Tuhan Itu Semena-mena

Percaya tidak kalo Tuhan itu bersikap semena-mena?. Kalo dalam kepikiran saya, semena-mena  seperti berkeinginan sesuka hati, semau gue, tidak ada yang menghalang-halangi *terimakasih Mas Alex memberitahu arti benar “semena-mena*. Saya ingat sekali pak Mario Taguh pernah menasehatkan ini kepada kami di MTSuperClub@yahoogroups.com

Ada orang yang pendidikannya rendah, tapi penghasilannya lebih besar
Ada orang yang tidak ganteng tapi mampu mendapatkan istri yang cantik
Ada orang yang tidak pandai, tapi mampu mempunyai rumah yang bagus
Ada orang yang tampangnya pas-pasan, tapi mampu jadi artis beken
dan masih banyak lagi.

Banyak pertanyaan pastinya “ Kok bisa ya dia sukses? pendidikannya saja cuma SMP!” atau “ kok bisa ya dapat istri cantik ? wajahnya kan tidak cakep !” atau “kok bisa ya dia jadi artis ? padahal tidak….”

Kadang kita merasa hidup ini tidak adil, karena adil menurut saya belum tentu adil menurut Tuhan. Bener kan?. Saya jadi teringat pak Mario Teguh pernah berkata:“ Untungnya Tuhan itu semena – mena “

Kita diajak untuk hanya memohon kepada Tuhan, dan minta kesemana-menaanNya itu untuk kebaikan kita, kesuksesan kita dan kecemerlangan hidup kita. Mari kita mohon kepada Tuhan :” Tuhan, tolonglah saya orang yang lemah dan tidak pandai ini untuk bisa mendapat hal besar yang engkau izinkan…”