Cinta Tanpa Selangkangan

Ketika sepasang insan sedang berada dalam nuansa cinta, dunia berwarna merah jambu. Begitu terlenanya sehingaa tanpa disadari kita lupa akan batasan cinta dan nafsu. Banyak pasangan yang berpendapat “Kita ga having seks (penetrasi penis ke vagina)!  cuma  petting aja, kadang main pinggiran. Kalopun having seks cuma 1/4 saja dan dibuang diluar kok”. Gambar disini

Saya bukan pakar seksologi tetapi saya tahu ketika sebuah hubungan sudah terlalu jauh dengan adegan selangkangan maka hubungan itu tidak sehat. Para pria akan lebih banyak mendominasi dan wanita akan terlalu rapuh untuk ditinggalkan apalagi jika ada ancaman dan kekerasan.

So, ditengah dunia merah jambu yang dinikmati bersama pasangan, tetaplah berpikiran waras dan jangan sampai dua-duanya lemah. Salah satu harus lebih kuat dan berpikir jernih. Saya yakin diawal hubungan semua wanita pasti akan menolak untuk berhubungan seks, so keep on going girls, always say NO. Katakan tidak untuk seterusnya dan jangan sampai benteng pertahanan diri jatuh.

Seks itu seperti candu,  pasti ada keinginan untuk melakukannya lagi dan lagi.  Ketika  kita pernah jatuh sekali, berhenti dan jangan berbuat lagi.  Jika pasangan kita memaksa untuk melakukannya lagi, katakan tidak.  Jika dia memaksa lagi dan disertai ancaman, katakan tidak dan kita putus.

Tinggalkan dia karena dia bukan pasangan yang tepat untukmu, dia bukan orang yang baik. Cinta tidak pernah memaksa,  cinta bukan untuk menyakiti. Cinta itu dihati bukan diselangkangan.