Pengobatan Schizophrenia: Kombinasi CPZ HLD THP

Pada tulisan saya terdahulu mengenai Pengobatan Schizophrenia telah mendapat respon yang baik. Rasanya bahagia dapat  membantu  sesama lewat tulisan saya untuk pasien dengan kebutuhan khusus. Saya tahu masih banyak yang lebih kompeten dari saya mengenai pengobatan ini namun izinkan saya untuk berbagi dari yang saya berbagi dari yang saya ketahui.

Saya mempunyai putra 20 tahun, yang memiliki penyakit mirip dengan yang diatas, halusinasi, dan mudah tersinggung. Sudah pernah 4 kali dirawat di RSJ, dan diberi obat CPZ HLD dan THP, pernah juga diberi risperidon atau persidal.

Namun putra saya ini kalau sudah mulai tenang dan keluar dari RSJ (berobat jalan), perlahan-lahan tidak mau lagi minum obat-obatan tersebut, alasannya dia tidak mau seumur hidup bergantung pada obat.
Selain itu beberapa saat setelah setiap kali minum obat, kapalanya terasa pusing berat, mungkin karena obatnya sedang bekerja? ini pula yang menjadi salah satu alasan dia susah untuk minum obat. Akhirnya begitu dia berhenti minum, sebulan atau dua bulan berikutnya, maka penyakitnya kembuh lagi.

Yang mau saya tanyakan adalah:
Sudah seberapa parahkan penyakit yang diderita anak saya ini? Adakah peluang untuk dia tidak mengkonsumsi obat-obatan itu lagi? Mohon penjelasan, dan terimakasih sebelumnya.

Pasien penderita Schizophrenia memang perlu penanganan khusus, perlu terapi yang cukup lamaaaaaaa untuk dapat membuatnya kembali seperti sedikala (makanya dokter sering bilang pengobatan seumur hidup bukan seumur jagung hehehe). Tingkat ringan atau parahnya gangguan dapat dilihat dari jenis penggunaan, obat yang dikonsumsi, latar belakang, dll. Penyembuhan pasien Schizophrenia perlu mengkonsumsi obat-obat tertentu dan  perlu terapi pendamping serta support dari keluarga.

Saya jelaskan aja, obat-bat tersebut diatas. Kombinasi CPZ (Chlorpromazine), HLD (Haloperidol) THP (Trihexilpenidyl) juga Risperidone.

Continue reading “Pengobatan Schizophrenia: Kombinasi CPZ HLD THP”