Menjemput Impian

Minggu lalu Sabtu 4 Agustus 2012 saya berkesempatan untuk menyaksikan a musical drama inspired by True Events “Menjemput Impian” di Graha Bakti Budaya – Taman Ismail Marzuki. Dengan durasi sekitar 2 jam-an, saya dibuat terpesona oleh penampilan para penari, lakon, properti set, make up, dan tata pangungnya.

Ceritanya tidak terlalu ribet, mengenai kisah seorang kakek Tionghoa (Awei) yang menceritakan pejuangan hidupnya kepada cucunya (Hao hao). Dari sebuah desa kecil di China berlayar ke tanah rantau Indonesia untuk menjemput impiannya untuk menjadi orang yang berhasil dan sukses. Dinamika dan gesekan kehidupan warga perantau dan dengan penduduk lokal, semua berbaur untuk menjadi satu. Diselingi dengan bumbu percintaan dua suku yang berbeda. Ada juga semangat kekeluargaan, gotong royong dan semangat kesatuan untuk menjadi bangsa Indonesia yang kaya akan nilai budaya.


Salah satu bagian scene yang saya ingat yaitu tarian perjodohan, saat Awei menolak para gadis-gadis Tionghoa yang cantik jelita dan lebih memilih Dahlia, padahal mereka lebih cantik dan sexy banget hehehe *kedip-kedip*

Terimakasih buat seluruh pendukung acara yang udah berlatih berbulan-bulan untuk pementasan ini. Special thanks to my friend yang datang dari dunia farmasi yang terlihat kaku dan konservatif bisa menjelma menjadi penari yang sexy dan menggoda. It’s amazing and i enjoy the show very much.

Jemputlah mimpi itu dan realisasikan 😀

3 thoughts on “Menjemput Impian

  1. Pingback: 1 Syawal 1433 H « FAITES COMME CHEZ VOUS

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s