Menatap Pagi Sambil Berlari

Meskipun hujan lebat telah menguyur Jakarta  sejak beberapa minggu lalu, kini setiap pagi matahari bisa bersinar dengan cerahnya. Sudah ga lagi alasan untuk bermalas-malasan dibalik selimut, sudah waktunya kembali ke rutinitas jalan pagi (bahasa kerennya jogging).

Ternyata tidak banyak anak muda seperti saya  yang terlihat berolahraga di pagi hari, biasanya didonimasi oleh bapak/ Ibu yang sudah tua hehehe. Kemana para muda? mungkin mereka bangunnya mepet/ kesiangan atau emang males.

Hari ini matahari bersinar cerah sekali (diambil pake Sonny Ericsson G700i), bahkan kamera handphone saya bisa menampilkan keindahan sinarnya dari balik pepohonan. Sinarnya sungguh menghangatkan…

Ada damai yang kurasakan
Bila sinarnya sentuh wajahku
Kepedihanku pun terhapuskan

*Fadly Padi – Mahadewi mode on, sembari berlari kecil keliling komplek*

14 thoughts on “Menatap Pagi Sambil Berlari

  1. Pagi yang indah, suasana yang indah, dimana ya ?
    Mudah-mudahan bukan lukisan, jadi kapan-kapan saya bisa kesana.

    ========================

    DItaman komplek 😀
    Beneran kok dan udah pernah lewat sana, mungkin ga ngeh hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s