Memperbesar Alat Vital Pria

Banyak pria yang terobsesi ingin memiliki ukuran penis yang besar dengan harapan bisa memuaskan dan membanggakan. Kalo lihat di iklan banyak sekali yang menawarkan beragam cara untuk memperbesar ukurannya. Ada teknik dengan pemijatan dipenis, dioles/suntik minyak bulus,  minum obat ramual herbal, dibungkus daun, pijet dan dioles ramuan madura, minyak ambon.

Ada juga yang pergi ke Mak Erot, makan lemang biar panjang, dikasih pemberat dipenis (biar panjang), pake gel untuk memperbesar, bahkan pake cara suntik yang ga tahu isinya apa pokoknya selesai disuntik penis langsung gede. Gambar diambil disini.

Kalo lihat bahkan ada yang mematok dengan harga tinggi dan berani memberi garansi dijamin panjang dan besar.  Apakah ada pria yang percaya? jawabannya ada, yang mengherankan bukan hanya beberapa orang tetapi banyak. Apakah mereka berhasil mendapatkan ukuran penis yang besar? ya tetapi hanya dalam hitungan bulan selanjutnya adalah mimpi buruk seumur hidup.

Ini adalah keprihatian saya dimana setiap minggunya semakin banyak pria yang berkeluh kesah kepada saya bahwa penisnya sudah tidak bisa berfungsi dengan baik. Banyak pria yang tergoda untuk melakukan berbagai jalan pintas demi mendapatkan ukuran penis yang besar.

Memang besar  tetapi karena dibungkus sehingga infeksi dan bengkak. Memang besar tetapi merusak corpora cavernosa, tunica albuginea dan akibatnya sulit ereksi lama.  Memang besar tetapi penisnya kemerahan, gatal, panas dan iritasi. Memang besar tetapi karena disuntik minyak jadi tidak bisa ereksi lagi (keberatan penis). Memang besar tetapi karena disuntik silicone/minyak bulus  yang akibatnya harus diamputasi.

Untuk itu saya mengajak kepada semua pria untuk jangan pernah tergoda atau terbujuk oleh iklan ataupun ajakan teman untuk memperbesar ukuran penis. Tidak ada satupun teknik/cara yang dapat memperbesar ukuran penis yang aman dan memberi hasil permanen. Ini adalah fakta dan jangan tertipu oleh iklan sesat dan kepuasan sesaat.

Semoga informasi ini berguna  dan mohon disebarkan agar jangan ada lagi pria yang terlambat menyadari bahwa  penis sudah tidak bisa tertolong. Tidak ada cara lain untuk menyembuhkannya selain pergi ke dokter spesialis bedah kosmetik atau bedah rekonstruksi untuk pemulihan penismu.

“Save Your Penis, Jangan Rusak Penismu”.

Mengatasi Anak Yang Kelebihan Berat Badan

Anak saya 9 tahun dengan BB 40kg  dan tinggi 130cm termasuk anak yang obesitas. Apakah ada cara agar berat badannya normal namun tidak diet ketat karena masih usia pertumbuhan. Mohon jawaban. Terimakasih

Untuk anak dimasa pertumbuhan  memang tidak bisa dilakukan diet ketat karena masih dalam usia pertumbuhan tetapi kalo didiamkan maka akan semakin naik berat badan. Kelebihan berat badan akan berpengaruh terhadap tumbuh kembang  dan  rasa percaya diri si anak.Gambar diambil disini.

Saran saya sebaiknya orang tua  mengajak anak untuk berobat ke dokter ahli gizi, dokter spesilalis Gizi klinik. Dokter spesialis gizi dapat membantu membuat program penurunan berat badan dan olah raga yang tepat sehingga anak biasa tetap tumbuh maksimal.

Selain itu sara saya agar anak juga memiliki aktivitas fisik yang dapat membakar kalori lebih baik seperti ikut futsal, sepakbola, berenang, aktivitas sport lainnya. Dia tidak merasa terbebani untuk menurunkan berat badan dan sekaligus membuatnya senang.

Orang tua juga harus ikut berperan untuk menjaga asupan makanan selama dirumah. Jangan pernah melarang anak untuk makan tetapi beri pengertian, semua makanan boleh dimakan tetapi porsinya tidak banyak. Makanlah dalam porsi kecil tetapi lebih sering (sehari 4-5 x sehari) dari pada makan hanya 2 x sehari.

Katakan pada anaknya, “Mama ingin kamu sehat dan energik!”, bukan mama ingin kamu  kurus dan ga boleh makan ini itu. Bila perlu ajari mengenai metabolisme tubuh, pencernaan, kerja jantung yang susah kalo kamu kelebihan berat badan. Tentunya dengan bahasa yag mudah dimengerti anak.

Semoga menjadi anak yang sehat 😀

Labia Minora Besar sebelah, Masalah?

Mbak aq mw nanya tentang vagina. Kalo labia minora ku besar sbelah n brwarna agak hitam itu normal? Apakah akan meganggu saat mlakukan hub seks? Saya khwatir dgn masa depan saya kalo sdah menikah nanti. Tks

Vagina setiap wanita memiliki bentuk, ukuran, tektur, pubic, warna yang berbeda-beda, tidak terkecuali dengan Labia mayor atau minora.  Jika ukurannya tidak sama antara kiri dan kanan tentu saja hal itu tidak akan berpengaruh terhadap kualitas hubungan seksual. Meskipun bentuknya agak asimetris kamu tetap bisa merasakan kepuasan seksual. Tidak ada maslaah dalam hubungan seks dan tidak perlu minder. Gambar diambil disini.

Organ reproduksi wanita ada dibagian dalam dan tidak terlihat seperti tuba falopi, servik, sel telur, dll. Sepanjang organ tersebut sehat, tentu saja kamu dapat memiliki kualitas hubungan seks yang baik dan tentu bisa punya anak.

Memang umumnya daerah lipatan (siku tangan, lutut, selangkangan, ketiak) dan  daerah sensitif (penis, vagina, scrotum, nipple) akan cenderung berwarna lebih gelap dibandingkan daerah lainnya. Menurut saya jika warnanya lebih gelap tidak apa-apa dan baik-baik saja, tidak ada yang aneh.

Beberapa orang  juga yang bertanya mengenai memutihkan  daerah selangkangan, bagaimana caranya dan apakah aman? Saran saya sebaiknya tidak perlu pake pemutih hanya untuk memutihkan daerah tersebut apalagi sampai dibleaching. Yang penting  digosok atau bersihkan secara wajar saja untuk mencegah kemerahan dan iritasi kulit. Terimakasih

Happy 4th Anniversary Tukangobatbersahaja.com

Memiliki sebuah blog berusia 4 tahun merupakan pengalaman yang berharga.  Dari blog ini saya menemukan dunia baru yang begitu luas, menemukan passion,  berlatih menulis, cara baru untuk berinteraksi, tempat untuk berbagi, curhat bahkan dari blog ini saya lebih dikenal. Gambar diambil disini.

Saya masih punya banyak mimpian yang bertanggal  untuk diwujudkan. Mari melangkah maju dan jangan gentar untuk sebuah perubahan kearah kebaikan. Semoga blog ini terus bermanfaat buat semua. Biar tambah fresh saya ganti theme yang baru, lebih chic and simple. Happy 4th Anniversary *tiup lilin, potong kue*

 

Ask Pharmacist: Fungsi Seorang Farmasis/ Apoteker

Mbak Rina, pertama saya ucapkan selamat & sukses atas blognya yang ramai dibaca orang. Kedua, maafkan jika saya agak lancang berkomentar. Membaca profilnya, mbak Rina ini seorang lulusan pendidikan tinggi farmasi dan bukan lulusan pendidikan tinggi kedokteran.

Menurut saya, seharusnya mbak Rina tidak memberikan opini atas terapi pengobatan yang harus dilakukan seseorang atas suatu penyakit, karena itu jelas bukan wewenang mbak Rina. Akan jauh lebih baik jika mbak Rina membantu masyarakat mengenali berbagai macam jenis obat yang mereka terima dari dokternya, berikut dengan kandungan obat-obatannya, dan mungkin efek samping jangka pendek dan jangka panjangnya.

Bukannya saya tidak menghargai upaya mbak Rina atau meremehkan Anda. Saya yakin mbak Rina mampu berpikir sedikit lebih jauh – dampak buruk, belum tentu muncul dalam waktu cepat. Sekali lagi, maaf karena komentar saya lancang. Terima kasih & sukses selalu.

Dengan kerendahan hati saya menerima setiap  kritikan dan mohon maaf kalo ada yang merasa dirugikan. Memang tidak mudah mengelola blog selama 4 tahun ini dan tentunya tidak lepas dari banyaknya masukan, saran, komentar, pujian, cacian dan kritikan yang diarahkan kepada saya.

Izinkan saya untuk meluruskan beberapa hal terkait dengan saya sebagai  seorang Apoteker/ Farmasis. Mungkin tidak banyak yang tahu apa sih profesi Apoteker, sebenarnya pekerjaan kami bukan hanya seperti mbak manis yang ada di Apotek untuk memberikan obat kepada pasien disertai informasi aturan pakai dan cara minum obatnya. Ilmu dan kompentensi kami lebih dari itu.

Memang  masih ada kesimpangsiuran dimana posisi Farmasis/ Apoteker, saya pribadipun baru tahu ketika kuliah di bidang Farmasi.  Semua orang awam hanya tahu farmasi itu tentang obat, dosis, efek samping, aturan pakai, meracik obat. Dalam literatur  asal mula farmasi akhirnya disimpulkan bahwa kompetensi farmasi adalah patient oriented untuk pelayanan Pharmaceutical Care. Apa sih Pharmaceutical care?

Pharmaceutical care adalah paradigma baru pelayanan kefarmasian yang merupakan bagian dari pelayanan kesehatan (health care) dan bertujuan untuk meningkatkan penggunaan obat yang rasional, aman, dan efisien demi mencapai peningkatan kualitas hidup manusia.

Tujuan dari pelayanan Pharmacutical Care adalah menyembuhkan penyakit, mengurangi gejala penyakit, menahan penyebaran/memperlambat proses penyakit, mencegah penyakit/penyebab penyakit, Dispensing pharmacy. Peranan profesi farmasi dalam melaksanakan Pharmaceutical Care yaitu mengidentifikasi, mencegah, memecahkan Drug Related Problem (DRP). Jadi sangat dimungkinkan jika Seorang Farmasis/ Apoteker memberikan opini atas suatu terapi pengobatan.

DRP adalah masalah-masalah  yang timbul karena penggunaan suatu obat. Jika terlalu sulit dimengerti, contoh mudahnya seperti ini:  Si Amir sakit A diberi obat B padahal saya tahu obat tersebut tidak rasional dan tidak aman, haruskah saya diam? tidak, sebagai farmasis saya  berkewajiban untuk memberitahukannya dan bila perlu menggantinya*beneran terjadi, untung belum terlambat*

Selain itu, misalnya sakit nyeri punggung dan dikasih obat sama dokter NSAID kok didalamnya ada Ranitidine padahal itu kan buat obat maag. Kenapa? Farmsis sangat tahu jawabannya. Satu lagi deh, misalnya seorang Bapak menderita sakit jantung dan mendapat obat Captopril.  Saya juga dapat menginformasikan bahwa sebaiknya disertakan obat antitussive untuk meredakan batuk kering yang dapat saja muncul karena penggunaan Captopril. Gambar diambil disini.

Akhirnya saya ingin menghimbau, berikanlah ruang untuk Farmasis/ Apoteker maju dan mengabdi lebih untuk melayani masyarakat dengan kompetensi yang kami miliki. Kehadiran Farmasis/ Apoteker bukan untuk menggeser profesi lain tetapi bekerjasama sebagai rekan yang sejawat untuk meningkatkan kualitas hidup pasien. Just ask your Pharmacist!.

Cara Membersihkan Trackball Blackberry

Belakangan ini sering sekali Blackberry saya uring-uringan. Kadang tidak bisa BBM-an, kepanasan, hang tanpa sebab dan yang paling sering trackball tidak bisa digerakan. Kalo udah macet paling menyebalkan, memang sih mungkin karena Bold 9000 sudah menemani saya lebih dari 3 tahun jadi performanya berkurang.

Saya udah tanya sana-sini dan menurut mbah Google sebaiknya dilap pake minyak kayu putih, udah dicoba tapi tidak berhasil. Selain itu katanya pake sedotan ditiup di-trackball-nya, sejauh ini berhasil. Saya sampai sedia stok sedotan air meneral didompet, tas, lemari dan dirumah. Buat jaga-jaga kalo trackballnya macet. Gambar diambil disini

Sampai pada suatu hari ternyata sedotan sudah tidak mampu lagi membantu membersihkan trackball, alhasil hampir seminggu ga pake BB 😥 😥 :cry:. Saya menyerah dan ingin ke service center saja namun seorang teman bilang cara mudah untuk membersihkan trackball digosokan pake kertas diatas permukaan yang rata dan tinggal diputar-putar saja. Wow, ternyata berhasil dan sampai hari ini masih jadi cara paling saya rekomendasikan.

Saran saya sih kalo pake BB jangan sampai tangannya basah, berminyak atau keseringan menggunakan trackball untuk semua kegiatan. Cobalah untuk meminimalisasikan penggunaan trackball dengan sering menggunakan tombol enter. Semoga bermanfaat dan selamat berlibur ya, foto dulu pake BB 😀

Perlunya Papsmear Rutin Setelah Menikah

Ancaman kematian terbesar untuk penyakit kanker di Indonesia  bukan hanya di payudara tetapi dari serviks. Informasi ini membuat saya berpikir mungkinkah hal ini terjadi karena kesadaran setiap wanita untuk memeriksakan organ reproduksinya amat kurang. Banyak faktor yang menyebabkan wanita eggan untuk memeriksakan rahimnya seperti biaya yang mahal, ketidaktahuan pemeriksaan, tidak merasa sakit, malu ke dokter laki-laki,  bahkan menganggap diri sehat.

Untuk itu saya menyarankan kepada setiap wanita yang sudah aktif secara seksual untuk rutin melakukan pemeriksaan organ reproduksinya. Pemeriksaan dengan papsmear setahun sekali cukup untuk menjaga dan berwaspada. Biaya pemeriksaan papsmear memang bervariasi tetapi tetap terjangkau kok. Periksakan terlabih dahulu dengan dokter spesialis kandungan, Sp.OG – Spesialis Obstetri & Ginekologi.

Jangan merasa bahawa menstruasi saya normal,  tidak  pernah keputihan, tidak ada nyeri saat menstruasi, suami saya baik. Pokoknya saya sehat, everything is fine and  no problem, I don’t need to go to doctor for pap smear!.  Memang lebih banyak yang berkata seperti itu tetapi apakah selalu benar? tidak selamanya.

Jika kanker terlalu  yang mengerikan, coba pikirkan jika kita tidak pernah memeriksakan rahim/serviks, siapa yang bisa memastikan bahwa tidak ada kista atau Myoma dirahimmu. Kita perlu tool yang dapat membantu untuk mendeteksi lebih dini jika ada sesuatu yang abnormal. Jangan sampai kita terlambat mengetahui  sudah ada Myoma atau Kista dengan diameter besar bersarang dirahim. Rahim adalah aset yang besar untuk setiap wanita dan jangan sampai kita  kehilangan rahim untuk selamanya. Gambar diambil disini.

Mencegah selalu lebih baik dari pada mengobati, biayanya pun realtif terjangkau untuk tindakan pencegahan. Kita bisa melakukan papsmear setahun sekali atau vaksinasi untuk yang belum menikah.  Jaga dan lindungi tubuhmu dari virus yang mematikan, kenali sejak dini agar tingkat keberhasilan pengobatan tercapai. Semoga cepat sembuh 😀