Tahi Lalat: Jangan Gunakan Sabun Colek dan Kapur Sirih

Saya memakai obat penghilang tahi lalat secara tradisional yaitu pakai kpur sirih dngan sbun colek. Itu emang mnghilangkan namun stelah hilang ternyata ada bekas nya mba, bahkan ada sdkit mnjadi wrna khitam2an lagi. Itu bagaimna mba tolong bantu, saya ga percaya diri karena bekaasnya masih ada malah lbih lebar dari tai lalat sblumnya. skali tlong ya mba. tks

Tidak semua tahi lalat akan membuat kita tambah cantik/ ganteng. Sering kali kita justru ingin menghilangkannya dengan berbagai cara. Banyak yang menawarkan cara instan, murah dan mudah tetapi apakah itu aman dan berhasil? tidak. Gambar diambil disini.

Saya berharap kita jangan mudah terlena omongan seseorang bahwa menggunkan metode atau cara ini bisa mengobati/ menghilangkan tahi lalat.  Tidak semua oran akan memberitahu bahayanya. Umumnya hanya menceritakan yang bagus-bagusnya saja. Berhasil buat beberapa orang belum tentu berhasil untuk semua orang.

Memakai sabun colek dan kapur itu sangat beresiko. Kulit bisa iritasi dan bukan jaminan akan berhasil. Jika sekarang malah tidak percaya diri karena bekas luka yang melebar, inilah resiko dari penggunaan yang tidak tepat.

Kalo sudah seperti ini saran saya segera berobat ke dokter spesialis kulit (dermatologis) untuk mendapat rekomendasi penyembuhannya. Kamu bisa ke klinik Natasha atau Erha Klinik untuk mendapatkan penyembuhan, tetapi sekali lagi, harus konsultasi ke dokter mengenai terapi yang tepat apa? biaya? prosedurnya?

Mohon jangan lakukan lagi dan sebarkan informasi ini ke orang-orang disekitar kita bahwa sebaiknya tidak menggunakan sabun colek dan kapur sirih untuk menghilangkan tahi lalat. Jangan diobati sendiri dengan cara instant, konsultasikan dengan dokter karena cantik itu tidak ada yang datangnya instant 😀