Annual Awards Night 2019

1989 (10)

Acara Annual Awards Night 2019 di Raffles Hotel Jakarta tanggal 10 April 2019 sangat berkesan dalam hidup saya karena dihari tersebut saya bersama para qualifier dari seluruh Indonesia mendapat kesempatan untuk melakukan gala dinner dimalam penghargaan dan mendapat apresiasi atas kerja keras yang sudah dilakukan.

Sebagai seorang perencana keuangan independen, saya juga berafiliasi dengan PT Sunlife Finansial Indonesia untuk bekerja sama dalam perencanaan keuangan dalam produk-produk jasa keuangan untuk mencapai tujuan keuangan setiap individu atau perusahaan baik untuk proteksi income, pendidikan anak, dana pensiun, uang pesangon untuk karyawan,  pengelolaan warisan, asset allocation pribadi dan perusahaan  yang semua tujuan tersebut dapat  mampu memberikan  nilai tambah bagi nasabah/ klien saya.

Mengapa saya sharing tentang malam penghargaan ini? karena sesungguh tujuan pekerjaan ini sangat lah mulia. Untuk itu saya mengajak masyarakat di Indonesia untuk merubah cara pandang yang keliru terhadap asuransi jiwa, asuransi kesehatan dan investasi.

Saya ingin mengajak dan mengedukasi kapada masyarakat di Indonesia untuk sadar keuangan dan melek terhadap investasi. Saya perencana keuangan yang profesional dan sudah membuktikan diri saya untuk semua pencapaian ini. Mari kita wujudkan Indonesia yang Sadar Finansial. 

Untuk melihat keseruan acara Annual Awards Night 2019 tersebut, yuk nonton video lengkapnya disini https://www.youtube.com/watch?v=Q998VznKi3I&t=7s

Hidup Sehat, Mapan secara Finansial

Rina Susanti, S.Farm., Apt, QWP

 

Lapangan Pekerjaan Untuk Apoteker dan Penghasilannya | Part 2

 

1989 (5)Divideo kali ini saya akan adalah lanjutan dari video sebelumnya mengenai Lapangan pekerjaan untuk Apoteker dan penghasilannya. Setelah kita membahas pekerjaan Apoteker di Kementrian Kesehatan dan Badan POM, Industri Farmasi, Rumah Sakit, Apotek dan Pedagang Besar Farmasi, kita akan bahas selanjutnya. Apa saja ya?

Apoteker dapat bekerja di Alat-alat kesehatan. Banyak sekali ragam dan jenisnya untuk alat-alat kesehatan baik itu untuk keperluan alat-alat kesehatan di Rumah Sakit, klinik kesehatan, klinik kecantikan, Industri Farmasi, laboratorium dan masih banyak lagi alat-alat kesehatan terbaru lainnya.

Selaln itu, pekerjaan Apoteker juga dapat bekerja di Industri Kosmetik. Banyak juga Apoteker yang bekerja untuk menangani bagian formulasi sedia baik berbentuk padat, cair dan semi solid. Maksudnya padat untuk pembuatan suplemen obat kecantikan, cair untuk bentuk solusio, mixture, emulsion. Untuk semi solid untuk bentuk krim-krim dan gel. Kita juga dapat mengetahui kosmetik yang berbahaya, kosmetik ilegal.

Apakah ada lagi yang lain? tentu saja masih banyak lapangan pekerjaan untuk Apoteker baik itu yang berhubungan langsung dengan kefarmasian ataupun yang tidak berhubungan langsung dengan kefarmasian. Tentunya dimanapun ladang pekerjaan untuk Apoteker pasti kami akan memberikan pelayanan yang terbaik sesuai dengan kompetensi yang kami miliki.

Selanjutnya untuk penghasilan Apoteker juga sangat menjanjikan. Hal itu juga menunjukan bahwa kualitas Apoteker di lapangan kerja sangat baik, berpikir sistematis dan terbiasa dengan ritme kerja yang tinggi dan kedisiplinan. Sesuailah gaji dengan spesifikasinya. Memang, semuanya itu kembali lagi ke gaya hidup seseorang artinya sebesar apapun penghasilan jika gaya hidup kita lebih tinggi dari penghasilan maka sebesar apapan pastinya tidak akan cukup. Karena itu jangan ragu untuk memilih jurusan kuliah di fakultas farmasi karena lapangan pekerjaan Apotekernya yang sangat beragam dan penghasilannya yang menjanjikan dan bisa juga disebut sebagai pekerjaan dengan gaji tertinggi.

Jangan lupa untuk subscribe, like dan komen dan langsung saja tonton video lengkapnya  disini

Hidup sehat Mapan Secara Finansial
Rina Susanti

Tukangobatbersahaja : dari Blogger ke Youtube

Divideo kali ini,  saya sharing bagaimana saya memulai Tukangobatbersahaja. Dimulai dari hobi menulis yang dituangkan dari sebuah blog gratisan di WordPress sampai jadi website berbayar pake [dot] com, saya mulai aktif dan konsisten menulis dari 2008 sampai sekarang.

Banyak hal yang sudah saya kerjakan bersama blog ini, salah satunya sebagai pemenang untuk membuat sebuah “mobile application” untuk Early Detection for Breast Cancer, yang diberi nama “Spot It Yourself“.

Bahkan sebuah tulisan ternyata dapat memberikan dampak yang luar biasa, oleh karena keinginan yang kuat untuk lebih lagi menjangkau dan bermanfaat lebih besar maka saya memulai sebuah channel Youtube yang bernama Tukangobatbersahaja.

Didalam Youtube ini, saya akan membahas banyak hal seputar kesehatan, kefarmasian, review obat, gaya hidup sehat, diet sehat dan bertemu dengan para surviver dan tokoh yang menginsiprasi.

Selain itu, saya juga berprofesi sebagai financial planner atau perencana keuangan, saya akan sharing juga banyak hal finansial, keuangan, bagaimana mapan secara financial. Menuju Indonesia Sadar Finansial.

Ayo Hidup Hehat, Mapan Secara Finansial

Perencanaan Keuangan Bersama Finansialku

Rina Susanti Bersama Melvin Mumpuni Finalsialku

Tanggal 30 Januari 2019 lalu saya mengikuti seminar Perencanaan keuangan bersama Melvin Mumpuni, founder dari Finansialku di Jakarta. Satu hal yang menarik yang ingin saya sharingkan adalah mengenai Piramida Keuangan. Bayangkan ada 3 tingkatan dalam piramida tersebut, yaitu  Keamanan keuangan, Kenyamanan keuangan dan Distribusi kekayaan.

Piramida Keuangan

Setiap pribadi, keluarga atau perusahaan tentu ingin mencapai mencapai tingkatan tertinggi. Ibarat sebauh anak tangga maka semua harus dimulai dari undakan yang pertama yaitu keamanan keuanagan. Untuk mencapai keamanan keuangan maka setiap pribadi harus memiliki “Dompet”, Apa saja isinya? yaitu cash flow yang baik, punya dana darurat (jumlahnya 6 x penghasilan), Kredit yang sehat. Setelah itu memiliki “Payung” yang artinya memiliki perlindungan yaitu asuransi untuk melindungi dari resiko kehidupan. Jika sudah punya Dompet dan Payung tadi maka kita aman secara keuangan.

Tetapi hidup ga cuma aman saja perlu naik ke step selanjutnya yaitu Kenyamanan Keuangan. Gambar yang pertama “Grafik ” yang artinya perlunya investasi untuk mencapai tujuan finansial seperti berinvestasi di reksadana, Saham, P2P Lending, Obligasi, Surat Berharga, dll. Semua investasi tersebut ditujukan untuk mencapai tujuan keuanagan (financial goal). Gambar selanjutnya “Wajah” buka sembarang wajah tetapi gambar wajah bahagia di hari tua karena telah mempersiapkan Dana hari tua/ Pensiun, dan sudah memiliki penghasilan hidup dari pasif income.

Terakhir Distribusi kekayaan atau bahasa kerennya Estate planning, setelah kita sudah mapan dan hidup tua tentunya kekayaan itu akan diberikan kepada generasi selanjutnya, dalam estate planning / rencana waris ini  bertujuan untuk mendistribusikan kekayaan seseorang ke generasi selanjutnya dengan matang untuk meminimalisasi keributan dalam keluarga. Pemilik kekayaan juga berhak untuk memberikan kekayaannya kepada keluarga, yayasan, badan hukum atau pihak-pihak lainnya.

So mulai dari sekarang, make a plan and do it!. Mulailah buat perencaan hari depanmu dan lakukan segera, mulai dari start awal keamanan keuangan dengan membuat dana darurat, cash flow, kredit yang baik dan punya asuransi.

Make a plan and get your financial freedom come true – Melvin Mumpuni

 

 

Apa sih Fungsi Profesi Perencana Keuangan?

rawpixel-620227-unsplash

Financial Planner atau Perencanaan keuangan menurut Financial Planning Standards Board Indonesia adalah proses untuk mencapai tujuan hidup seseorang melalui pengelolaan keuangan secara ter-integrasi dan terencana. Yang termasuk dalam tujuan hidup seseorang antara lain: menyiapkan dana pendidikan bagi anak, menyiapkan dana hari tua bagi dirinya dan pasangan hidupnya, menyiapkan dana untuk memiliki rumah, menyiapkan warisan bagi keluarga tercinta, menyiapkan dana untuk beribadah haji dan lain lainya. (Sumber gambar dari disini)

“Dari sudut pandang praktisi perencanaan keuangan, perencanaan keuangan merupakan koordinasi dalam bekerja bersama dengan klien untuk menentukan dan mencapai tujuan-tujuan hidup spesifik klien, dievaluasi, diprioritaskan dan disesuaikan dengan setiap perubahan dalam kehidupannya dan kondisi keuangan dan ekonomi”. (dikutip dari FPSB disini )
Salah satu komponen penting dalam fungsi perencanaan keuangan adalah mengelola resiko yang dapat berdampak negatif pada kondisi finansial seseorang. Resiko-resiko kehidupan  yaitu:

  • Resiko meninggal dini. Meninggal adalah suatu kepastian namun bagaimana dan kapan seseorang meninggal mempunyai arti berbeda bagi keluarga yang ditinggalkan. Bila pencari nafkah keluarga meninggal dini berarti hilangnya penghasilan dari pencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan dana pendidikan anak, membayar kewajiban/hutang dan kebutuhan dana sehari hari. Tanpa perencanaan yang baik, keluarga akan berpotensi kesulitan likuiditas saat mengakses harta warisnya.

  • Resiko hidup lama. Hidup yang lama tanpa mempunyai dana hari tua yang memadai seperti dana pensiun, dana pengobatan dan perawatan dihari tua.
  • Risiko menderita sakit kritis seperti stroke, kanker, jantung, gagal ginjal dan lainnya akan menghabiskan hartanya yang harus dijual untuk membiayai pengobatan sakit tersebut. Dana yang seharusnya dapat dikumpulkan untuk yang lain terpakasa habis untuk berobat.
  • Resiko inflasi, juga dapat  merugikan daya beli masyarakat terhadap investasi dikarenakan adanya kenaikan rata-rata dari harga konsumsi. Data inflasi di Indonesia selama 38 tahun (1980-2018) tingkat rata-rata inflasi 9,5% pertahun.

Dengan perencanaan keuangan bukan berarti resiko kehidupan tersebut dihilangkan tetapi  dampak resiko keuangan bagi keluarga dan orang terdekat dapat dialihkan… Inilah yang disebut pengalihan resiko-resiko. Bila kamu membutuhkan perencanaan keuangan hubungi financial planner.

Pentingnya Perencanaan Keuangan Bagi Setiap Individu

Video diatas berkisah tentang perjalanan hidup antara Andri dan Firman yang memiliki jalan hidup yang berbeda meskipun keduanya memiliki kesamaan latar belakang pendidikan sarjana, bekerja dengan posisi dan penghasilan yang sama besar.

Apa bedanya? Pertama adalah gaya hidup mereka berdua. Yang satu hidup mengikuti ‘life style” gaya hidup trend kekinian dan yang satu hidup sederhana sesuai kebutuhan dan fungsinya. Kedua, yang satu tidak mengelola keuangan dari penghasilannya dan yang satu lagi dapat mengelola keuangan dan melakukan perencanaan keuangan. Bagaimana hasil akhirnya saat mereka pensiun? tentu sangat berbeda.   Banyak orang yang masih berpikir kenapa saya harus hidup sederhana, kan saya punya uang sekarang? memang… punya uangnya tapi hanya sekarang kalo nanti belum tentu. Got it!

Mengapa kita perlu perencanaan keuangan? karena setelah kita memiliki penghasilan tentu kita punya banyak mimpi dan kebutuhan yang ingin dipenuhi seperti membayar semua tagihan, memiliki aset (rumah, tanah, emas, kendaraan), liburan, masa tua yang sejahtera dan perlindungan dari berbagai resiko penurunan kesehatan. Dengan perencaan keuangan yang tepat, mimpian dan kebutuhan hidup dapat dicapai. Sekali lagi mari menunda dulu kesenangan untuk mendapatkan hasil yang lebih baik dalam perencanaan keuangan.

Note : Video ini bukan iklan untuk Samuel Aset Manajemen tetapi untuk membukaan kesadaran masayarakat pentingnya perencanaan keuangan sedari dini.

Menunda Kesenangan

piggy bank

Seringkali kita lihat seseorang dari  penghasilan dan gaya hidupnya “life style” sangat bertolak belakang. Baru mampu beli motor tapi sudah pake mobil terbaru, handphone bukan yang biasa tapi udah sekelas IPhone Xs Max atau Samsung Galaxy Note 9, makan-makan enak terus dan posting di sosial media, jalan-jalan ke Korea, Jepang, Eropa tiap tahun. Intinya mau memajukan kesenangan dibayar dimuka dengan cara hutang dulu atau dengan cicilan berbagai kartu kredit tanpa melihat setelahnya.

Tenyata orang-rang dengan tingkat life style seperti itu jumlahnya lebih dari 50% atau bahkan 70%. Lebih banyak mengedepankan gaya hidup “life style” dibandingkan “Wealth Style” gaya yang membuat kita menjadi kaya/ mapan.  Memang gayanya orang mapan seperti apa? mereka pasti mau menunda kesenangan untuk mendapatkan hasil lebih baik.

Tunggu atau turunkan dulu kesenangan sampai cukup penghasilan untuk mendapat pasif income, kemudian dari hasil pasif income ini barulah setelah terkumpul 10 kali dari nilainya, barulah kita beli dengan tunai. Contoh pengen punya mobil Alphard 1 M  maka setidaknya ada aset pasif income 10 kalinya yaitu 10 M, dengan aset 10 M maka tidak akan menggangu perekonomian keluarga. Barulah beli Alphard 1M langsung bayar tunai.

Kalo kecenderungan sekarang kebalik loh, baru punya tabungan 200 juta udah langsung DP Alphard padahal itu uang tabungan untuk kebutuhan keluarga dan cicilan bulanannya masih pakai uang gaji. Jelas itu akan berpengaruh terhadap alokasi dana cadangan, dana sosial, belanja keluarga dan pendidikan anak.

Mari kita perbaiki perencanaan keuangan pribadi/ keluarga, dengan menunda kesenangan kita sampai aset dari pasif income kita cukup untuk membiayai kesenangan maka saat itu kita dapat menikmati kesenangan dengan nikmat dan tanpa beban.

Healthy Life, Wealthy Financial