Waspada Terhadap Flu Babi

Menurut detiknews (29/04/2009 10:37 WIB), …sebab virus strain baru ini merupakan gabungan dari virus flu burung, manusia dan babi”, memang benar adanya. Nama flu babi bukan berarti sumber dari pandemik ini dari babi. Swine flu atau flu babi adalah mutasi terbaru dari influenza A type  H1N1.

Sebagai negara muslim kita menjadi sedikit paranoid dengan mereka yang makan babi padahal belum tentu mereka yang makan babi atau peternakan babi menjadi sumber flu tersebut. Kasihan juga mereka yang kena larangan terbang, larangan import babi, kerugian peternak babi yang tidak tahu menahu.

Saya belajar banyak dari kasus H5N1 terdahulu, bahwa yang terpenting dari pencegahan dan pengobatan flu tersebut dengan cara penceghan perluasan lokasi yang terkena pandemik, meningkatkan sistem imunitas tubuh jadi tubuh ga gampang sakit. Betul banget

Obat-obat seperti Tamiflu dapat membantu pencegahan mengobati influenza tersebut. Bahan aktifnya bernama  Oseltamivir phosphate . Cara kerja Tamiflu dengan menghambat neuraminidase (neuraminidase inhibitors – NAIs) dan memcegah replikasi virus dengan menyerang struktur permukaan virus influenza yaitu protein neuraminidase.

Umumnya gejala badan panas, rasa pegal-pegal, sakit kepala, pusing sedikit banyak tidak jauh berbeda dengan influenza biasa jadi jangan anggap remeh flu jika sudah tiga-empat hari tidak ada perubahan segeralah periksakan diri ke puskemas dan Rumah Sakit terdekat untuk mendapat pemeriksaan yang lebih spesifik.

update (29/04/2009) 17.00WIB
Sepertinya banyak yang request agar informasinya lebih banyak dan detail lagi, oke bos 🙂

Cara Penularannya

Sebagaimana yang kita ketahui bersama bahwa flu babi ini tidak hanya berasal dari babi tapi juga dapat menyebar sampai ke manusia. Perlu di ingat, seperti pada kasus influenza biasa virus ini bisa tertular dengan mereka yang kontak langsung dengan hewan dan tidak mencuci tangan dengan benar atau dari lingkungan sekitar yang sudah tercemar adanya virus tersebut.

Virus seperti halnya debu, bayangannya seperti jika kita bersin maka banyak sekali partikel-partikel yang akan berterbangan diudara. virus menempel seperti debu dan jika terkena makanan dan termakan maka jika yang memakannya tidak dapat keadaan sehat dan fit maka bisa terkena virus ini.

Jika saya baru makan daging babi atau ngelus-ngelus piggy kesayangan atau baru pulang dari mexico, dan sekarang badan kena gejala seperti diatas apa saya kena flu babi?
Jawabannya belum tentu. Virus H1N1 ini baru dapat diketahui setelah ada pemeriksaan laboratorium. Untuk itu segeralah berobat ke rumah sakit terdekat.

Apakah saya akan mati?
Tidak. Indonesia sangat baik dalam penanganan kasus flu burung dan tanggap kasus flu burung jadi tidak perlu kahwatir. saya kasih dat apendukung kalo “…oseltamivir or zanamivir for the treatment and/or prevention of infection with these swine influenza viruses”.

untuk itu biasakanlah untuk hidup sehat, istrirahat yang cukup, beban kerja tidak berlebihan bila perlu lakuakn relaksasi agar tidak stress dan makanan bergizi. semoga tetap sehat.