Mempertahankan Berat Badan

stomach

Saya baru saja membaca sharing seorang teman, tingginya 163 cm dengan berat 76 Kg (BMI 28  adalah overweight).  Dia memiliki tekad sekuat baja untuk melakukan menurunkan berat badan dengan cara mengkonsumsi makanan sehat, tidak minum minuman bersoda, banyak minum air, makanan organik sehat, stop ngemil, giat berolah raga dan ikut nge-gym. Hasilnya, setelah setahun berat badanya turun menjadi ideal 60-61 Kg.

Dia menjadi bangga akan dirinya karena sudah sukses mencapai “goal” nya untuk mencapai berat badan ideal. Dengan berat badan ini ia merasa percaya dirinya meningkat namun sayangnya hal itu hanya berlangsung sementara karena setelah mencapai target berat badan idealnya dia mulai kembali kepada pola hidup yang lama. Kini berat badannya sudah naik lagi menjadi 67 Kg dan mendekati berat badan dulu.

Pelajaran yang diambil dari sharing diatas adalah, setelah kita berhasil mencapai tujuan/ “goal’. Janganlah berhenti sampai disitu,  teruslah men-setting goal lainnya. Carilah cara baru untuk memotivasi diri sendiri. Terkadang kita bosan dengan pola hidup sehat yang terasa “tidak enak dilidah”, carilah cara baru untuk melakukan improvisasi dalam variasi makanan dan olah raga. Find new thing that stay healthy.

Terakhir, Janganlah mendiamkan diri atau menggampangkan jika kamu mengetahui ternyata celana dengan berat badan ideal sudah tidak muat. Itu pertanda kamu harus kembali lagi ke jalan yang benar untuk terus mempertahanlah pola hidup yang sehat. So stay helathy and more beauty.

Anak Saya Hiperaktif, Berobatnya Kemana ya?

children

Katakanlah (Anna, usia 2,5 tahun), dia sangat aktif sekali, energinya seolah tidak pernah habis, terkadang dapat  melukai diri sendiri atau orang lain.  Seorang ibu mungkin bertanya apakah ini  gejala hiperaktif atau ADHD atau hanya keisengannya saja? Sebagai ibu kita hanya bisa mengira-ngira  namun mendiamkan tidak akan menyelesaikan masalah.

Jika hal ini berlangsung sebaiknya ibu mulai mencari jawabannya dengan aktif mencari informasi dan saya sangat merekomendasikan untuk anak dapat diperiksa ke Rumah Sakit besar, seperti RSCM, Harapan Kita, Hermina, dll.  Biasanya akan dirujuk ke  bagian/ Klinik Tumbuh Kembang Anak.

Ibu bisa menelpon untuk membuat janji terlebih dahulu, kemudian nanti akan dilakukan test untuk mengetahui kondisi anak. Setelah itu dapat berkonsultasi dengan  psikolog anak lalu nanti akan diarahkan untuk kebutuhan terapi yang tepat untuk anaknya.

Dibagian tumbuh kembang anak bukan saja untuk anak Hiperaktif, banyak sekali yang dapat dilakukan disana seperti untuk anak berkebutuhan khusus seperti Autisme dan spekturumnya, Anak Down Syndrom, Cerebral palsy, ADHD ( Hyperaktif), ADD (Hipoaktif).

Selain itu juga bisa untuk menangani anak yang kesulitan membaca (Dyslexia), kesulitan menulis (Dysphragia), kesultian berhitung (Dyscalculia), kesultian mengunyah, lambat bicara (speech delay), kesulitan bicara dan berbahasa, gangguan pendengaran dan gangguan tumbuh kembang lainnya.

Semoga dengan informasi ini semakin banyak ibu yang terbantu dengan lebih cepat anak ditangani oleh dokter dan tenaga terapis yang sangat berpengalaman maka anak akan mencapai tumbuh kembang yang baik. Penuhi diri dengan kesabaran untuk mendidik, merawat dan menjaga anak yang kita sayangi. Terimakasih

Antara Daycare dan Babysitter

children

Ada banyak alasan setiap keluarga yang telah memiliki anak untuk menentukan pola asuh terlebih jika kedua orang tuanya sama-sama bekerja. Memilih antara daycare dan babysitter tidak mudah, tergantung kondisi lingkungan, biaya, lokasi tempat tinggal, dan fakotr penting lainnya.

Meskipun di daycare harganya relatif mahal, ada biaya overtime jika terlambat menjemput dan perlu waktu lebih untuk antar jemput dari tempat tinggal ke daycare atau sebaliknya, saya tetap memilih daycare. Daycare bukan hanya sekedar menitipkan anak untuk makan sehat  dan tidur secara teratur saja,  disana anak berada ditangan pola pengasuhan yang lebih berpengalaman, ada kurikulum/ program, report harian si anak, melatih gerakan motorik dan nilai edukasi seperti adanya kelas musik, gerak lagu, pengenalan bahasa (Inggris-Indonesia). Hal ini belum saya dapatkan jika saya memilih babysitter.

Yang saya perhatikan anak di daycare akan menjadi lebih mandiri karena disana mereka tidak ditangani oleh satu guru untuk satu anak tetapi beberapa anak dan dalam bentuk kelas/ group, sementara anak dalam pengasuhan babysitter akan cenderung lebih dekat dengan pengasuh, lebih bergantung dan bahkan lebih dekat daripada orangtuanya.

Dengan adanya babysitter, anak akan terpenuhi semua kebutuhannya sehingga kurang bertanggung jawab dengan diri sendiri, sementara anak di daycare sejak kecil meraka diajari untuk bertanggung jawab dengan makan dan minum sendiri, membereskan mainan sendiri setelah selesai bermain dan lebih bertanggung jawab dengan barang pribadi.

Kemudian anak di daycare lebih mudah bersosialisasi/ adaptasi dengan lingkungan. Saya merasakan betul perbedaannya, anak saya tidak hanya mengenal orang tua dan keluarga dekatnya saja tetapi kepada semua orang lebih mudah bersosialisasi.

So, apakah sependapat dengan saya? ayo suarakan pendapatmu.

 

Tukangobatbersahaja Annual Report 2015

tukangobatbersahaja 2015

Tahun baru yang penuh semangat dan kerja keras
Banyak impian untuk diwujudkan ditahun ini
Waktunya untuk selangkah memulai mimpi itu jadi nyata
Happy New Year 2015

Tahun ini saya akan lebih semangat lagi menulis dan dengan topik yang lebih beragam. Apalagi blog ini mempunyai report yang bagus meski saya jarang hadir hehehe. Untuk blog, ditahun ini saya ingin 4 juta visitor dan menulis dengan lebih rutin. Untuk capaian pribadi, meski sudah punya SIM saya ingin belajar nyetir mobil lagi. Tidak ada yang terlambat untuk memulai🙂

 

3 Juta Hits untuk Tukangobatbersahaja.com

Tidak terasa sudah 3 juta hit untuk blog ini. Terakhir waktu 2 juta di bulan Juli 2013, benar-benar cepat waktu berjalan. Semoga tambah rajin menulis.

Sekarang saya lagi suka bermain biola. Masih jauh dari kata mahir ya cuma belajar sendiri aja. Pernah belajar dasarnya waktu saya masih hamil dengan ikut les biola eh sekarang pengen banget melanjutkan lagi tapi waktunya sulit. Just try😀

 

Target Tukangobatbersahaja di 2014

MBP

Sudah lama tidak menulis kembali di sini. Rasanya kangen sekali dengan semua kegiatan di blog mulai dari posting, menjawab komen, membaca tulisan sesama blogger atau bahkan saling say Hi kepada teman-teman baru.

Tidak terasa sudah awal 2014 dimana ada banyak sekali impian dan harapan. Saya baru membuat “My Personal Goal” untuk health, personal growth, romance, family, business, wealth, pleasure, spiritual/ social. Dari segi kesehatan saya ingin bisa menurunkan berat badan kembali normal setelah melahirkan. Meski sekarang sudah turun 14 kilo dalam 3 bulan masih ada 5 kilo lagi untuk mencapai berat semula hehehe.

Tahun ini saya ingin blog ini tetap eksis bahkan total visitornya bisa mencapai 3 juta. Namun yang lebih penting selalu menulis postingan seminggu sekali. Selain itu bisa bermanfaat kepada sesama yang membutuhkan. Sungguh saya prihatin sekali banyak menulis komentar/email mengenai suntikan di penis. Semoga ditahun ini tidak ada lagi ya yang melakukan hal-hal keliru yang tidak bermanfaat bahkan menimbulkan malapetaka untuk kesehatannya dikemudian hari.

Salam
Rina Susanti, Apt
Tukangobatbersahaja

Kembali Bekerja Lagi

MBP

Liburan lebaran selesai dan sekarang waktunya untuk kembali bekerja. Penuh semangat setelah liburan, jangan sampai kecapekan karena baru pulang mudik langsung ke kantor hehehe.

Selain kembali bekerja juga kembali ngeblog dan menjawab berbagai email dan komen di blog ini. Sabar ya, saya akan menjawabnya. Back to work and back to real Jakarta. Oh iya, bawa oleh-oleh apa dari kampung halaman?