Jangan Minum Teh Panas

minum tehMinum teh hangat sambil menikamati gorengan sembari nonton TV atau membaca buka merupakan kegiatan yang sangat menyenangkan. Namun menurut Tehran University of Medical Sciences yang dipublikasikan pada  Maret 2009 di British Medical Journal (BMJ) menyatakan hindari minum teh  panas  karena mengganggu kesehatan, bisa memicu terjadinya kanker Esofagus.

Faktor utama penyebab Kanker Esofagus karena kebiasaan merokok dan minuman beralkohol, namun minum teh dalam keadaan sangat panas  justru bisa memicu kanker tersebut. Memang apa hubungannya kanker esofagus dengan teh panas? mungkin saja terjadi  kerusakan jaringan (thermal injury) karena panas banget sehingga  menyebabkan kanker epitelial.

Penelitian ini melibatkan 300 pasien kanker esofagus dan 571 sukarelawan sehat. Kemudian dilakukan survey atas pertanyaan kebiasaan minum teh dan berapa lama teh didiamkan dulu sebelum diminum. Hasil penelitian ini menunjukkan :

  • Dibandingkan orang yang mengkonsumsi teh dalam keadaan hangat / suam kuku (65 derajat celcius atau  kurang), orang yang mengkonsumsi teh dalam kedaaan panas (65 – 69 derajat celcius) memiliki peningkatan risiko timbulnya kanker esofagus sebesar 2 kali lipat.
  • Sedangkan orang dengan kebiasaan mengkonsumsi teh dalam kedaaan sangat panas (70 derajat celcius atau lebih) memiliki peningkatan risiko timbulnya kanker esofagus sebesar 8 kali lipat.
  • Tidak ada hubungan antara banyaknya konsumsi teh dengan risiko timbulnya kanker esofagus.
  • Para peneliti menyimpulkan bahwa kebiasaan mengkonsumsi teh dalam keadaan panas sangat berhubungan dengan peningkatan timbulnya kanker esofagus. ( Sumber diambil dari sini )

Bagaimana dong? sayakan tiap hari ngeteh?

Minum teh memang bagus untuk kesehatan dan sangat dianjurkan. Untuk itu,  minum tehnya dalam keadaan suam-suam kuku atau teh hangat. kalo tehnya pake air panas yang baru mendidih sebaiknya ditunggu sebentar... ngobrol dulu atau nyapu-nyapu dulu gitu, baru deh setelah hangat teh siap diminum. Hindari resiko timbulnya penyakit yang lain.

Mari ngeteh Mari bicara…. ini teh ga pake susu *iklan Sariwangi lewat*

22 thoughts on “Jangan Minum Teh Panas

  1. yang jelas kalo tehnya baru saja diseduh dengan air mendidih dan langsung di minum ya bikin lidah melepuh dan mati rasa untuk beberapa saat.. 😆

    anyway infonya keren Rin, saya baru tau.. hahahaha
    thanks ya..

  2. @ all
    teh panas disini maksudnya bukan teh+ air mendidih (100 derajat celsius) tapi suhunya diatas 70 C.

    Dibeberapa budaya atau kebiasaan setempat, banyak yang suka minm teh dalam keadaan “panas”. Selain bisa mati rasa lidah ini jadinya… bisa merusak jaringan epitel.

    ngeteh yukkk *suam-suam kuku*

  3. @ sufimuda
    wah, pertanyaannya menarik….
    anyway, budaya ngeteh bersal dari inggris disaat sore hari dan pasti tehnya hangat. jadi kebiasaan tea break 😀

    Budaya minum teh dingin baru muncul belakangan. Mungkin karena ingin mencari nuansa yang berbeda… boleh-boleh saja minum teh dingin apalagi ditambah gula jawa dan sedikit lemon *fresh banget*

  4. saya penggemar teh, dan kadang uska menyeruputnya dalam keadaan masih panas. ternyata bahaya yah… kirain kalo ketumpahan aja yang bahaya

  5. Iya, bagus banget tuh infonya bagi yang suka nyeruput teh panas” kuku (dibawah 100 derjat Celcius). Hehe…
    Selain itu juga kalo minum teh gulanya jangan banyak2, ntar habis lagi.. Eh, salah dink.. Pemicu diabetes. Menurut riset, max konsumsi gula 2 sendok teh/hari. 🙂

  6. Hiyaa, ak sukanya yg panas2 biar keringatnya bisa keluar.. Apalagi kalo pas lg sakit.
    Wuah, nice inpo neh.. Abis ini minumnya anget2 aja..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s