Wax Vagina Biar Tambah Puas

Menurut teman saya yang hobby melakukan waxing, hal itu dilakukan agar tubuhnya kelihatan halus, lembut dan mulus. Oke lah alasan itu masih bisa saya diterima, namun untuk “wax vagina” apa alasannya? menurutnya biar tambah puas hehehe. Mungkin saja itu hanya sebuah tren mode yang dibungkus sedemikian apik oleh marketing *dihajar rame-rama sama mbak salon spa brazillian wax*.

yellowAwalnya wax vagina ini dilakukan untuk memberikan kepercayaan diri saat memakai bikini saat dipantai namun kini yang ngetren malah jadi membabat habis menjadi pelontos hehehe. Saya ga habis pikir kalo itu dijadikan alasan untuk meningkatkan kepuasan pasangan, memberikan sensasi, bla bla bla. Ini keliru besar dan prosesnya sangat menyakitkan… *membayangkan lilin hangat diletakkan dan aw aw  aw aw aw aw*

Menurut saya, organ reproduksi wanita ada jauh didalam, untuk itu organ reproduksi luar harus dilindungi sebagai benteng pertama terhadap serangan. Organ reproduksi luar wanita itu ada mons pubis (seperti gundukan kecil yang berisi lemak tipis), Labia Mayor dan minor, klitoris dan perrineum (batas antara vagina dan dubur).

Jangan berpikir kalo ini seperti pepatah, bersakit sakit dahulu dan bersenang-senang kemudian. Bagi mereka yang sering melakukan waxing, reaksi alergi dan iritasi paling sering terjadi. Belum lagi rasa panas, kemerah-merahan  dan agak perih yang ditimbulkan.  Jadi stop deh, menyakiti diri sendiri demi alasan “memberikan kepuasan” yang ada malah kepuanasan hehehe.

Cantik luar dalam tidak harus dengan menyakiti diri 😀