Anakku Harus Lebih Baik dari Saya

anak-wajib-lebih-kaya

Kemarin saya baru saja menjumpai seorang anak muda milenial yang penuh semangat muda. Ketika saya mempresentasikan manfaat perencanaan keuangan kepadanya, wajahnya penuh antusias dan mengerti bahwa dengan memulai sejak dini program perencanaan keuangannya maka portfolio keuangannya langsung tergambar dengan pasti untuk hari depannya.

Diakhir pertemuan ini, sebuah kalimat yang membuat saya tersentuh adalah bahwa katanya : “Saat gw rencanaiin mulai sekarang maka nanti kehidupan calon istri dan anak gw hidupnya akan lebih baik dari pada gw yang sekarang. Nantinya, Anak gw bakalan ada biaya buat kuliah dan kalo nanti tua, gue udah nyiapin duit buat pensiun buat istri dan anak. Ga kaya sekarang,  mau kuliah aja susah banget… anak gw hidupnya harus lebih baik dan lebih dari gw sekarang”

Jika saja banyak masyarakat kita sedari muda sudah mau berpikir tentang kecerdasan financial tentunya mereka tidak akan salah dalam perencanaan keuangan untuk masa depan mereka. Cita-cita saya agar setiap anak muda milenial ini semakin sadar pentingnya perencanaan keuangan yang tepat sehingga kemapanan financial sudah ada dalam genggaman. Ayo mari renacanakan masa depan keuangannmu sejak muda untuk hasil yang lebih baik. Sumber gambar diambil disini. 

Saya Perencana Keuangan

Rina Susanti QWP

Selain Apoteker, saya mulai mempelajari industri insurance. Hal ini sungguh menarik dan singkatnya untuk menjadi perencana keuangan yang lebih profesional, pertengahan bulan ini saya mengikuti pelatihan perencanaan keuangan yang bersertifikat QWP (Qualified Wealth Planner).

Para praktisi/ profesi perencana keuangan ternyata memiliki badan hukum yang bernama FPSB Indonesia, yang bertujuan memastikan pada publik bahwa seseorang profesi perencanaan keuangan di Indonesia yang telah disertifikasi oleh LSP FPSB Indonesia mempunyai tingkat pengetahuan dan keahlian untuk melaksanakan suatu fungsi atau disiplin ilmu di bidang Perencanaan Keuangan di Indonesia. Selain QWP masih ada lagi sertifikasi financial planner lainnya seperti RFP, CFP, AEPP dan lainnya. nanti saya akan jelaskan satu per satu.

qwp class

Pelatihan perencanaan keuangan dan sertifikasi QWP lebih mengedepankan praktek dalam pengelolaan keuangan. Para peserta pelatihan mempelajari proses membangun perencanaan keuangan dan study kasus bagi single maupun pasangan/ menikah. Pada pelatihan ini saya diajarkan menggunakan software QWP yang praktis dan mudah sebagai alat bantu perencanaan keuangan untuk menganalisa profil resiko, finalcial check up yang komprehensif. Diharapkan kita dapat menyampaikan rekomendasi perencanaan keuangan dari setiap studi kasus yang dihadapi. Setelah dinyatakan lulus saya mendapat sertifikat dan gelar profesi QWP.

Dengan ilmu ini saya berharap bagi semua yang sudah memiliki penghasilan, ayo kita mulai kelola keuangan dengan baik dan benar. Jangan dihabiskan semua untuk hal konsumtif namun mari mulai perhitungkan hutang cicilan bunga rendah dan tinggai, kepeluan dana darurat,  asuransi  serta investasi-investasi yang sesuai kebutuhan. Terima kasih Coach Ferry Chandra Gunawan dan rekan-rekan lainnya yang luar biasa.

Jika ingin konsultasi lebih lanjut dapat menghubungi saya lewat email dihalaman contact me. Menuju masyarakat Indonesia yang mapan secara financial.

Rina Susanti, S.Farm., Apt., QWP

Hidup Ini Adalah Kesempatan untuk Melayani

Sunday school project 1

Di tanggal 28 September – 1 Oktober 2017 lalu, kami bertiga yaitu Saya, Willie dan Katri  mengikuti pelatihan Materi Pengajaran Anak pada program Sekolah Minggu di Makati, Filipina. Setelah pelatihan itu, pelayanan dan perjalanan panjang berkeliling Indonesia selama beberapa bulan menjadi project kami. Puji syukur ini setahun kemudian di bulan Oktober 2018 yang penuh ucap syukur, kami dapat bersyukur dapat menyaksikan sendiri benih-benih kecil yang kami tabur setahun lalu telah menampakan buahnya. Melihat foto-foto perkembangan mengajar dari setiap sidang membuat saya pribadi terharu betapa para guru sudah bekerja dengan luar biasa sehingga program ini bisa bertumbuh, berakar dan berbuah.  Kami bertiga tidak sendiri karena banyak pihak yang membantu, mendukung dan mendoakan.

sunday school project 2

Jika saya dapat flash back kebelakang,  Program Sosialisasi Materi Pengajaran Anak kepada para guru sekolah minggu di seluruh Indonesia selama bulan Oktober 2017 sampai Juni 2018 begitu penuh kesukaan dan berkat . Kami memulai perjalanan dengan mengunjungi semua distrik di pulau Jawa. Perjalanan dilanjutkan ke Sumatera dengan tujuan ke Lampung-Palembang-Jambi-Medan. Kemudian menuju ke Kalimantan dengan mengunjungi kota Pontianak dan Banjarmasin. Di Sulawesi kami mengunjungi sebuah tempat  di kepulauan Talaud, Tule, Perjalanan diakhiri ke Papua Barat dikota Sorong dan Biak.

sunday school project 5

Setiap perjalanan, kami tidak selalu pergi bersama-sama, terkadang berdua, berlima bahkan pernah sendiri seperti waktu Papua.  Foto diatas saat kami berada di Palembang dengan formasi hampir lengkap kecuali Pr. Willie Bernardi (gambar di foto dari kanan adalah : ED Tri Bensya Hardani, Mba Sri Katriani, Mba Retno Ginarsih, Rina Susanti, Pr. Uus Sugiarto). Selain mereka kami juga memiliki tim penterjemah Mas Denny,  Natasha, Yohanna.

Di setiap perjalanan juga memiliki tantangan berbeda-beda. Kami pernah melalui perjalanan darat selama berjam-jam dimobil untuk sampai tujuan. Melewati lebatnya hutan perkebunan kelapa sawit. Mendapati  listrik mati saat acara berlangsung karena pas jadwal pemadaman bergilir. Hidup tanpa sinyal disuatu daerah selama beberapa hari.  Berusaha tetap tenang padahal proyektor rusak atau laptop bermasalah,  membawa berbagai alat peraga yang banyak. Kami juga pernah merasakan delay pesawat berjam-jam.  Melaju kencang diatas jalan berlubang dan rusak untuk segera melanjutkan penerbangan. Kamipun sering bangun pagi-pagi sekali atau berangkat dini hari ke bandara dan sering meninggalkan anak (anak saya masih kecil) dan keluarga selama beberapa hari dan jauh dari rumah, dan masih banyak lagi.

Aimas 2

Namun semua kendala-kendala itu hilang seketika saat kami merasakan kegembiraan dan sukacita dari para guru-guru sekolah minggu yang kami temui dan layani, apa yang kami bagikan semua sukacita itu kembali lagi kepada kami dan rasanya senang sekali… seperti itulah sukacita yang sejati. Kami bersyukur untuk setiap sambutan hangat yang  disemua tempat, mencoba makanan lokal yang khas dan berbeda-beda rasa, melihat tempat-tempat unik yang belum pernah kami lihat sebelumnya, memandang bintang dilangit yang bersinar ala planetarium, semua itu suatu pengalaman berharga.

Buat saya pribadi, perjalanan ini adalah bukan sebuah perjalanan biasa tetapi perjalanan spiritual yang membuka cara pandang yang lebih besar, perspektif yang lebih luas lagi dalam memandang setiap hal.  Betapa besarnya ladang pelayanan, negeri  yang kaya akan potensi dan pertumbuhan iman. Anak-anak sekolah minggu adalah generasi penerus yang harus dibina, dirawat dan dikasihi agar menjadi penerus. Jangan biarkan dengan kendala-kandala yang ada dapat mematahkan semangat untuk terus bertumbuh dalam iman.

Kini program Materi Pengajaran Anak yang baru telah berjalan serentak di seluruh Indonesia per Juli 2018 dan kita sudah beberapa bulan ini menerapkannya disetiap sidang. Kami selalu terharu dengan semua foto-foto kegembiraan anak-anak sekolah minggu dari berbagai daerah yang telah dikirimkan  didalam WA group. Sungguh sebuah kebanggaan buat kami atas semua kerja keras yang telah diberikan oleh guru sekolah minggu. Sekali lagi terima kasih dan kami sungguh bangga, lakukan terus hal yang terbaik dalam mengajar anak-anak sekolah minggu.

sunday school project 7

Tatkala saya ke Tule dan menyaksikan sendiri betapa semangatnya anak-anak sekolah minggu disana, saya bertekad untuk terus melayani anak-anak sekolah minggu selama masih sehat dan ada kesempatan. Senyum mereka memberikan sebuah harapan besar untuk saya. Sayapun ingat saat kami menyanyikan lagu “Hidup ini adalah Kesempatan”, liriknya mengatakan :

Hidup ini adalah kesempatan, hidup ini untuk melayani Tuhan
Jangan sia-siakan apa yang Tuhan bri, hidup ini hanya sementara

Oh Tuhan pakailah hidupku, selagi aku masih kuat
Bila saatnya nanti ku tak berdaya lagi, hidup ini sudah jadi berkat

Mari semua guru-guru sekolah minggu kita terus melatih kreativitas dan meng-up grade kemampuan mengajar kita dalam setiap pelajaran sekolah minggu. Berusahalah yang terbaik untuk pelayananmu kepada anak-anak sekolah minggu. Melayani dengan sungguh-sungguh selagi masih sehat dan kuat agar bila saatnya tiba dimana kita sudah tidak berdaya lagi, hidup ini sudah jadi berkat dalam pelayananmu.

 

 

Tukangobatbersahaja : Healthy Life, Healthy Finances

Setelah memiliki logo tukangobatbersahaja, saya juga memiliki sebuah tagline terbaru yaitu “Healthy Life, Healthy Finances” yang dalam bahasa Indonesia berarti “Hidup Sehat,  Keuangan sehat”. Mengapa demikian? karena setelah begitu lama sama menulis tentang healthy life disini, ternyata Tuhan membukakan sebuah hikmat baru kepada saya untuk saya juga menjadi seorang perencana keuangan yang profesional yang berlisensi.

Didalam profesi saya sebagai perencana keuangan, saya juga memiliki sebuah misi untuk setiap pribadi atau keluarga mencapai kesejahteraan dengan kemapanan financial. Karena jika kita berbicara untuk mencapai  hidup yang sehat, betapa besar saat ini biaya kesehatan yang harus dibayarkan kepada setiap individu yang sakit, baik itu untuk biaya rumah sakit, obat-obatan, biaya pemulihan dan perawatan lanjutan untuk menjaga tetap sehat (pengalaman pribadi, bahkan sudah pake BPJS pun sebagian besar pengeluaran perawatan kesehatan dibayar dari uang pribadi).

Dikutip dari World Bank, Willis Towers Watson Projection tahun 2014, Dari pembiayaan untuk kesehatan, 47% dari total perkiraan pengeluaran biaya kesehatan dibayar dengan uang sendiri. Jadi ada Rp 193,548 Milar Tingkat kesenjangan pembiayaan kesehatan di Indonesia.

resiko penyakit kritis

Saya akan lebih banyak bersuara mengenai kesenjangan pembiayaan kesehatan di Indonesia. Lihatlah apakah kita siap jika sewaktu-waktu keluarga atau orang terdekat dari kita mengalami sakit kritis, siapkah kita dengan biaya pengobatan penyakit kritis? Saat ini 4 resiko terbesar di Indonesia yaitu stroke, gagal ginjal, kanker dan serangan jantung.

Dengan semakin naiknya biaya kesehatan setiap tahunnya, hal itu akan membuat kesenjangan pembiayaan kesehatan terlihat lebih besar lagi. Jangan sampai ya, uang hasil jerih payah kita bekerja dan menabung akan habis tak tersisa karena untuk pembiayaan dan pengobatan yang sakit.

Kehadiran saya sebagai perencanaan keuangan akan memberikan solusi yang tepat untuk membantu bapak/ ibu dalam pengelolaan keuangan sehingga terhindar dari resiko kesenjangan biaya kesehatan. Hubungi saya dalam kolom “contact me” atau langsung ke email ; rina_apt@yahoo.com

Healthy Life, Healthy Finances

Meet Pharmacist 1: Rina Susanti, Apoteker Pemilik Tukangobatbersahaja

Selama ini masyarakat umum hanya tahu kalo Apoteker adalah orang yang bekerja di Apotek untuk melayani resep obat. Padahal kami sebagai Apoteker memiliki kompetensi yang sangat beragam. Farmasis/ Apoteker dapat bekerja dengan kompetensinya di dibidang industri farmasi (dalam negeri atau luar negeri), industri obat herbal, ditribusi/ PBF, apotek, rumah sakit, klinik, kosmetik,  toko obat, dan masih banyak lagi. Untuk itulah, saya membuat sebuah gerakan “Meet Pharmacist” yaitu bertemu dengan 100 orang Tokoh Farmasi agar masyarakat umum dapat tahu apa yang menjadi kompetensi dan spesialisasi kami. Untuk tokoh farmasi yang pertama, saya akan jelaskan diri saya sendiri.

Rina Susanti adalah seorang Apoteker lulusan Universitas Pancasila, yang telah mengawali karir kefarmasiannya sejak tahun 2005 dengan kompetensi di bidang Distribusi / PBF (Pedang Besar Farmasi) untuk bahan baku obat, baik itu raw material untuk API (Active Pharmaceutical Ingredients), Extracts dan Exipients.

Jangkauan distribusi obat ini amat luas, penjelasan singkatnya begini, misalnya, untuk satu buah tablet Promag yang kita minum, memiliki liku yang sangat panjang yang diawali dari kami selaku Distribusi/ PBF menawarkan bahan baku ke Pabrik Farmasi misalnya untuk “Promaag” ke perusahaan Kalbe Farma, untuk menawarkan bahan baku “Simethicone” untuk tablet obat maag. Distribusi lain juga menawarkan produk lain seperti Hidrotalsit, Magnesium hidroksida, dan juga bahan tambahan (seperti binder, disintegrants, stabilizer, thickener, dissolution enhancers, ), dll, sehingga terciptalah sebuah formula obat Promaag.

Distribusi/ PBF adalah penghubung antara pabrik pembuat bahan baku dan pabrik pembuat obat, sehingga saya selalu mengetahui terlelih dahulu produk apa saja yang sedang trend, teknik terbaru dari sebuah produk, konsultasi dan reformula yang tepat untuk sebuah obat dengan penambahan bahan tambahan (Exipients).

Apa sih yang menjadi Kompetensimu di Distribusi/ PBF ini?
Setiap Distribusi memiliki beberapa principal (pabrikan bahan baku) untuk dipelajari, dikembangkan dan dipromosiakan namun yang hal paling spesifik yang saya pelajari adalah “silicone specialist” untuk industri Farmasi, food, personal care dan bahkan industrial grade. Hal itulah juga yang membuat saya memulai ketertarikan saya di dunia menulis karena saya bisa men-sharingkan apa yang saya ketahui sehingga di bulan April 2008 saya mulai menulis di tukangobatbersahaja.com. Sebuah Quote dari Thomas Jefferson, menggugah hati saya, lakukan apa yang belum pernah kau lakukan  :

If you want something you’ve never had
You must be willing to do something you’ve never done
-Thomas Jefferson-

Ditahun ini, tepat 10 tahun saya berkiprah menulis di tukangobatbersahaja.com dengan semua suka dukanya. Beberapa prestasi pernah saya torehkan ini, salah satunya adalah sebagai pememang “The + project by Philips” kategori Access to Healthcare untuk Early Detection for Breast Cancer. Tercatat sampai bulan Agustus 2018 ini, Viewers Tukangobatbersahaja sudah 6.2 juta. Semoga sebagai Apoteker yang aktif menulis dan berbagi saya juga tetap selalu bermanfaat untuk sesama yang membutuhkan akan informasi farmasi dan kesehatan.

Ayo Makan Makanan Bersifat Alkali

pexels-photo-96974

Banyak banget yang mengalamai masalah pencernaan. Kalo sudah seperti ini minum obat-obatan sepertinya hanya untuk mengurangi sakit yang bersifat sementara, ada baiknya kita hilangkan sumber penyakitnya yaitu dari apa yang kita makan, seperti ada istilah yang menyebutkan “You are What you eat”. Ayo mulai dari sekarang perbaiki apa yang kamu makan dan mulailah lebih banyaklah mengkonsumsi makanan yang alkali. Apa sih? saya jelasin ya.

Dalam pembagian pH makanan, dibagi menjadi 3 bagian yaitu Acid food, Netral dan Alkali food. Acid food bersifat bersifat asam, buka rasanya asam tetapi pH makanannya bersifat asam anatara pH 3-6. Makanan ini seperti aneka dari daging, produk susu, aneka makanan olahan (apapun macamnya, makanan ini sudah mengalami prose pengolahan, seperti sosis, nuget, chips, dll), gula-gula, permen, aneka kue, alkohol, minuman bersoda, roti-roti, aneka mie, ikan, makanan cepat saji, dll. Makanan ini memang sangat enak dimulut and so yummy namun cenderung sulit untuk dicerna.

Kalo pH 7 itu bersifat netral seperti minum air putih. Minuman ini memang wajib dikonsumsi setiap hari agar pencernaan sehat. Jangan luka 8-10 gelas setiap hari atau sekitar 2 Liter.

Selanjutnya Alkali food, makanan yang bersifat basa dengan kisaran pH 8-10. Makanannya seperti sayuran hijau seperti (Lettuce, kale, kembang kol, celery), Buah Bit yang berwarna merah, alpukat, apel, lemon atau jeruk nipis, kacang-kacangan, biji-bijian, aneka buah, herbal lainnya. Minum segelas jeruk nipis/ lemon dan air hangat dipagi hari sangat baik untuk kesehatan lambung dan pencernaan.

Alkali food memang sangat baik untuk pencernaan dan makan, makanan raw food (makanan yang tanpa proses pengolahan lanjutan seperti goreng, tumis, bakar, lainnya) jauh lebih sehat loh.

Ayo makanlah makanan yang mudah dicerna agar perncernaanmu makin sehat dan cintailah apa yang kamu makan… jangan hanya mencari sensasi rasa yang enak dilidah tapi juga baik untuk ususmu. Stay healthy and beautiful.