Cerita Kutu Rambut

Teman saya pernah kutu-an sewaktu SMP hehehe. Ga tahu deh, nular dari mana… yang pasti katanya  sang kutu sering menggigit kalo lagi upacara bendera *garuk-garuk kepala* dan tidak akan menggigit kalo baru selesai keramas. Udah pake serit [sejenis sisir bergigi rapat untuk sisiran dan mencari kutu]. Setiap pulang sekolah, mamanya pasti akan bertugas mencari kutu hehehe. Mulai dari telur, kutu muda, kutu tua, kutu kupret… Saat yang paling seru kalo udah ketemu terus dipites (dibunuh pake kuku… mampus deh kutu kupret).

Meski sudah diserit dan pernah pake obat kutu namun tetap saja sang kuku belum mati. Kutunya mungkin mati tapi telur-telurnya masih hidup dan terus beranak pinak.  Sampai suatu hari yang edan dia menemukan formula rahasia… tidak kasih tahu mamanya, mungkin udah despreate kali ya… beli obat nyamuk semprot Baygon terus keramas dan ditunggu sampai beberapa jam. Alhasil pas keramas kutunya berguguran jatuh dan mati HORE HORE HORE HORE. Kini rambutnya bebas dari kutu namun sejak hari itu rambutnya yang harus dan lurus jadi berubah kaku dan kasar 😀 😀

Saya masih punya cerita sebenarnya dari teman kuliah…..

dreadlockTeman saya bercerita kalo dia puya seorang teman yang hobby manjangin rambut gimbalnya. Entah karena perawatan yang kurang atau duit tipis atau pengetahuan kurang. Btw, temen saya sering keramas lho… sampai suatu ketika dia mulai sering gatal-gatal. Mungkin pikirnya ketombe, lagi pula mungkin cowok anti/malu  deh sama adegan garuk menggaruk. Akhirnya dia minta temannya untuk mencukur saja rambut gimbalnya. Gambar diambil disini.

Setelah dipotong memang ada beberapa kutu yang terlihat… wajarlah.  Setelah dicukur tinggal beberapa centimeter terdapat seperti luka-luka dikepala, seperti cekungan-cekungan kecil dipermukaan kulit rambut… ternyata kutunya sudah hidup dan membuat koloni *teman saya langsung mau muntah lihatnya* AAAAAAARRRRRRRRHHHHHHHHHH…IIIIIIHHHHHHHHHHHH

Sepertinya bukan meraka berdua yang pernah kutuan, mungkin semua waktu masih kecil pernah kutuan… atau udah segede gajah baru kutuan hehehe. Biasanya kita pake obat kutu seperti Peditox buat menghilangkan kutu rambut. Sebagian ada yang berhasil namun ada yang tidak, padahal belum tentu semua obat kutu aman karena mengandung pestisida/ insektisida. Lihat kesini untuk pengobatan yang bener.
Ada yang pernah kutuan juga? gimana cara ampuh menghilangkannya.

UPDATE 15 desember 2011

Semua orang bisa saja kena kutu rambut. Memang penyakit kutu sangat tidak elit tetapi bisa menyerang siapa saja. Bukan hanya terjadi pada  masyarakat pedesaan, kurangnya kebersihan, taraf ekonomi bawah dan sanitasi yang buruk tetapi kutu rambut juga bisa menyerang orang kota, terpelajar, tingkat sosial yang mapan.

Orang kayapun juga bisa kena kutu, bukan karena mereka kurang bersih. Bisa saja tertular dari kegiatan anak-anaknya disekolah, ikut camp bersama, menginap dirumah teman, ditemani bibi dirumah. Kutu menyerang dengan cepat dan gatal banget tanpa mengenal gender dan tingkat sosial.

Kalo sudah begini harus diobati dengan tepat. Memang hanya ada Peditox obat kutu yang ada di Indonesia. Obatnya memang ampuh ( iya lah, secara isinya insektisida DDT, pasti kutu mati) namun Peditox tidak nyaman dipakai karena berbau dan bisa merusak rambut.

Belum lama ini saya dikasih tahu kalo Lotion Anti nyamuk juga bisa digunakan. Caranya beli satu sachet dalam gosokkan dikulit kepala dan diamkan selama beberapa jam ( 2-3 jam) kemudian bilas. Seminggu kemudian lakukan lagi, cukup satu sachet untuk memastikan telur-telurnya sudah mati. Semoga bebas dari kutu rambut.