Obat HIV-AIDS Generik Berhenti?

Pesta Blogger 2010 telah usai tetapi saya mencatat ada satu pesan penting yang ingin disampaikan. Sebuah spanduk bertuliskan: “Obat AIDS Generik Berhenti, Jutaan Orang Akan Segera Mati !!“. Spanduk itu menginsyratkan sebuah kegelisahan/ ketakutan dari penderita HIV-AIDS mengenai lisensi wajib yang telah selesai. Ngerti ga ya?? oke saya jelasin dikit.

Obat paten adalah obat  baru yang ditemukan berdasarkan riset dan memiliki perlindungan hukum 10-20 tahun. Dengan hak ekslusif itu, maka perusahan lain tidak berhak memproduksi dan memasarkan kecuali ada perjanjian dengan pemilik paten.

Jika masa patenn/ Lisensi wajibnya sudah habis, perusahaan lain dapat  membuat obat yang sama. Obat ini biasa disebut obat generik branded yang dapat dipasarkan dengan harga sendiri. Coba bayangkan, saat ini (tahun 2010) ada 300 ribu orang penderita HIV-AIDS di Indonesia. Ini adalah sebuah peluang bisnis, apalagi obat ARV (Anti retroviral) termasuk obat yang harganya mahal.

Continue reading “Obat HIV-AIDS Generik Berhenti?”

Merayakan Keragaman Obat Indonesia

Indonesia kaya akan sumber keanekaragaman hayati. Bermacam-macam jenis tumbuhan dapat digunakan untuk dapat mencegah dan menyembuhkan penyakit. Sebenarnya ini adalah peluang usaha yang sangat menjanjikan namun sayang, belum semua dapat dibudidayakan dan tertata dengan baik.  Padahal sekarang trend pengobatan back to nature.

Beberapa pengobatan herbal bukan hanya sekedar pendamping tetapi dapat bersinergi dengan baik untuk mempercepat proses kesembuhan pasien. Memang, jika dibandingkan cara penyembuhan penyakit dengan tanaman obat Indonesaia sunguh berbeda dengan obat API  (Active Pharmaceutical Ingredient). Cara kerjanya tidak langsung cespleng, perlu beberapa hari untuk menunjukan efek terapinya.

Salah satu produk obat asli Indonesia seperti Phylantus niruri L atau bahasa umumnya Meniran. Dengan ekstraksi modern yang baik bermanfaat sebagai immunomodulator sehingga imunitas meningkat dan  tidak mudah capek. Gambar diambil dari Stimuno.

Continue reading “Merayakan Keragaman Obat Indonesia”

Medication for Gout

Gout is quite a common health problem in our society. When gout attacks, it inflicts pain and swelling on your joints. Gout which is also called hiperuricemia, is a form of arthritis. It occurs when the level of ulric acid in your blood is high. The normal percentage of ulric acid in your blood is 2-5mg%. If the amount of ulric acid in your blood exceeds 6mg%, it means, you are at risk of gout.

I would like to answer the following questions, and also share what I know about gout.

I would like to ask Tukang Obat about gout. 1. What is the medication for gout? 2. What caused gout? 3. How to prevent it? 4. Can gout be totally cured? Thank you for your answer. Debodor.

Generally, gout can be cured with Alopurinol 100mg. The dose for adult is 2-3 times a day. The drugs worked by prohibiting the Xanthin Oxidase enzyme. Too fuzzy? Well, lets just say, it prevents the increase of ulric acid.

Continue reading “Medication for Gout”

Requesting an SKCK

I just finished making my Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). It’s a long and uneasy process, which required me to go from one place, to another one, and another one, … and another one. Imagine getting through all the mess, just to request an issue of a piece of paper.

I had to finish some paperwork to get this SKCK. I’m already in a bad mood due to the difficulty of gathering the required documents, and then I have to go back and forth to some places just to get the bureaucracy done. I was pissed. I couldn’t take it anymore, so I called one of my neighbor and ask him for help. He knows his way around the normal system, and familiar with some “inside men”. But then, although I have asked for his assistance, I still have to gather the necessary documents.

If you want to make SKCK, here are the things you must provide:

1. A letter from your Rukun Tetangga (RT) and Rukun Warga (RW). Tips: Prepare some money. Give both of your RT and RW, about Rp 10.000, as a thank you note.
2. A letter from your Kantor Kelurahan. Tips: Be patient. Now, this one could take a long time to do. Dont forget to bring a copy of your KTP, KK (1 sheet) and some small change (at least Rp 10.000).

With these letters, now you can go straight to the police station. If you’re making SKCK to be Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), you have to do it in POLRES. But, if you’re making it just to apply on some regular jobs, going to POLSEK is enough.
So, what should you bring to the police station?

Continue reading “Requesting an SKCK”