Selamat Jalan Tahun 2008

Disepanjang bulan Desember ini, saya mengisinya dengan istirahat total untuk kesembuhan dari cedera retak tulang belakang. Sebulan ini penuh dengan membaca buku, berpikir dan merenung mengenai hidup ini.

Jika saya flask back kehidupan saya setahun ini, sungguh sinetron berasa kalah rating dengan apa yang saya alami hehehe. Ada duka mendalam, kehilangan, kekecewaan, keraguan, kepedihan tapi tentunya juga ada bahagia, kedamaian, kehangatan, canda tawa.

Ini adalah tahun yang paling berkesan mendalam dan luarbiasa buat saya. Tahun 2008 akan berlalu beberapa jam lagi dari sekarang. Mari kita tutup tahun ini dengan semangat. Apapun yang terjadi adalah yang terbaik yang Tuhan berikan untuk kita, tugas kita adalah percaya hanya padaNya.

Note: akhirnya bisa nulis lagi tanpa bantuan translator. Met tahun baru 2009…

17 thoughts on “Selamat Jalan Tahun 2008

  1. salam kenal,sepertinya asyik bisa menyempatkan diri “Sebulan ini penuh dengan membaca buku, berpikir dan merenung mengenai hidup ini” pengalaman yang berharga sekali, jarang bisa terulang lagi persis sama.
    smuanya sudah, sedang dan akan menuju yang terbaik di penghujung tahun 2008 ini. klau kita sadari. salam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s