Rakernas GPFI Hotel Borobudur

Tanggal 18 Februari 2010 saya mengahadiri Rakernas Gabungan Bidang Distribusi-Apotek -Toko Obat GPFI (Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia) di Ballroom Hotel Borobudur. Rakernas kali ini terbagi menjadi  beberapa sidang pleno perbidang. Terlalu panjang untuk diuraikan disini hehehe.

Salah satu materi yang sangat bergizi yang dibawakan adalah  “Harapan Regulator dan Industri Farmasi Terhadap Sarana Distribusi”.  Keynote speechnya: DirJen YanFar Alkes Ibu Sri Indawati , Ketua BPOM Ibu Kustantina, Ketua bidang Industri GFPI Bapak Ferry Soetikno.

Peranan obat generik kedepannya sangat diharapkan, jika masa patent obat sudah selesai maka Industri farmasi bisa membuat first generik, “…on day one, as the patent expired” kata pak Ferry Soetikno. Semoga saja industri kita bisa lebih maju.

Mengenai PPRI No.51 tahun 2009 mengenai pekerjaan kefarmasian (lihat disini),  tentang tenaga kefarmasian yang terutama menyakut kewajiban menempatkan tenanga Apoteker untuk menggantikan peran Asisten Apoteker. Sebenarnya inilah saatnya Apoteker melakukan peran dan tugas pelayanan kefarmasian/ Pharmaceutical Care baik di Apotek, rumah sakit, toko obat, sarana distribusi, dll.

Loh kok gambarnya ruang teratai restouran Hotel Borobudur? karena  sidang pleno Bidang Distrubusi Bahan Baku Obat dipindahkan kesana. Enak, sambil dengerin rapat makan dimsum dan teh hangat.  Sering-sering aja D 😀