Tips Mencegah Hipoglikemia

Hipoglikemia terjadi saat kadar gula dalam darah turun melewati batas normal (60 atau 70 mg/dL). Biasanya mereka yang terkena akan  merasa pusing, kurang konsentrasi dan rasanya lemas, pingsan dan kalo ga segera ditangani bisa berbahaya.  Biasanya saya menulis artikel untuk orang lain tapi kali ini postingannya untuk saya sendiri hehehe. Saya mengalaminya… apalagi minggu kemarin hipoglikemia mode on.

Hipoglikemia bukan anemia. Memang sih gejalanya hampir mirip tapi berbeda banget cara mengatasinya. Anemia terjadi karena kurang darah, biasanya terjadi pada cewek yang sedang hamil,  habis mentruasi. Anemina bisa diobati dengan pemberian supplemnt Ferrous (banyak namanya: Fe sulfat, Fe Fumarat, Fe gluconate, Fe carbonyl) *maaf ga sebut merek*.

Sementara Hipoglikemia terjadi karena kadar glukosa dalam darah turun drastis dari keadaan normal. Biasanya yang sering mengalaminya bagi penderita Diabetes sehingga kadar glukosa darah terjun bebas, akibatnya penderita diabetes bisa pusing, lemas, keringat dingin, dan pingsan. Suntikan dextran atau injeksi glukosa beberapa mili dapat membuat sadar kembali dari pingsan. Jika dalam keadaan sudah lemes banget buruan dikasih teh manis agar gula darah normal.

Lantas kenapa ya saya bisa kena hipoglikemia padahal saya tidak kena Diabetes?
Jawabanya sungguh mengejutkan… ternyata karena saya sering kecapekan. Memag sejak peristiwa waktu itu saya mudah sekali capek, dan body mass index saya turun menjadi 16.7 *sexy slim barbie 😀 *. Saya baru kalo apa yang saya alami ini namanya “glucosidase inhibitor”.

Memang apa sih “glucosidase inhibitor”?
Ini adalah penyebab kenapa seseorang meski sudah makan banyak tapi tidak gemuk-gemuk.  Pada kasus hipoglikemia saya, Fat + protein dengan karbohidrat yang saya makan akan mengalami kesulitan “slow digestion” akibatnya sekresi insulin akan berkurang dan kadar gula saya langsung turun. Tips mengatasinya dengan cara “smaller meals, avoiding excessive sugar, mixed meals rather than carbohydrates by themselves, reducing intake of stimulants such as caffeine, or by making lifestyle changes to reduce stress”.

9 thoughts on “Tips Mencegah Hipoglikemia

  1. Pingback: Tips Mencegah Hipoglikemia

  2. budhe saya di kampung pernah, gara-gara pengen cepet-cepet sembuh dari diabetes, rada ngawur dietnya. langsung pingsan trus ngorok kayak orang sekarat, nakutin

  3. saya jg skrg udah 2x mengalaminya,saya kira saya mau kesurupan soalnya gelisah bingung keringat dingin lemes pokonya ga karuan deh,tp ini bs sembuh total ga???? buat cegahnya gmn???,skrg saya mau ngurangi konsumsi kopi trus skrg lgi rajin minum madu

    =================================

    Dear Jun,

    Hipoglikemia memang dapat menimbulkan akibat ringan sampai berat. Hipoglikemia dapat dicegah bukan sembuh total. Jika pemicunya datang maka hipoglikemia dapat terjadi lagi. Cara mencegah hipoglikemia yang paling sederhana dengan menstabilkan glukosa dalam darah. Beberapa obat dapat menolong (konsulatasikan ke dokter) atau sedia makan makanan manis selama periodik tertentu. permen, gula atau madu dapat dikonsusmsi. Terimakasih.

    Cepet sembuh ya 😀

  4. dah 3 hari ini saya merasakan gejala seperti itu, dimulai sejak saya melakukan diet sayuran ( konsumsi tanpa nasi dan gula ), badan rasanya spt melayang, tidak konsentrasi, lemas, pusing tidak hilang-hilang, apakah kira-kira kena hipoglikemia juga ya??

    ==================================================

    Wah, itu diet yang sangat salah.
    Tidak boleh makan nasi itu salah, tubuh masih butuh karbohidrat dan sayuran hanya mengandung sedikit karbohidrat.

    Lakukan diet yang benar. caranya mudah kok, semua boleh dimakan tetapi hanya seperempat sampai setengah porsi biasanya.

    Makan pagi
    roti 2, susu, telur. bisa difganti sereal. air putih segelas.

    cemilan pagi jam 10
    Aneka biskuit 5 keping, air putih segelas

    makan siang
    Makan seperti biasa cuma porsinya jadi setangah
    buah apa aja. air putih 2 gelas

    cemilan sore
    Biakuit, kue kering 5 keping, air putih segelas

    makan malam
    seperti biasa tetapi cuma 1/4 sampai 1/2 porsi biasa dimakan.
    makan sebelum jam 8 malam. air putih segelas

    coba dech dilakukan dalam sebulan, pasti turun 3-5 kilo.
    Ini baru diet yang bener, dijamin ga pusing dan lemes.

    Good Luck

  5. Coba juga jalan kaki cepat, selama setengah jam setiap hari atau selang sehari.

    ========================================

    terimakasih

  6. Sy sering kambuh & sering sampai pingsan apa bila udh kambuh, gmn cara mengatasi y?
    Semua menyarankan agar sering mengkonsumsi teh manis Sedangkan sy mempunyai gangguan pada bagian ginjal
    Apakah itu merupakan penyakit keturunan?
    Apabila nnt klau sy hamil apakan akan berpengaruh kpn janin/anak saya?
    Tolong di jwb, terima kasih…….

    ===============================================

    Berpikirlah positif dan teruslah bergaya hidup sehat.
    Untuk hipoglikemia bisa disiasati dengan membawa permen gula didalam tas.

    Permen yang mengandung gula. Bukan gula pemanis buatan sepertu Aspartam atau Sucralose.
    Gula alami bisa meningkatkan kalori dan energi. Saya juga selalu baw permen hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s