ABORSI, OBATNYA APA?

“Eh, kasih tau dong obat buat gugurin kandungan? gw udah telat datang bulan nih. Please!”. Kasih tau ga ya jawabannya? padahal saya ga tau ini dari siapa. Pokoknya dari temennya temen temen kakak saya yang punya temen saudaranya. Pusing deh. Akhirnya SMS itu ga pernah saya bales meski saya tau apa obatnya. Gila, saya ga mau ikutan.

Sedih juga kenapa hal itu harus terjadi, kalo itu terjadi ama gadis belia pasti kasihan harus menanggung itu semua. Saya sendiri pusing kalo memikirkannya ( mendingan nonton JUNO hehehehe).

Saya lupa pernah dapat data dari mana, namun kasus mengugurkan kandungan terbanyak bukan karena hubungan pra nikah atau free sex yang selalu digembar-gemborkan, tapi justru lebih banyak dari kalangan keluarga. Baik karena kandungan ibu yang lemah, riwayat penyakit atau karena himpitan ekonomi keluarga. Mungkin setiap keluarga pernah mengalami keguguran atau mengugurkan.

Saya jadi teringat sebuah cerita bahwa antara tega dan tidak tega seorang ibu melakukan tindakan aborsi. Bayangkan anaknya lima dan suaminya hanya seorang buruh kasar. Mau dikasih makan apa anak saya nanti? sekarang saja sudah susah apalagi harus ketambahan satu orang lagi. Faktor kegagalan KB berpengaruh besar terhadap tindakan aborsi ini. so buat para bapak juga harus membantu dan berperan lebih besar, jangan suruh ibu aja yang pake alat kontrasepsi karena tidak semua ibu cocok dengan alat kontrasepsi meski banyak variannya. (but, salut juga buat bapaknya Lintang-Laksar Pelangi yang harus membiayai 14 anggota keluarga. Jungkir balik cari sesuap nasi).

Saya pengen deh ngasih tahu bagaimana proses aborsi itu. Boleh ga??

Mudah-mudahan yang baca ga ngilu. Bukan untuk nakutin tapi agar terhindar dari bahaya yang mengancam. Berpikir beberapa kali sebelum melakukannya dan tahu apa akibatnya. Setelah tahu ini jangan ke dukun beranak, lompat-lompat, perut di puter-puter. Buat para cowo brengsek yang banyak diluar sana please baca biar menghargai wanita. Aborsi itu sangat berbahaya apalagi jika dilakukan oleh orang yang ga mengerti.

prosedurnya ada 3 cara. Bahasa mudahnya seperti ini:

Namanya “Suction Curettage”
Metode ini disebut penyedotan, dengan mesin penyedot kuat yang ujungnya tajam dimasukkan kedalam vagina yang dimekarkan ( waktu saya lihat alatnya, gimana caranya alat ini bisa masuk). karena sedotannya kenceng maka tubuh bayi yang masih kaya nutrigel langsung berantakan alis tangan dikepala kepala ditangan. Hasil sedotannya ditambung dalam botol yang berisi ketuban, ari-ari, bagian tubuh bayi juga plasenta. peradangan, perdarahan atau robeknya rahim bisa terjadi apabila masih ada sisa didalam rahim.

Metode D&C – Dilatasi dan dikerok
hampir sama sih,vagina dimekarkan untuk masuknya pisau tajam. Bayinya dipotong-potong dari dalam lalu diangkat. sementara sisa di dinding rahim dikerok dengan kuret (alat kuret itu seperti sendok yang lebih cekung kedalam). peradangan, perdarahan atau robeknya rahim bisa terjadi karena lebih banyak darah yang hilang.

PIL RU 486
Metode ini pake pengaruh hormon yaitu memblokir hormon progesteron sehingga bayi tidak mendapat asupan nutrisi lalu diberi suntikan hormon prostaglandin yang akan membuat kontraksi rahim sehingga isi rahim dapat keluar seluruhnya. Serem banget sih. Udah deh nulis nya

Semua ingin hidup karena hidup itu indah. Beri kesempatan jangan dibunuh.

Lantas, masihkan kamu ingin melakukan tindakan aborsi? mencegah itu jauh lebih baik.