Tukangobatbersahaja : Launching Bioswald

bioswald

Tepatnya tanggal 23 September 2016 lalu saya baru saja melakukan launching sebuah produk yang saya beri nama brand Bioswald. Bioswald diambil dari kata Bio = Life/ Kehidupan dan Oswald = Power/ Kekuatan, ketika digabungkan berarti Power of Life – Kekuatan dalam kehidupan.

Produk ini adalah buah pemikiran/ ide yang datang semasa saya duduk dibangku sekolah dimana saya mengalami bau kaki yang menyengat padahal sepatu dan kaos kaki saya rutin dicuci. Sering saya berpikir, ada ga sih produk yang bisa bikin kaki saya ga bau, mahal dikit ga apa-apa deh saya pasti beli yang penting bisa ampuh mengusir bau kaki.

Dan ketika saya diberi kesempatan untuk belajar sebuah teknologi terbaru dari Amerika mengenai “Novel system smart control release ion for improve durability antimicrobial” saya merasa ini klop sekali dengan impian semasa kecil dan saya ingin merealisasikannya menjadi nyata. Setelah berkali kali melakukan trial and production maka lahirlah Bioswald.

Disetiap produk Bioswald didalamnya terdapat teknologi “Smart Control release ion” tersebut sehingga dalam setiap fabric/ kain yang digunakan dapat meminimalisasi timbulnya bau meskipun berkali-kali dicuci pakai. Bau sendiri muncul karena adanya microorganisme dan akan semakin hidup berkembang biak jika terdapat kelembaban, temperatur/ pH, reseptive surface dan nutrient.

Saya sangat berharap agar produk ini dapat menjadi jawaban atas masalah yang ada sehingga produk Bioswald dapat memberikan nilai tambah yang inovatif pada sebuah produk untuk dapat lebih meningkatkan kualitas hidup yang sehat. Konsep produk yang Clean and Healthy.

Seperti apa sih Bioswald dapat membantu meningkatkan kualitas hidup yang sehat?
Kita sama-sama tahu kalo kaos kaki berfungsi untuk melindungi kaki dari gesekan kaki dan alas kaki, membuat kaki tetap hangat dan lain-lain, namun seringkali produk kaos kaki yang kita gunakan membuat kita tidak nyaman karena bau yang menyengat yang ditimbulkan sehingga kesannya jorok, tidak sehat padahal sudah dicuci. Dengan memakai produk Bioswald, pemakainya  percaya diri karena tidak bau yang timbul dan merasa lebih sehat karena microorganisme yang buruk dapat diminimalisir.

Selain kaos kaki, bulan ini Bioswald baru saja meluncukan sebuah produk innerwear for hijab, bahasa gampangnya Ciput (daleman buat pake hijab). Sebenarnya ini keinginan teman saya yang memakai hijab karena setiap hari keringatan naik motor yang membuat kepalanya keringetan dan jadi bau hehehe. Dia minta dibuatkan Ciput yang bisa ngilangin bau dikepalanya sehingga ga malu deket-deket kliennya.

Jika kamu merasa memiliki masalah yang sama yaitu bau yang menyengat pada kaki atau bau pada pada kepala yang berhijab kamu dapat mencoba sendiri produk ini.

Bioswald dijual dengan harga Rp 65.000/ pcs
Saat ini baru tersedia warna hitam untuk kaos kaki dan Ciput
Hubungi saya di kolom “contact me” atau langsung email ke rina_apt@yahoo.com

Pengalaman Sakit Maag

prescription

Meskipun sudah menerapkan pola hidup sehat tetap saja saya bisa sakit maag. Pengalaman ini terjadi beberapa hari yang lalu. Faktor pencetusnya banyak seperti kurang istirahat, kelamaan mengendong anak, kedinginan dikantor, sempat makan bakso pedas, dan banyak pikiran. Jadilah malam itu saya tepar.

Awalnya saya pikir ini karena terlalu lama mengendong anak saya jadinya punggung saya sakit namun setelah peregangan, punggung lebih baik meski masih sakit. Perut saya sakit luar biasa seperti mulas pengen BAB, nyeri menstruasi dan kembung. Saya sudah mencoba berbagai macam posisi tidur namun masih sakit, minum air hangat juga tidak terlalu banyak membantu. Semalaman saya hampir tidak tidur dan hanya menahan sakit. Saya ingin sekali pergi ke Apotek untuk beli Ranitin dan Omeprazole namun semua apotek sudah tutup.

Ketika pagi hari jam 5.30 saya putuskan tidak ke kantor dan karena kecapekan akhirnya saya tertidur selama 2 jam. Ketika terbangun badan saya lebih sehat dan rasa sakitnya mendadak berkurang dan akhirnya bisa duduk dengan tenang. Selanjutnya saya makan pagi  dengan nasi dan tahu tempe lalu istirahat total.  Setengah jam kemudian rasa sakit saya hilang dan saya sembuh. Saya bersyukur bisa pulih dengan cepat dan siangnya saya bisa kembali ngantor, untuk meeting dan lunch bersama principal saya dari Jepang.

Saya penasaran kenapa saya bisa punya pengalaman sakit maag seperti itu, saya tidak minum obat namun saya sudah sembuh. Sakitnya cuma semalaman saja. Setelah membaca-baca literatur farmasi ternyata nama penyakit saya itu Dispepsia Non Organik. Saya jelaskan saya ya:

Dispepsia adalah gangguan pencernaan. Dispepsia dibagi dua :
1. Dispepsia Organik
Ini seperti pada umumnya penderita sakit maag seperti : Gastritis (sakit dan perdangan di lambung), GERD (refluk naiknya asam lambung ke atas), Ulkus ( Ulkus Pepetik = Luka pada lambung; Ulkus Duodenum = Luka pada usus halus), Asam lambung yang tinggi, dll.

2. Dispepsia Non Organik/ fungsional
Dispepsia yang tidak jelas penyebabnya. Kemungkinan disebabkan faktor stress, mengkonsumsi obat, makanan/ minuman tertentu yang merangsang asam lambung. Menurut saya sih karena kecapekanan dan stress penyebabnya.

Mulai sekarang mari kita lebih baik dalam menangani stress dan kalo capek jangan memaksakan diri. Untuk hidup yang lebih sehat dan bebas sakit maag.

 

You Are Special In His Eyes

hospital coridor

I read some email that some people get frustrate with their sickness, seem likes no hope for healing the illness. I would suggest not to give up even in very bad condition and situation. There still miracle and hope for us.

I can said that because I’ve been there and not give up. I saw miracle happens in my life. I would like to share my true life story in November 2008. I remember it clearly, like it was just happening yesterday.

On that unfortunate day, I was heading for a meeting near my office area. I went with my friend and we are ride together on his motorcycle. We nearly arrived on the location, when I suddenly feel a very strong impact. Another motorcycle hit us, and I was thrown back for a good couple of meters before painfully landing on the cold asphalt road.

Our motorcycle was crushed and totaled. My friend only got some bruise but I was heading for the worse. After a series of tests and X-ray, the doctor informed me that my spine is fractured. I was living extreme pain and had to depend on painkillers to help me going.

I spent 10 more days in the hospital, feeling depressed because of my inability to move. With a fractured spine, I cannot walk, stand, or even sit. I need constant support to keep my back in a straight position. It was made from light metal that wrapped around my body. It made me feel like a robot.

I kept thinking why this happening to me? What did I do wrong to deserve this?

couple

As if the pain alone is not enough, another misfortune came along. In the most crucial moment when I could use every bit of support and attention for recovery, my boyfriend suddenly left me. It was severe hit to me. My health condition was badly affected.

I spent my days afterwards, trying to recover my condition. Nothing happens in an instant, every step, every swimming lesson, every therapy class, added to my recovering process, very slowly. I have to take abundants of pills, treatments, and take test every month. In the process, not only my body I’m trying to cure but also my heart and soul. I prayed to God so he take my hand and lead me out of the misery and into the light.

After 7 months of therapy my doctor finally said that I can now be freed from my metal corset. I was so happy because I can walk on my own again and use my back again normally. Everything is going well. I can walk again and sleep in my comfortable mattress again.

Now, here i am, not different from any other people. I recover and having no regrets and happy with journey of my life. I’m what I’m now because I have great people who support me. God sent them to ease my pain. They always pray and support me. I still kept a wonderful SMS from my Evangelist :

Butterfly don’t know the colour of their wings
But human know how nice it is
Like you don’t know how good you are
But God know how special you are in His eyes

God have wonderful plan in my life. No matter what happens in your life, how broke your heart and your body, just remember that “you’ll never be alone, God will be there to support you because you are special in His eyes.

Perlukah Menghilangkan Stretch marks dan Keloid ?

a Owen

Mbak, setelah melahirkan perut saya tidak kencang lagi lalu ada garis putih seperti stretch mark . Sudah saya kasih berbagai krim kok tidak mau hilang ya? bagaimana cara menghilangkannya, Terus bekas luka caesar saya malah kaya timbul keloid. Bagaimana cara menghilangkannya? saya ingin kondisi perut saya seperti dulu sebelum hamil. Tks

Setiap perempuan setelah melahirkan pasti ingin segera memiliki perut rata kembali, tidak ada stretch mark, bekas operasi caesar pulih dan tidak berbekas. Namun banyak yang kecewa kenapa hasilnya tidak sesuai harapan atau malah menyalahkan pengobatannya. Sayapun juga sama ingin seperti semua perempuan pada umumnya namun setelah setahun ini saya menyadari sesuatu yang lebih penting meski :

Sayapun pernah mencoba beberapa merek krim mahal penghilang stretch mark, hasilnya memang memudar warnanya tetapi tidak bisa hilang. Krim hanya menyamarkan saja. Saya terima.

Saya sudah mengurangi makan dan olahraga, berhasil menurunkan berat badan  (dari 65 kg menjadi 50 kg), memang masih ada 4 kg lagi menuju berat sebelum kehamilan tapi masih ada ekstra tummy diperut. Tetap tidak bisa kencang seperti sediakala. Saya terima.

Sayapun pernah konsultasi dengan dokter mengenai keloid pasca operasi caesar, dokternya justru mengatakan tidak perlu dihilangkan. Menghabiskan waktu, duit dan mahal, juga menyakitkan karena harus berkali kali suntik kortikosteroid. Ya sudah saya terima kondisinya.

Pada akhirnya saya menerima dan bersyukur bahwa ini adalah tanda sebuah proses perjalanan lahir batin yang panjang selama sembilan bulan. Tanda bahwa saya diberi anugerah untuk hamil, penanda begitu besar rasa sayang dan cinta kepada anak kami.

 

Matahari Yang Bersinar

more flowers

Matahari yang bersinar Kau yang ciptakan
Bulan bintang berkilauan Kau yang jadikan
Begitu juga kami Tuhan
di mataMu amatlah berharga
Besar kasihMu kepadaku

Bunga bakung yang dipadang Kau yang p’lihara
Burung pipit di udara Kau yang B’ri makan
Begitu juga kami Tuhan
yang berharap hanya kepadaMu
Tak perlu kuatir hari esok

Kubersyukur karna kasih setiaMu
s’lalu baru s’perti fajar merekah
Tiap janjiMu pelihara hidupku
Hari ini esok dan selamanya

Gunakan Handphone Seperlunya

Nokia 8250

Sepertinya akan lebih banyak orang memilih untuk ketinggalan dompet daripada ketinggalan handphone. Katanya bisa mati gaya kalo sehari tanpa handphone, masa sih?. Handphone sudah seperti separuh hiduphehehe.

Tanpa memungkiri sayapun pernah berada dalam masa-masa dimana handphone memudahkan ngeblog, googling, surfing, games, membantu banyak pekerjaan hingga bergantung dan tak bisa berpaling darinya.

Kini saya menyudahinya, saya merasa handphone pintar membuat kita semakin bodoh, bergantung padanya dan anti sosial. Bukannya saya anti handphone tetapi menggunakan hanya seperlunya. Saya jarang sekali menggunakan handphone dihari sabtu minggu karena itu hari untuk keluarga. Dihari kerjapun saya hanya membuka email dan media sosial hanya saat jam istirahat (1 jam saja cukup). Setelah pulang kantor handphone hanya diletakan dimeja saja. Handphone berfungsi untuk telpon, sms, google maps (untuk cari jalan alternatif menghadapi kemacetan Jakarta) dan foto-foto.

Apakah itu sulit? iya pada awalnya tetapi sekarang saya menikmatinya. Kebahagiaan saya tidak berubah justru bertambah karena kualitas komunikasi  (melihat, menatap, bersentuhan) menjadi nyata. So mulai sekarang kurangilah kebergantungan kita pada handphone dan kembalikanlah fungsi handphone/ smartphone kepada fungsi sesungguhnya.

Mempertahankan Berat Badan

stomach

Saya baru saja membaca sharing seorang teman, tingginya 163 cm dengan berat 76 Kg (BMI 28  adalah overweight).  Dia memiliki tekad sekuat baja untuk melakukan menurunkan berat badan dengan cara mengkonsumsi makanan sehat, tidak minum minuman bersoda, banyak minum air, makanan organik sehat, stop ngemil, giat berolah raga dan ikut nge-gym. Hasilnya, setelah setahun berat badanya turun menjadi ideal 60-61 Kg.

Dia menjadi bangga akan dirinya karena sudah sukses mencapai “goal” nya untuk mencapai berat badan ideal. Dengan berat badan ini ia merasa percaya dirinya meningkat namun sayangnya hal itu hanya berlangsung sementara karena setelah mencapai target berat badan idealnya dia mulai kembali kepada pola hidup yang lama. Kini berat badannya sudah naik lagi menjadi 67 Kg dan mendekati berat badan dulu.

Pelajaran yang diambil dari sharing diatas adalah, setelah kita berhasil mencapai tujuan/ “goal’. Janganlah berhenti sampai disitu,  teruslah men-setting goal lainnya. Carilah cara baru untuk memotivasi diri sendiri. Terkadang kita bosan dengan pola hidup sehat yang terasa “tidak enak dilidah”, carilah cara baru untuk melakukan improvisasi dalam variasi makanan dan olah raga. Find new thing that stay healthy.

Terakhir, Janganlah mendiamkan diri atau menggampangkan jika kamu mengetahui ternyata celana dengan berat badan ideal sudah tidak muat. Itu pertanda kamu harus kembali lagi ke jalan yang benar untuk terus mempertahanlah pola hidup yang sehat. So stay helathy and more beauty.