Ayo Makan Makanan Bersifat Alkali

pexels-photo-96974

Banyak banget yang mengalamai masalah pencernaan. Kalo sudah seperti ini minum obat-obatan sepertinya hanya untuk mengurangi sakit yang bersifat sementara, ada baiknya kita hilangkan sumber penyakitnya yaitu dari apa yang kita makan, seperti ada istilah yang menyebutkan “You are What you eat”. Ayo mulai dari sekarang perbaiki apa yang kamu makan dan mulailah lebih banyaklah mengkonsumsi makanan yang alkali. Apa sih? saya jelasin ya.

Dalam pembagian pH makanan, dibagi menjadi 3 bagian yaitu Acid food, Netral dan Alkali food. Acid food bersifat bersifat asam, buka rasanya asam tetapi pH makanannya bersifat asam anatara pH 3-6. Makanan ini seperti aneka dari daging, produk susu, aneka makanan olahan (apapun macamnya, makanan ini sudah mengalami prose pengolahan, seperti sosis, nuget, chips, dll), gula-gula, permen, aneka kue, alkohol, minuman bersoda, roti-roti, aneka mie, ikan, makanan cepat saji, dll. Makanan ini memang sangat enak dimulut and so yummy namun cenderung sulit untuk dicerna.

Kalo pH 7 itu bersifat netral seperti minum air putih. Minuman ini memang wajib dikonsumsi setiap hari agar pencernaan sehat. Jangan luka 8-10 gelas setiap hari atau sekitar 2 Liter.

Selanjutnya Alkali food, makanan yang bersifat basa dengan kisaran pH 8-10. Makanannya seperti sayuran hijau seperti (Lettuce, kale, kembang kol, celery), Buah Bit yang berwarna merah, alpukat, apel, lemon atau jeruk nipis, kacang-kacangan, biji-bijian, aneka buah, herbal lainnya. Minum segelas jeruk nipis/ lemon dan air hangat dipagi hari sangat baik untuk kesehatan lambung dan pencernaan.

Alkali food memang sangat baik untuk pencernaan dan makan, makanan raw food (makanan yang tanpa proses pengolahan lanjutan seperti goreng, tumis, bakar, lainnya) jauh lebih sehat loh.

Ayo makanlah makanan yang mudah dicerna agar perncernaanmu makin sehat dan cintailah apa yang kamu makan… jangan hanya mencari sensasi rasa yang enak dilidah tapi juga baik untuk ususmu. Stay healthy and beautiful.

Tips Menghitung Hari

Saya ingin berbagi tips yang saya dapat dari Dosen farmasi, setiap hari kamis dia selalu memberikan tomat kepada anaknya, mereka menyebut hari kamis sebagai “Hari Tomat”, hari yang lain tentu berbeda lagi. Lucu juga sih awalnya tapi ini tips jitu buat mereka yang pola hidupnya rada berantakan.

Hal terpenting dari asupan nilai gizi adalah kecukupan konsunsumsi karbohidrat, protein, serat, buah dan vitamin/mineral. Namun umumnya kita tidak memiliki kecukupan nilai gizi  rata-rata perhari. Terkadang dalam seminggu saya lupa makan sayur atau buah.

buahUntuk mengingatkan, setiap hari Senin saya menyebutnya sebagai “Hari Buah”, hari dimana saya harus makan buah lebih banyak dari hari biasanya, misalnya jeruk, apel, dll. Kalo mau gampang mendingan beli rujak Rp 4000 pasti kenyang dan macem-macem buahnya. Gambar diambil disini.

Untuk hari Rabu sebagai “Hari Sayur”, saya akui saya malas makan sayur… makanya setiap hari Rabu pasti saya membeli satu porsi besar Cap Cay enak langganan atau gado- gado atau kangkung cah-cahan hehehe.

Semua diserahkan kepada masing masing untuk menentukan “menghitung hari-nya” seperti apa. Hari  protein pasti ada ikan, ayam goreng, rendang, soto daging. Kalo Hari karbohidrat pasti ada nasi, kentang, roti gandum, jagung,singkong, Oaker. Mungkin karena kita orang Indonesia jadi tiap hari makan nasi.  Rasanya kalo belum diisi nasi ga nendang, “pernah ga kita berpikir untuk mensubtitusi nasi dengan roti gandum?”

Terakhir, vitamin dan mineral  didapat dari susu atau kalo ga suka minum susu bisa mengkonsumsi food supplement tapi kalo ini sih sebaiknya diminum tiap hari.

Semoga bisa bermafaat… until then stay health and super 😀