Dampak Psikis Setelah Aborsi

Setiap hubungan seksual baik yang sudah atau belum menikah pastinya berpeluang terjadi kehamilan. Lantas dalam menghadapi kahamilan yang tidak diinginkan seringkali yang terlintas dikepala adalah ABORSI. Penyebab dan alasan tindakan aborsi bermacam-macam: malu kepada keluarga, khilaf/ nafsu, kebanyakan anak, hamil diluar nikah, pemerkosaan, penyakit, tidak mau punya anak,  sampai kegagalan program KB. Lantas apakah setelah aborsi masalah selesai? tentu tidak, ada berbagai dampak yang terjadi seperti berikut ini:

8 hari lalu aku aborsi, setelah bergumul sendiri selama 6 minggu akhirnya aku memutuskan hal tersebut. Tidak ada yang memaksaku, pacarku mau tanggungjawab, tapi aku sendiri yang ketakutan akan mempermalukan keluarga. Aku pilih diam dan akhirnya meledaklah pertahananku antara tega dan tidak.

Yah aku berhasil, janinku keluar. Tetapi alangkah terkejut diriku mendapati janinku telah berbentuk. Janin merah ada tangan, kaki mata, telinga yg kecil, ari-ari, lucu imut. Dia berumur 3bulan. Awalnya aku lega sungguh lega sekali, tapi 3 hari kemudian aku menanyakan pada pacarku dimana anakku, aku bercerita bahwa janinku bergerak dalam perut, aku gila aku yakin kemarin cuma mimpi aku masih hamil. Aku begitu menyesal, berdosa pada janin dan pacarku karena mengajaknya jatuh dalam dosa aborsi.

Dan kini setelah aborsi, aku mulai mengingat apa alasan aku aborsi. Ternyata apa? Aku ga nemuin satu pun alasan yang kuat dan masuk akal! Semua karena aku kalut dan risau, maka tidak terpikir olehku hal yang jernih.

Jika kamu cewek, ini akan lebih berat karena kita punya naluri seorang ibu. Saat ini mungkin belum ada naluri itu, tapi nanti apabila kamu sudah aborsi kamu pasti akan menyesal sekali.

Jika kamu cowok, beranilah, bertanggungjawablah dan tegaslah, jangan sampai disaat semua terjadi kamu menemukan cewek kamu seperti orang gila yang mencari anaknya dan menangis tiada henti. Doaku agar kalian tidak bernasib sama. NN

Aborsi bukan jalan keluar terbaik untuk menyelesaikan masalah kehamilan tidak diinginkan. Ada berbagai dampak fisik dan psikis yang akan terjadi setelah aborsi. Dampak fisik diketahui dari bentuk tubuh yang berbeda, hal itu disebabkan hormon esterogen, hormon chorionic gonadotropin (HCG), dll. Hormon inilah yang membentuk naluri seorang ibu hamil, dia akan lebih protektif terhadap anaknya,  mempersiapkan keluarnya ASI, penambahan berat badan untuk kecukupan gizi anak, lebih peka terhadap suara tangis bayi, dll. Nah, jika terjadi aborsi maka janinnya memang mati tetapi hormonnya masih berkerja, makanya si ibu masih bisa merasakan seolah-olah anaknya masih hidup dan bergerak. Perlu setiadaknya 1-2 bulan untuk membuat tubuh ini sadar sudah tidak ada janin dan dapat berfungsi seperti sebelum kehamilan. Gambar diambil disini.

Dampak Psikis tentu saja berpengaruh. Setelah aborsi tubuh merespon sebagai hal yang ganjil. Tubuh sudah mempersiapkan kedatangan masusia baru tetapi tiba-tiba terhenti. Rasa penyesalan dan kekecewaan mungkin hadir atau juga ketakutan tidak bisa punya anak lagi. Bahkan sang ibu  merasa amat bersalah pada dirinya sendiri.

Lantas apa yang harus dilakukan?
Pertama, menyesali perbuatan yang dilakukan dan berjanji tidak akan pernah mengulanginya lagi. Selanjutnya memaafkan diri sendiri atas apa yang terjadi. Ini bagian yang terberat, forgive yourself and move on. Mungkin proses ini akan berlagsung panjang.

Kedua, menguburkan janin tersebut  dan memberikan sebuah nama untuknya. Saya menyarankan untuk mengingat dan mendoakannya dalam setiap doa. Dia adalah anakmu juga, jangan sampai anak ini membenci orang tuanya.

Ketiga, segera memeriksakan diri ke dokter pasca aborsi. Hal itu berguna untuk membersihkan rahim dari sisa-sisa aborsi, mencegah terjadinya infeksi, memeriksakan organ reproduksi. Selain itu tenangkanlah diri dengan mendekatkan diri pada Tuhan, meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulanginya. Semoga mendapat hikmah dari semua ini. Jika beban ini terlalu berat, bisa berkonsultasi dengan seorang psikolog.

Begitu banyak janin yang telah digugurkan, jangan ditambah lagi. Sayangi mereka dan doakanlah mereka untuk berada dalam kedamaian.

8 thoughts on “Dampak Psikis Setelah Aborsi

  1. aborsi sungguh perbuatan yang sangat kejam, tidak manusiawi dan menentang kehendak tuhan. jangan dilakukan atau akan menyesal hingga akhir hidup.

    salam kenal dari kawan di surabaya untuk ibu ahli obat

    =======================================

    Jangan dilakukan lagi ya.
    Mari kita mendoakan bayi-bayi yang sudah digugurkan ini agar mendapat kedamaian dan ketenangan.

  2. jadi teringat iklan kondom di MTV beberapa tahun lalu, disitu cewek2 suka mendekat sama cowok2 yang pakai helm hehehe

    Sesuai aturan Pak Polisi, pakai helm sebelum naek motor 😀

    ==============================================

    Pake sarung hehehe
    Biar semriwing 😀

  3. nama x jg khilaf ndan.hehehehehehehe

    ==============================

    Khilaf itu sekali, kalo berkali-kali itu namanya nafsu.
    Penyesalan itu datangnya belakangan.

  4. sekarang jamanx udah berubah…….mesti orang tua udah ngasi tau tapi rasa ingin tau anak remaja lebih tinggi dari pada mempertimbangkan apa yang akan terjadi……

    buat para remaja jangan sia-siakan hidup kamu dengan kesenangan sesaat yang menghiurkan tapi ingat penyesalan akan datang d akhir…..berfikiralah secara rasional agar hidup kamu senang

    =========================================

    terimakasin pendapatnya. Think before act 😀

  5. Ak dah prnh lakuin dl dampakny dahsyat meluluhlantakan aku ygdulu,skrg,slamanya meski kn ak pnyai hdp yg baru tp sesal,pilu, nyeri,dosa,nista itu slalu menemaniku menyertaiku dlm helaan nafasku. Yg dl shrsnya kbagi dg anaku yg kubuang krn pikiran yg kalut sndri pdhl dia hny mampir sbntr dirahimku 9bln 10hr dan ingin kurawat selamanya.tp aku melakukannya aku tak tau apa yg hrs kujawab kelak diatas jika dia btny pdku ” ibu kenapa tak menginginkanku” atau akankah dia memaafkanku, bilur2 penyesalan ini kini slalu bsmku tiap detik, menit,dlm hari2ku slamanya tp ak kn pasrah dan mohon ampunan TUHAN ak tak menyesali khdpnku skrg banyak2 aku bsyukur akan tetapi jiwaku slalu bicara” andai waktu dapat kuputar kembali kan kurengkuh anaku dlm buaianku sekarang dan slamanya” buat teman2 hawa disana pikirkanlah lagi agar tiada penyesalan yg tak berujung salam kenal buat ibu obat yg baik

  6. sama… karena hari ini q juga baru aborsi janin usia 3 minggu aku aborsi karena aku masih tugas kerja dan cowok q gak mau tanggung jawab…
    rasanya sakit bgt hati ini… gak tega, buang dia dengan cara itu… nyesel dan belum bisa memaafkan diriku sendiri… hanya bisa berdoa supaya dia bahagia disana di pangkuan tuhan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s