Teruslah Menulis

Minggu ini saya lagi sibuk banget. Setelah exhibition CPHI South East Asia lalu masih ada serenteng acara yang menyusul untuk segera diselesaikan. Sampai-sampai saya sulit untuk mengupdate tulisan di blog ini. Mohon maaf ya buat pertanyaan yang masuk belum saya balas karena koneksi internet yang terganggu dan sekarang ditambah laptop masuk bengkel *cry mode on* Gambar diambil disini.

Ya sudah sekarang saya jadi “Pendekar GPRS” dengan mengetik postingan ini pake handphone. Inget zaman dulu diawal ngeblog hehehe. Seru juga sih. Oh iya, saya masih meeting intensif dengan Philips, semoga perjalanan mewujudikan mimpi ini bisa segera terealisasi. Teruslah menulis meskipun sibuk 😀
*melunjur ke arah pejaten buat meeting Philips*

Kartu Nama Untuk Tukangobatbersahaja

Kemarin saya mencoba mainan mengenai pekerjaan 10 tahun mendatang. Jadilah gambar diatas.  Katanya saya cocok jadi  seorang psikolog dengan alasan saya penyabar dan suka menolong, mampu menganalisa pikiran seseorang dengan cepat dan mendapatkan solusi. Padahal dia hanya mesin kok bisa ya? matching sih tapi saya bukan psikolog tapi pharmacist.

Saya jadi kepikiran harusnya saya punya kartu nama sendiri seperti gambar diatas. Kartu nama pribadi yang menunjukan jati diri dan bukan kartu nama kantor. Saya ingin dikenal bukan karena jabatan kantor, seperti pak Mario Teguh pernah bilang “Your Job is not your career”. Just find your passion. Passion is your strength and your strength is not all about you’re good at. It is about what you enjoy the most. This is it 😀

Perguruan Tinggi Farmasi di Jakarta

Semakin hari semakin banyak yang anak SMU, SMK/ sederajat yang ingin melanjutkan kuliah di bidang Farmasi. Saya berharap ini bukan trend sesaat tetapi benar-benar ingin mempelajari ilmu farmasi dan setelah lulus dapat berperan dalam masyarakat. Gambar diambil disini.

Setiap tahun ajaran baru dibuka, pasti ada yang bertanya, universitas yang ada jurusan farmasi di Jakarta dan sekitarnya itu dimana aja sih?  semoga daftar dibawah ini  dapat menjadi jawaban yang bermanfaat bagi yang sedang membutuhkan:

1. Universitas Indonesia (UI) – Fakultas Farmasi
Alamat : Kampus Universitas Indonesia, Depok, 16424
Info lengkap lihat diwebsite UI disini.

2. Universitas Pancasila (UP) – Fakultas Farmasi
Alamat: Serengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, 12640
Info lengkap lihat diwebsite UP disini.

3. Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN) – Jurusan Farmasi FMIPA
Alamat: Bhumi Serengseng Indah, Jagakarsa Jakarta Selatan.
Info lengkap lihat diwebsite ISTN disini.

4. Unniversitas Tujuh Belas Agustus 1945 (UNTAG) – Fakultas Farmasi
Alamat : Jl. Sunter Permai Raya, Sunter Agung Podomoro, Jakarta Utara
Info lengkap lihat diwebsite UNTAG disini.

5. Universitas Muhammadiyah Prof.Dr. Hamka (UHAMKA) – Jurusan Farmasi FMIPA
Alamat :Jl. Delima II/VI, Perumnas Kelender Jakarta Timur
Info lengkap lihat diwebsite UHAMKA disini.

6. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah (UIN) – Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK)
Alamat : Kampus II Jl. Kerta Mukti Pisangan Ciputat, Jakarta Selatan
Untuk info lengkap lihat diwebsite UIN disini.

Semoga bermanfaat dan diterima masuk di universitas yang sesuai pilihan hati  😀

Mengobati Maag Akibat Helicobater Pylori

Minggu ini saya banyak menerima konsultasi sakit maag, tidak ada salahnya saya sharing disini agar bisa menjadi pengetahuan bersama mengenai pengobatan sakit maag akibat bakteri Helicobacter Pylori. Gambar diambil disini

Saya telah merasakan sakit seperti masuk angin, sakitnya bertambah parah sampai perut saya (kuadran kanan atas) terasa sperti terbakar hebat.  Saya sudah ke Sp.PD KGEH, melakukan endoskopi dan biopsi mucosa gaster, hasilnya adalah terjadi esophagitis dan gastritis chronic mucosa antrum dengan temuan positif Helicobacter Pylori.

Segera setelah itu saya menjalani terapi eradikasi ( 2 minggu dengan lanzoprazole 2x sehari, chlarithromycin dan amoxicillin). So far sudah banyak perubahan, sensasi panas itu sudah banyak berkurang dan berubah menjadi rasa hangat atau nyeri yang masih muncul pada waktu sore hari ( jujur saya masih ketakutan dengan “rasa” ini dan takut kambuh).

Setelah kontrol terakhir pasca eradikasi dokter mengatakan akan butuh proses untuk sembuh total yang terpenting adalah menjaga keteraturan makan dan kemudian saya diresepkan untuk menghabiskan resep lanzoprazole hingga beberapa minggu mendatang.

Yang ingin saya tanyakan adalah:
1. Apakah eradikasi bisa efektif apabila kedua antibiotik tersebut saya konsumsi dengan cara digerus (karena sewaktu menjalani eradikasi tsb, saya juga sedang dalam proses penyembuhan dari operasi amandel, sehingga tidak bisa meminum obat bentuk kablet) ?

2. Apakah  proses penyembuhan gastritis kronis berjalan lambat? karena dari beberapa teman dan kerabat yang mengalami masalah serupa proses penyembuhannya beragam, ada yang tiga bulan sembuh namun ada juga yg sampai dua tahun ?
Mohon pencerahannya mbak, atas jawaban yang diberikan saya mengucapkan terimakasih.

Sakit maag itu sangat beragam pengobatannya, mulai dari pengobatan dengan antacid, proton pump inhibitor, H2 antagonis, prostaglandin E, Mucosa protecta, antibiotik bahkan diberikan obat penenang.

Khusus untuk mengobati H. Plylori umumnya dengan kombinasi :

The standard first-line therapy is a one week “triple therapy” consisting of proton pump inhibitors such as omeprazole, lansoprazole and the antibiotics clarithromycin and amoxicillin.

Lamanya pengobatan tersebut disesuaikan dengan tingkat sakit yang diderita oleh pasien. Beberapa memang sudah dapat sembuh dalam 2-4 minggu pengobatan normal namun juga ada yang sampai 6-8 minggu bahkan lebih. Hal itu bertujuan untuk memastikan bakteri Helicobacter pylori benar sudah hilang dan mencegah tidak kambuh lagi. Minumlah obat sesuai dengan yang ditentukan oleh dokter. Setelah obat habis sebaiknya konsultasikan lagi ke dokter apakah perlu dilanjutkan lagi pengobatannya atau sudah cukup.

Selain itu khusus untuk obat proton pump inhibitor ( Lansoprazole, Omeprazole, pantoprazole) bentuk bahan aktifnya seperti pellet atau granul kecil. Pastinya pernah lihat kapsul didalamnya ada bulet-bulet kecil. Adanya juga bentuknya tablet keras yang disebut enteric coated. Obat ini tidak boleh digerus atau dikunyah karena obat ini tahan terhadap asam lambung yang kuat dan baru akan pecah dan bekerja di usus.

Sebaiknya konsultasikan ke dokter untuk penanganan lebih lanjut dan setelah sembuh harus dijaga pola makannya dengan benar agar tidak kambuh lagi. Semoga cepat sembuh.

Kunjungi CPHI South East Asia 2012


Tanggal 10-12 Mei 2012 akan diselenggarakan CPHI South East Asia yang pertama kali di Jakarta International Expo, Indonesia. Untuk keterangan lengkap dapat dilihat disini. Saya berharap pameran bahan baku farmasi ini dapat terselenggara dengan baik dan lancar.

World’s Leading Pharma Tradeshow, Now in ASEAN
As the newest addition to the globally renowned CPhI exhibitions, it brings together key decision makers and high-quality suppliers from ASEAN countries and all around the world. It gives you direct access to the heart of the fast-growing ASEAN pharma markets.

Memang CPHI itu apa sih? pameran bahan baku farmasi berskala international untuk active pharmaceutical ingredients and exipients.  Farmasis/ Apoteker dapat datang kesana untuk dapat mengenal industri bahan baku dan trading company dari berbagai negera.

Apa istimewanya? Kalo biasanya CPHI selalu diselenggarakan di China, Jepang, Wordwide bergantian (Spain, Germany, Paris), kini CPHI ada di Indonesia jadi tidak perlu mengeluarkan banyak biaya untuk mengunjunginya. Selain itu kita dapat memperoleh banyak informasi mengenai trend dunia farmasi (latest development). Saya juga akan ada disana untuk wara-wiri hehehe.

Maju terus dunia farmasi Indonesia, semoga kita dapat memiliki bahan baku yang memliki kualiatas dan harga yang bersaing sehingga bahan baku famasi Indonesia menjadi pemasok utama kebutuhan bahan baku farmasi bagi negerinya sendiri.

 

Akibat Luka Hati Tidak Diobati

Minggu lalu saya mendapat sebuah pertanyaan yang isinya tentang seseorang yang luka dikaki sudah 3 bulan. Tidak pernah diobati  malah diberi bubuk kopi dan rebusan dedaunan. Tahu apa yang terjadi? lukanya semakin busuk, bau, infeksi, bernanah, semakin melebar dan dalam lukanya serta mengerikan bentuknya.

Belum cukup sampai disitu, luka itu membuatnya  depresi, merasa jadi orang paling menderita, membuatnya berpikir kakinya harus diamputasi, bahkan katanya dia sakit diabetes padahal gula darahnya normal. Gambar diambil disini

Bagaimana cara menghadapai pasien seperti ini? sudah sakit tidak mau berobat ke dokter malah diobati sendiri dengan cara yang tidak benar, berpikir yang bukan-bukan. Aneh tapi nyata. Singkatnya, setelah saya tegur (marahin) akhirnya  mau ke dokter dan sekarang lukanya sudah berangsur sembuh dengan berobat secara rutin ke dokter dan minum obat yang tepat.

Peritiwa ini adalah potret realitas hidup dan dapat terjadi pada siapa saja, bukan hanya pada luka tubuh tetapi juga luka batin atau luka hati. Setiap orang pasti pernah merasakan luka hati apapun penyebabnya. Apakah mereka dapat bangkit dan sembuh lagi? tentu bisa tapi banyak juga yang malah larut dengan lukanya.

Merasa jadi orang paling menderita akibat luka hatinya, stress berat,  tidak mau diobati lukanya malah menggunakan cara-cara pelampiasan yang salah yang justru akan lebih membahayakan hidupnya, malah ada yang berpikir jalan pintas.

Ingatlah, kamu tidak pernah sendiri dalam hidup ini. Pasti akan ada jalan keluar yang terbaik. Sekarang keputusan ada ditanganmu sendiri, mau sembuh atau tetap merasakan nikmatnya sakit? Kalo saya sih pilih sembuh dan menikmati indahnya hidup 😀