Mengobati Luka Pada Diabetes Mellitus

Bagi penderita Diabetes Mellitus pastinya selalu berhati-hati agar  tidak terjadi luka pada bagian tubuhnya karena luka sekecil apapun jika tidak segera ditangani dengan cepat dan tepat akan berbahaya. Memang, rasanya sulit menjauhkan diri dari luka, bisa saja karena kulit iritasi digaruk, lecet karena pake sandal, jatuh terkilir, tersusuk benda tumpul/tajam (jarum, pemotong kuku), dll.

Untuk orang normal, keadaan seperti diatas cukup diobati dengan obat-obatan biasa dan dapat sembuh dan mengering dengan sendirinya, namun tidak pada penderita diabetes. Luka kecil saja jika tidak segera ditangani dengan cepat akan menjalar, bengkak, bernanh dan dapat membusuk.   Lantas bagaimana mengobatinya? sebaiknya penderita diabetes sadar bahwa luka tidak mudah sembuh dan mengering dengan cepat, kadar gula yang fluktuatif dan cenderung tinggi dapat membuat keadaan memburuk dengan cepat.

Saya sangat menyarankan, segerlah ke rumah sakit untuk mencegah luka menjadi lebih besar karena tertusuk jarum yang sangat kecil bisa fatal akibatnya jika hanya didiamkan. Saya menyadari jika luka sudah agak besar dan mengganggu jaringan disekitarnya, tidak ada pilihan lain…selain amputasi.

Susah juga ya postingan kali ini…..

Lanjutkan 😀 😀

Untuk mencegah terjadinya luka, saya mengharapkan agar penderita diabetes mengatur pola hidup yang sehat, makan bergizi, olah raga dan istirahat cukup. Jaga agar gula darah tetap relatif stabil. Selalu memakai alas kaki baik diluar maupun didalam rumah, gunakan sepatu yang nyaman, sandal jepit yang baik, oleskan lotion agar kulit tetap terjaga kelembabannya (pria dan wanita juga).

Untuk tangan, tidak perlu menggunakan asesoris tambahan yang membebani (seperti jam tangan yang terlalu sempit, cincin yang kekecilan), pakai lotion biar tetep moist, dll.

Jika sudah terjadi luka, jangan panik. Segeralah ke dokter dan pantau gula darah untuk mempercepat kesembuhan luka. Pakai cairan antiseptik agar tidak infeksi. Minum obat dari dokter sesuai aturan.  Cepet sembuh ya!!