Sumpah Apoteker

kemaren lagi liat-liat foto waktu pelantikan dan sumpah apoteker. jadi inget waktu itu kami melafalkannya kompak *jaman idealisme tinggi*.

sepertinya saya belum sepenuhnya melaksanakan apa yang pernah di lafalkan dulu :-l. bunyinya seperti ini:

saya akan membaktikan hidup saya guna kepentingan prikemanusiaan terutama dalam bidang kesehatan.

saya akan merahasiakan segala yang saya ketahui karena pekerjaan saya dan keilmuan saya sebagai apoteker.

sekalipun diancam, saya tidak akan mempergunakan pengetahuan kefarmasian saya untuk sesuatu yang bertentangan dengan hukum perikemanusiaan.
saya akan menjalankan tugas saya dengan sebaik-baiknya sesuai dengan martabat dan tradisi luhur jabatan kefarmasian.

dalam menunaikan kewajiban saya, saya akan berikhtiar dengan sungguh- sungguh supaya tidak terpengaruh oleh pertimbangan keagamaan, kebangsaan, kesukuan, politik kepartaian atau kedudukan sosial.

saya ikrarkan janji ini dengan sungguh-sungguh dan dengan penuh keinsyafan.

11 thoughts on “Sumpah Apoteker

  1. tukang obat yang ada di sebelah rumah itu kira-kira mengucapkan janji yang sama nggak ya? soalnya kok nampaknya dia nggak punya perikemanusiaan deh. harga obatnya selangit. nggak heran kalo dia cepat kaya. mobilnya ajah dua. terus rumahnya barusan nambah. kata orang, di kampung sebelah dia juga bikin toko obat…. *halah, malah nggosipppppp… kabur ah*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s