Selamat Jalan Tahun 2008

Disepanjang bulan Desember ini, saya mengisinya dengan istirahat total untuk kesembuhan dari cedera retak tulang belakang. Sebulan ini penuh dengan membaca buku, berpikir dan merenung mengenai hidup ini.

Jika saya flask back kehidupan saya setahun ini, sungguh sinetron berasa kalah rating dengan apa yang saya alami hehehe. Ada duka mendalam, kehilangan, kekecewaan, keraguan, kepedihan tapi tentunya juga ada bahagia, kedamaian, kehangatan, canda tawa.

Ini adalah tahun yang paling berkesan mendalam dan luarbiasa buat saya. Tahun 2008 akan berlalu beberapa jam lagi dari sekarang. Mari kita tutup tahun ini dengan semangat. Apapun yang terjadi adalah yang terbaik yang Tuhan berikan untuk kita, tugas kita adalah percaya hanya padaNya.

Note: akhirnya bisa nulis lagi tanpa bantuan translator. Met tahun baru 2009…

Kakek Yang Ingin Menikahi Gadis Muda

Selama proses penyembuhan yang lama dan menyiksa ini, salah satu dari sedikit kegiatan menghibur yang bisa saya lakukan di rumah adalah membaca. Mulai dari koran, majalah, novel, apapun saya baca.

Kemarin, saya membaca Cinemags edisi 114. Salah satu film yang diulas dalam edisi tersebut adalah The Curious Case of Benjamin Button. Buat yang senang baca buku klasik pasti tahu kalau film ini adalah adaptasi dari novel berjudul sama, karya Francis Scott Fitzgerald. Buku yang terbit tahun 1922 ini baru kesampaian digarap filmnya tahun ini. Sutradaranya, David Fincher, menggandeng Brad Pitt dan Cate Blanchett sebagai pemeran utama.

Secara singkat, film ini bercerita tentang Benjamin Button, seorang anak yang dilahirkan dengan kelainan fisik. Saat baru dilahirkan, bayi Benjamin memiliki fisik seperti orang tua. Ia keriput, tampak renta dan rabun, meski tubuhnya masih sebesar bayi normal. Kelainan ini membuat ia dibuang orangtuanya. Benjamin tumbuh menjadi kanak-kanak di sebuah panti jompo. Kelainan fisiknya menyebabkan Benjamin tampak seperti kakek-kakek meski ia masih sangat muda. Kondisinya semakin aneh saat diketahui bahwa pertumbuhan Benjamin terbalik dari umumnya manusia lain. Benjamin tidak bertambah tua, justru ia makin muda dan bugar seiring pertambahan umurnya. Kalau ada yang tau progeria, kayaknya ini kebalikannya ya..

Sebenarnya cerita ini sangat serius, tapi saat membaca majalah ini saya sempat terkekeh-kekeh saat membaca komik parodinya di halaman belakang.

Pembuatnya, Bang Somad dan Bang Julian, bercerita mengenai betapa kocaknya punya ritme hidup yang diputar terbalik.

Bayangkan, waktu SD Anda diusilin teman karena disangka sebagai kakek tua renta keriput, botak pula. Waktu SMP saat gejolak masa puber mendorong Anda untuk menyatakan cinta pada cewek cantik di sekolah, Anda diuber satpam karena dikira aki-aki mesum. Saat prom night, Anda tidak bisa joget-joget karena kena rematik. Anda malah dikira sedang mengantar cucu tersayang. Untungnya semakin tua, Anda justru semakin terlihat ganteng. *insert emoticon oom-oom ganjen disini* Karena Anda seganteng Brad Pitt, maka meski sudah uzur, tidak sulit untuk mendapatkan hati Cate Blanchett. Waktu pun berlanjut, meski istri Anda tambah tua, Anda justru makin seperti brondong kece. Saat istri Anda berumur 70 tahun, Anda malah terlihat seperti pemuda 20 tahunan. Lalu terjadilah percakapan di sebuah kamar tidur:

Kakek ganteng: Honey, aku punya kabar gembira!
Istri peot: Apakah itu, Honey?
Kakek ganteng: Karena aku tambah muda, aku mau kawin lagi dengan cucu tetangga. 😀
Istri peot: HA? MAU JADI PEDOFIL YA KAMU?! DASAR KURANG AJAR! TUA-TUA KELADI!

Walking Tall

Saya sudah bisa jalan sekarang, hehehe.. 😀

Meski baru seminggu keluar dari RS, saya sudah mengalami perkembangan yang lumayan. Saya masih berjalan tertatih-tatih, rasanya seperti anak kecil yang baru belajar berjalan, tapi sekarang pergerakan kaki saya sudah lebih lincah. Kalau untuk jalan cepat atau lari-lari sih kayaknya masih lama, karena cedera punggung seperti saya membutuhkan waktu penyembuhan yang cukup lama.

Oya, translator saya sudah nemu benwit yang reliabel, jadi sepertinya saya akan mulai sering ngeblog mulai sekarang. Hore.. 😀

Terima kasih untuk semua doa dan simpati dari teman-teman ya. Your comments really lift my spirit, karena saat sakit, selalu menyenangkan untuk tahu kalau ada banyak orang yang peduli dengan kita.

You’re the best!

*ditulis dengan bahasa nista oleh translator*

T12 L1: Tulang Punggung Saya Retak

Kamis, 27 November yang lalu saya mengalami kecelakaan. Sepeda motor yang saya kendarai bersama seorang teman, ditabrak oleh seorang pengendara motor yang sedang ngebut di jalan. Sampai postingan ini diturunkan, saya masih terbaring di rumah sakit di daerah Jakarta Barat. Tulang punggung dan pinggul saya retak. Praktis, hal ini membuat pergerakan saya terbatas, sehingga saya hanya dapat tidur terlentang sepanjang hari (jangankan duduk atau berjalan, menggerakkan tangan dan kaki saja sangat sulit). Doakan saya cepat pulih kembali ya! Saya kangen sekali ingin ngeblog lagi. Hiks hiks.. *ditulis oleh translator bahasa orang sakit, sampai saat ini tukangobatnya masih sulit ngetik*