untuk membuat sebuah produk kosmetik maka produk tersebut harus di daftarkan ke Badan POM. Ada serangkaian proses panjang yang biasanya disebut proses registrasi produk. Umumnya bisa berlangsung 1- 3 tahun tergantung produknya. Kok lama sekali? tentu karena untuk keluar nomor registrasinya perlu banyak dokumen, validasi, formula, stabilitas produk, dan kandungan bahan tersebut aman atau tidak, lolos uji dan sebagainya. Kalo sudah keluar nomor registrasinya akan diberi barcode. Inget huruf depannya saja. Kalo CD artinya Cosmetic Dalam Negeri. CL artinya Cosmetic dari Luar negeri.

Continue reading “Apa Bedanya Notifikasi Kosmetika dan Registrasi POM?”

Daftar Produk Yang mendapat Izin Edar dan Aman

Dua bulan belakangan saya mendapat banyak pertanyaan mengenai keingintahuan apakah produk kecantikan/ obat yang mereka gunakan sudah aman. Kalo sudah mana buktinya? cari dimana informasinya?.

Saya selalu menekankan bahwa yang punya hak menentukan sebuah produk itu aman dan terjamin, baik untuk Obat, Obat Tradisional, Produk Komplemen / supplemen, Makanan Minuman, Kosmetika hanya Badan POM. Jika sebuah produk ingin masuk kepasaran Indonesia baik itu lokal atau import harus mendapat Nomor Registrasi. Dengan adanya Nomor Registrasi maka sebuah produk bisa dinyatakan aman sepanjang tidak ada penarikan produk tersebut.

Sebuah produk yang  tidak ada Nomor registrasi POM sebaiknya tidak digunakan karena tidak dijamin keamanannya, apalagi sekarang banyak bereder produk polos tanpa label, tanpa daftar komposisi apalagi dan tanpa identitas  No. Reg. Jika kita tidak waspada maka kita bisa membeli produk palsu. Ketahuilah bahwa semakin banyak produk yang ingin masuk kesini karena Indonesia merupakan pasar yang sangat potensial sebagai negara yang paling banyak penduduknya di Asia setelah Cina.


Lantas,  jika kita sudah tahu sebuah produk terdapat Nomor  Registrasi,  bagaimana menjamin/ mengetahui bahwa nomor tersebut benar dan bukan nomor palsu? apakah produk itu benar-benar aman?
Saya sudah mencari tahu jawabannya, kita bisa melihat kebenarannya dengan membuka website Badan POM, disini. Caranya mudah kok, pertama-tama:
1. Buka website Badan POM, kemudian klik “Produk teregistrasi”
2. Maka akan keluar Daftar Produk Yang Mendapat Persetujuan Izin Edar selama 5 tahun.
3. Lalu pilih periode “30 hari terakhir” dan klik produk mana yang ingin dicek.  Apakah Obat, Obat Tradisional, Produk Komplemen / supplemen, Makanan Minuman, Kosmetika. Misalnya saya klik kosmetika untuk cari produk Kelly. Cari dihuruf depan K.
4. Kalo masih ga ketemu juga, coba klik “Cari Kosmetika” dipojok kanan atas dan ketik nama produknya.

Semoga informasi ini bermanfaat dan jadi kepedulian bersama untuk selalu mengecek kebenaran sebuah produk sebelum kita menggunakannya sehingga terhindar dari produk palsu dan berbahaya. Terimakasih

Kita dan Kantin Sekolah

kantin sekolahan

Terkadang saya kangen banget dengan  ajanan kantin sewaktu sekolah.  Saya bisa membeli harum manis yang berwarna merah, bakso kecil-kecil, agar-agar warna-warni, kerupuk gendar kuning yang renyah dan murah. Warnanya cerah, bagus, menarik dan sangat menggoda untuk dibeli dan tanpa pernah saya sadari kalo semua itu berbahaya, toh sampai sekarang saya masih kelihatan  sehat-sehat saja hehehe.

Poster diatas  saya ambil dari sumber Badan POM disini, dan begitu melihatnya kita sudah mengerti maksudnya agar dapat memilah dan memilih apa yang dimakan oleh kita dan anak-anak *kalo sudah punya anak*.  Pasti semua sudah tahu tentang bahaya karsinogenik Formalin, Boraks, Rhodamin B dan Methalin Yellow. Kalo mau lihat bagaimana mewaspadai keamanan Jajanan anak sekolah bisa dilihat disini.

Saya tidak ingin membahas mengenai bahaya empat macam zat berbahaya *sudah pada paham dan tahu banget* tapi kenapa ya orang Indonesia yang mengkonsumsi bahan tersebut kok ga mati-mati?. Aneh memang. Tidak seperti teman saya yang “perut bule”, tidak bisa makan pedas,  makan cendol, bahkan makan yang sama dengan yang saya makan bisa langsung diare (emang dasar orang bule, sok bersih banget dan ga bisa makan pake tangan).

Kembali lagi ke kantin sekolah, Kamu punya jajanan favorit di sekolah ga? apaan sih? padahal saya yakin, kamu pasti tahu makanannya ga higienis dan jauh dari kata bersih (lihat aja tempat cuci piringnya), kenapa ya kita masih makan makanan tersebut ataukah perut kita ini sudah kebal dengan berbagai makanan yang mengandung bahan tidak sehat.

Peran dan Masa Depan PBF Menghadapi Harmonisasi ASEAN

hari saya mengikuti Seminar Nasional dengan tema “Peran dan Masa Depan PBF Menghadapi Harmonisasi ASEAN” yang diselenggarakan oleh Gabungan Perusahhan Farmasi Indonesia. Acara yang di hadiri Menkes RI, DIRJEN BINFAR, KA. Badan POM.

saya sering diajak dengan atasan saya untuk menghadiri acara bergengsi seperti ini. senyum manis saya yang khas, jabat tangan dan bertukar kartu nama. mereka mudah sekali mengenali saya karena saya keren hehehe  *narsis, maksudnya saya yang paling muda jadi belum berkeriput*.

semoga kita  siap menghadapi harmonisasi ASEAN dan tidak menjadi tamu di negaranya sendiri. tahu ga sih betapa industri farmasi di Indonesia sangat tergantung dari pemasok dari China dan India. saya tidak tahu angka yang pasti, tapi yang jelas lebih dari 95% bahan baku farmasi, baik itu active pharmaceutical ingredient, intermediate, exipient di impor dari negara lain.

ketatnya peratutan pemerintah untuk memproteksi dalam regulasi dan sulitnya kontrol dipasaran membuat masalah obat-obatan sedemikian kompleks. semoga kita bisa menyelesaikan pekerjaan rumah ini.

note: ditulis dalam perjalanan menuju tempat seminar…