Jeans dan Kebahagiaan

my jeansSaya sedang berbahagia, bukan karena mendapat Mandiri Fiesta atau Tahapan BCA tapi sejak hari ini saya boleh pake jeans kesayangan. Kelihatannya simple sekali tapi ini hal yang besar buat saya. Hampir seperti mustahil untuk terjadi… dan itu benar-benar terjadi, Thanks God and it feels like a dream come true ๐Ÿ˜€ *thanks Dorso Thoracal Lumbal*

Yeah, I’m almost back ๐Ÿ˜€ kalo lihat foto disamping, iniย  “Rina Banget”.ย  Rina yang sering banget pake kemeja putih/ kaos merah dan jeans kesayangan. Buat Papa Anya , mbak Chic, Mbak Hawe dan para sahabat blogger yang penasaran saya seperti apa, nih saya kasih tahu hehehe. Limited edition banget…

Biar postingan ini agak bermutu *jitak-jitak*, saya jadi teringat dulu bahagianya ketika saya lulus apoteker yang maha berat dan rasa syukur itu sama saat saya merasakan baru pertama kali bisa duduk dan bangun sendiri setelah sekian lama absen. Ternyata bukan pada hal besar untuk bersyukur, seperti kata pak Mario Teguh:

Bukan kebahagiaan yang membuat mu bersyukur.
Engkau berbahagia karena engkau bersyukur.

Syarat bagi pencapaian dari yang belum kita miliki, adalah mensyukuri yang telah kita miliki. Sehingga, jika Anda ingin mendapatkan yang belum Anda miliki, inginkanlah yang sudah Anda miliki.