Operasi Pengangkatan Tumor FAM

Saya mendapat sharing dari Mbak Hani yang baru saja selesai menjalani operasi pengangkatan FAM (sejenis benjolan/ jaringan abnormal). Tidak disangka semua dimulai saat dia membaca kisah saya dsini. Kita tidak akan pernah tahu bahwa sebuah tulisan dapat membantu orang lain yang membutuhkan. Kisah kami berdua hampir mirip, semoga bisa menjadi kepedulian bersama. Gambar diambil disini.

Enam bulan lalu  aku ngerasain benjolan di payudara kanan.  Aku begitu takut untuk periksa sampai akhirnya ketika mendapat panggilan kerja untuk test masuk di sebuah Bank.  Dokter yang memeriksa mengatakan kalo payudara kananku ada tumor jinak sebesar 6cm.  Aku benar-benar kaget  dan udah pasrah karena tahu pasti aku ga akan lulus masuk  padahal tinggal 1 tahap lagi aku diterima, mungkin memang ini belum rezekiku.

Setelah itu langsung aku beranikan diri untuk USG ke Yayasan Kanker Indonesia dan hasilnya ternyata ada 3 benjolan; 2 dikanan besarnya 4cm dan 2cm, dikiri besarnya 2cm. Sempet shock pas tahu hasilnya, setelah itu tanpa  pikir terlalu panjang, setelah konsultasi dengan dr. Munandar aku langsung operasi  di RS MH. Thamrin Salemba.

Memang yang namanya operasi itu menakutkan apalagi aku seumur hidup ga pernah dirawat di Rumah Sakit dan diinfus jadi sempat nangis-nangis  segala. Beruntung dokter dan suster disana baik-baik dan berusaha menenangkan hingga aku mampu menjalani operasi FAM. Aku dibius total karena operasinya mayor (besar).

Alhamdulillah operasi berjalan lancar dan aku hanya dirawat selama 2hari. Sekarang aku masih dalam proses recovery. Mohon doanya  Mbak dan semua pembaca blog ini semoga semuanya baik-baik saja dan benjolannya benar-benar sudah hilang dan saya bisa beraktifitas sepertt sedia kala..amiiin..

Buat yang merasa ada benjolan walaupun masih kecil segera periksa ya, lebih cepat lebih baik. Sekian cerita dari saya, kalo mau ada yang bertanya  mudah-mudahan saya bisa bantu menjawab. Thx a lot mba Rina sayang atas blognya *kisshug*. Hani 25 tahun.