Memperbesar Alat Vital Pria

Banyak pria yang terobsesi ingin memiliki ukuran penis yang besar dengan harapan bisa memuaskan dan membanggakan. Kalo lihat di iklan banyak sekali yang menawarkan beragam cara untuk memperbesar ukurannya. Ada teknik dengan pemijatan dipenis, dioles/suntik minyak bulus,  minum obat ramual herbal, dibungkus daun, pijet dan dioles ramuan madura, minyak ambon.

Ada juga yang pergi ke Mak Erot, makan lemang biar panjang, dikasih pemberat dipenis (biar panjang), pake gel untuk memperbesar, bahkan pake cara suntik yang ga tahu isinya apa pokoknya selesai disuntik penis langsung gede. Gambar diambil disini.

Kalo lihat bahkan ada yang mematok dengan harga tinggi dan berani memberi garansi dijamin panjang dan besar.  Apakah ada pria yang percaya? jawabannya ada, yang mengherankan bukan hanya beberapa orang tetapi banyak. Apakah mereka berhasil mendapatkan ukuran penis yang besar? ya tetapi hanya dalam hitungan bulan selanjutnya adalah mimpi buruk seumur hidup.

Ini adalah keprihatian saya dimana setiap minggunya semakin banyak pria yang berkeluh kesah kepada saya bahwa penisnya sudah tidak bisa berfungsi dengan baik. Banyak pria yang tergoda untuk melakukan berbagai jalan pintas demi mendapatkan ukuran penis yang besar.

Memang besar  tetapi karena dibungkus sehingga infeksi dan bengkak. Memang besar tetapi merusak corpora cavernosa, tunica albuginea dan akibatnya sulit ereksi lama.  Memang besar tetapi penisnya kemerahan, gatal, panas dan iritasi. Memang besar tetapi karena disuntik minyak jadi tidak bisa ereksi lagi (keberatan penis). Memang besar tetapi karena disuntik silicone/minyak bulus  yang akibatnya harus diamputasi.

Untuk itu saya mengajak kepada semua pria untuk jangan pernah tergoda atau terbujuk oleh iklan ataupun ajakan teman untuk memperbesar ukuran penis. Tidak ada satupun teknik/cara yang dapat memperbesar ukuran penis yang aman dan memberi hasil permanen. Ini adalah fakta dan jangan tertipu oleh iklan sesat dan kepuasan sesaat.

Semoga informasi ini berguna  dan mohon disebarkan agar jangan ada lagi pria yang terlambat menyadari bahwa  penis sudah tidak bisa tertolong. Tidak ada cara lain untuk menyembuhkannya selain pergi ke dokter spesialis bedah kosmetik atau bedah rekonstruksi untuk pemulihan penismu.

“Save Your Penis, Jangan Rusak Penismu”.

Mengatasi Anak Yang Kelebihan Berat Badan

Anak saya 9 tahun dengan BB 40kg  dan tinggi 130cm termasuk anak yang obesitas. Apakah ada cara agar berat badannya normal namun tidak diet ketat karena masih usia pertumbuhan. Mohon jawaban. Terimakasih

Untuk anak dimasa pertumbuhan  memang tidak bisa dilakukan diet ketat karena masih dalam usia pertumbuhan tetapi kalo didiamkan maka akan semakin naik berat badan. Kelebihan berat badan akan berpengaruh terhadap tumbuh kembang  dan  rasa percaya diri si anak.Gambar diambil disini.

Saran saya sebaiknya orang tua  mengajak anak untuk berobat ke dokter ahli gizi, dokter spesilalis Gizi klinik. Dokter spesialis gizi dapat membantu membuat program penurunan berat badan dan olah raga yang tepat sehingga anak biasa tetap tumbuh maksimal.

Selain itu sara saya agar anak juga memiliki aktivitas fisik yang dapat membakar kalori lebih baik seperti ikut futsal, sepakbola, berenang, aktivitas sport lainnya. Dia tidak merasa terbebani untuk menurunkan berat badan dan sekaligus membuatnya senang.

Orang tua juga harus ikut berperan untuk menjaga asupan makanan selama dirumah. Jangan pernah melarang anak untuk makan tetapi beri pengertian, semua makanan boleh dimakan tetapi porsinya tidak banyak. Makanlah dalam porsi kecil tetapi lebih sering (sehari 4-5 x sehari) dari pada makan hanya 2 x sehari.

Katakan pada anaknya, “Mama ingin kamu sehat dan energik!”, bukan mama ingin kamu  kurus dan ga boleh makan ini itu. Bila perlu ajari mengenai metabolisme tubuh, pencernaan, kerja jantung yang susah kalo kamu kelebihan berat badan. Tentunya dengan bahasa yag mudah dimengerti anak.

Semoga menjadi anak yang sehat :D

Happy 4th Anniversary Tukangobatbersahaja.com

Memiliki sebuah blog berusia 4 tahun merupakan pengalaman yang berharga.  Dari blog ini saya menemukan dunia baru yang begitu luas, menemukan passion,  berlatih menulis, cara baru untuk berinteraksi, tempat untuk berbagi, curhat bahkan dari blog ini saya lebih dikenal. Gambar diambil disini.

Saya masih punya banyak mimpian yang bertanggal  untuk diwujudkan. Mari melangkah maju dan jangan gentar untuk sebuah perubahan kearah kebaikan. Semoga blog ini terus bermanfaat buat semua. Biar tambah fresh saya ganti theme yang baru, lebih chic and simple. Happy 4th Anniversary *tiup lilin, potong kue*

 

Cara Membersihkan Trackball Blackberry

Belakangan ini sering sekali Blackberry saya uring-uringan. Kadang tidak bisa BBM-an, kepanasan, hang tanpa sebab dan yang paling sering trackball tidak bisa digerakan. Kalo udah macet paling menyebalkan, memang sih mungkin karena Bold 9000 sudah menemani saya lebih dari 3 tahun jadi performanya berkurang.

Saya udah tanya sana-sini dan menurut mbah Google sebaiknya dilap pake minyak kayu putih, udah dicoba tapi tidak berhasil. Selain itu katanya pake sedotan ditiup di-trackball-nya, sejauh ini berhasil. Saya sampai sedia stok sedotan air meneral didompet, tas, lemari dan dirumah. Buat jaga-jaga kalo trackballnya macet. Gambar diambil disini

Sampai pada suatu hari ternyata sedotan sudah tidak mampu lagi membantu membersihkan trackball, alhasil hampir seminggu ga pake BB :cry: :cry: :cry: . Saya menyerah dan ingin ke service center saja namun seorang teman bilang cara mudah untuk membersihkan trackball digosokan pake kertas diatas permukaan yang rata dan tinggal diputar-putar saja. Wow, ternyata berhasil dan sampai hari ini masih jadi cara paling saya rekomendasikan.

Saran saya sih kalo pake BB jangan sampai tangannya basah, berminyak atau keseringan menggunakan trackball untuk semua kegiatan. Cobalah untuk meminimalisasikan penggunaan trackball dengan sering menggunakan tombol enter. Semoga bermanfaat dan selamat berlibur ya, foto dulu pake BB :D

Perlunya Papsmear Rutin Setelah Menikah

Ancaman kematian terbesar untuk penyakit kanker di Indonesia  bukan hanya di payudara tetapi dari serviks. Informasi ini membuat saya berpikir mungkinkah hal ini terjadi karena kesadaran setiap wanita untuk memeriksakan organ reproduksinya amat kurang. Banyak faktor yang menyebabkan wanita eggan untuk memeriksakan rahimnya seperti biaya yang mahal, ketidaktahuan pemeriksaan, tidak merasa sakit, malu ke dokter laki-laki,  bahkan menganggap diri sehat.

Untuk itu saya menyarankan kepada setiap wanita yang sudah aktif secara seksual untuk rutin melakukan pemeriksaan organ reproduksinya. Pemeriksaan dengan papsmear setahun sekali cukup untuk menjaga dan berwaspada. Biaya pemeriksaan papsmear memang bervariasi tetapi tetap terjangkau kok. Periksakan terlabih dahulu dengan dokter spesialis kandungan, Sp.OG – Spesialis Obstetri & Ginekologi.

Jangan merasa bahawa menstruasi saya normal,  tidak  pernah keputihan, tidak ada nyeri saat menstruasi, suami saya baik. Pokoknya saya sehat, everything is fine and  no problem, I don’t need to go to doctor for pap smear!.  Memang lebih banyak yang berkata seperti itu tetapi apakah selalu benar? tidak selamanya.

Jika kanker terlalu  yang mengerikan, coba pikirkan jika kita tidak pernah memeriksakan rahim/serviks, siapa yang bisa memastikan bahwa tidak ada kista atau Myoma dirahimmu. Kita perlu tool yang dapat membantu untuk mendeteksi lebih dini jika ada sesuatu yang abnormal. Jangan sampai kita terlambat mengetahui  sudah ada Myoma atau Kista dengan diameter besar bersarang dirahim. Rahim adalah aset yang besar untuk setiap wanita dan jangan sampai kita  kehilangan rahim untuk selamanya. Gambar diambil disini.

Mencegah selalu lebih baik dari pada mengobati, biayanya pun realtif terjangkau untuk tindakan pencegahan. Kita bisa melakukan papsmear setahun sekali atau vaksinasi untuk yang belum menikah.  Jaga dan lindungi tubuhmu dari virus yang mematikan, kenali sejak dini agar tingkat keberhasilan pengobatan tercapai. Semoga cepat sembuh :D

Tahi Lalat: Jangan Gunakan Sabun Colek dan Kapur Sirih

Saya memakai obat penghilang tahi lalat secara tradisional yaitu pakai kpur sirih dngan sbun colek. Itu emang mnghilangkan namun stelah hilang ternyata ada bekas nya mba, bahkan ada sdkit mnjadi wrna khitam2an lagi. Itu bagaimna mba tolong bantu, saya ga percaya diri karena bekaasnya masih ada malah lbih lebar dari tai lalat sblumnya. skali tlong ya mba. tks

Tidak semua tahi lalat akan membuat kita tambah cantik/ ganteng. Sering kali kita justru ingin menghilangkannya dengan berbagai cara. Banyak yang menawarkan cara instan, murah dan mudah tetapi apakah itu aman dan berhasil? tidak. Gambar diambil disini.

Saya berharap kita jangan mudah terlena omongan seseorang bahwa menggunkan metode atau cara ini bisa mengobati/ menghilangkan tahi lalat.  Tidak semua oran akan memberitahu bahayanya. Umumnya hanya menceritakan yang bagus-bagusnya saja. Berhasil buat beberapa orang belum tentu berhasil untuk semua orang.

Memakai sabun colek dan kapur itu sangat beresiko. Kulit bisa iritasi dan bukan jaminan akan berhasil. Jika sekarang malah tidak percaya diri karena bekas luka yang melebar, inilah resiko dari penggunaan yang tidak tepat.

Kalo sudah seperti ini saran saya segera berobat ke dokter spesialis kulit (dermatologis) untuk mendapat rekomendasi penyembuhannya. Kamu bisa ke klinik Natasha atau Erha Klinik untuk mendapatkan penyembuhan, tetapi sekali lagi, harus konsultasi ke dokter mengenai terapi yang tepat apa? biaya? prosedurnya?

Mohon jangan lakukan lagi dan sebarkan informasi ini ke orang-orang disekitar kita bahwa sebaiknya tidak menggunakan sabun colek dan kapur sirih untuk menghilangkan tahi lalat. Jangan diobati sendiri dengan cara instant, konsultasikan dengan dokter karena cantik itu tidak ada yang datangnya instant :D

Pengumuman Pemenang Utama dari Philips

Tadi malam saya dibangunkan oleh suara telpon dari adik, katanya tulisan saya dinyatakan sebagai salah satu pemenang utama dari Philips. Seolah tidak percaya maka saya menuju website Philips dan benar adanya. Puji syukur kepada Tuhan dan terimakasih untuk semua dukungannya.  Pengumumannya seperti ini:

Pengumuman Pemenang Utama
Dalam 8 minggu, kami  telah mengumpulkan lebih dari 600 ide untuk memperbaiki tingkat kesehatan dan kesejahteraan di Indonesia. Dan sekarang, 3 ide-ide inilah yang menjadi pemenang utamanya, temukan ide apa saja dan ikuti bagaimana Philips menjadikan ide ini kenyataan.

Akses Kesehatan
Mendeteksi Dini Benjolan di Payudara
By Rina Susanti

Mempermudah Akses Edukasi dan Deteksi Dini Untuk Kanker Payudara

Kanker payudara menjadi salah satu penyebab kematian wanita terbesar, dikarenakan keterlambatan deteksi dan pengobatan. Untuk menjawab tantangan dalam hal akses keunit pemeliharaan kesehatan dan berdasarkan pengalamannya sendiri dengan kanker (tumor) payudara, Rina Susanti, 31 tahun, memiliki ide jawara untuk mendirikan Pusat informasi yang menyediakan informasi bagi para wanita mengenai bagaimana melakukan pemeriksaan pada diri sendiri dan mendeteksi gejala-gejala kanker payudara.

Pusat tersebut kemudian dapat dengan tepat waktu mengarahkan para wanita tersebut ke tempat perawatan dan menyelamatkan nyawa mereka. Rina juga berharap Philips dapat menyediakan peralatan medis yang akan mengurangi biaya pemeriksaan kanker payudara sehingga menjadi lebih murah.

Berdasarkan ide ini, tim Philips bekerja sama dengan para pemangku kepentingan lainnya, akan menciptakan sebuah pusat informasi untuk wanita, dimana pengetahuan mengenai kanker payudara akan dengan mudah diberikan dan diakses oleh para wanita. Melalui program edukasi ini Philips bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai Kanker payudara, selain itu Philips juga akan berusaha menyediakan pemeriksan dini untuk Kanker payudara.

Ikuti terus perkembangan dari realisasi ide yang dapat meningkatkan kemudahn akses terhadap layanan kesehatan bagi wanita Indonesia dan silahkan berikan Saran, komentar dan dukungan anda. Sumber disini.

Sekali lagi, saya mau berterimakasih kepada semua teman-teman yang sudah mendukung.Saya hanya ingin berbagi dan berharap lebih banyak wanita yang bisa diselamatkan melalui program ini.

Terus dukung saya ya. Terimakasih

Tukangobatbersaja.com : Blog Dengan Lebih Dari Sejuta Hits

Hari ini jumlah views all time menembus angka 1.000.000. Akhirnya,  impian ini ditahun ini untuk mendapat sejuta hits menjadi kenyataan.  Saya mengucapkan terimakasih untuk semua saran, komentar,  masukan, pujian, kiritikan, pertanyaan yang telah disampaikan kepada saya.

Kalo ditanya apa rahasianya? cuma satu yaitu terus menulis. Menulis apa yang menjadi Passion (ketertarikan/ semangat/ gairah).  Saya percaya setiap orang punya passion-nya masing-masing. Ada yang punya passion di olahraga, film, musik, masak, kue, obat, mobil, komputer, jalan-jalan, fashion, pernak-pernik, motivator, games, kapal, listrik, seni, budaya, pecinta alam, korea, hewan, urban, download, lagu, stationery, bahasa, satra, melukis, batik, foto, sepeda, curhat, warna, arsitektur, sampai shopping, dll.

Banyak yang  tanya, “Saya sudah menulis tapi kok komentarnya cuma sedikit, sepi pengunjung, followernya cuma sedikit?” Tidak usah terlalu dipedulikan. Blog  inipun sedikit yang berkomentar (mungkin binggung mau komen apa atau hanya manggut-mangut hehehe). Saling berkunjung kesesama blogger memang bisa menambah jumlah pengunjung tetapi umumnya  lebih  banyak yang  tahu dari search engine. Ujung-ujungnya kembali lagi pada content/ isi tulisan.

Saya mengajak mulai hari ini menulislah dan temukan apa passion-mu. Hal yang paling indah dari hidup adalah mau berbagi dan bermanfaat untuk orang lain.  Dua kuntum Bunga Passion yang indah ini akan membuat harimu semakin bergairah dan penuh semangat.

Mendampingi Anak Saat Menstruasi Pertamanya

Anak saya baru berusia 10 tahun tapi kok sudah menstruasi.  Apakah ini normal?
Mohon penjelasannya.

Saat ini usia anak mengalami pubertas/ akil baliq lebih cepat dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Seingat saya, dulu pertama kali menstruasi saat duduk dikelas 2 SMP, namun anak sekarang sudah banyak yang mendapat menstruasi pertama  kelas 5 SD.  Apakah itu wajar? menurut saya hal itu wajar. Gambar diambil disini.

Coba perhatikan anak-anak generasi sekarang dengan perubahan pola makan dan pola hidup mereka. Banyak makanan cepat saji, kecukupan gizi yang baik (bahkan cenderung berlebihan), aktivitas anak yang padat ( sekolah, ektra kulikuler, les privat), kemudahan akses informasi dan internet, peningkatan penghasilan orang tua, dll. Semua ini bisa membuat tumbuh kembang anak lebih cepat. Bukan hanya pertumbuhan tinggi badan yang signifikan tetapi juga hormon reproduksi sehingga lebih cepat matang.

Meskipun hal ini semakin lumrah, bukan berarti anak yang sudah menstruasi maka otomatis dewasa secara pikiran. Badan boleh tinggi besar  tetapi pikirannya masih anak-anak, kalo sekarang istilahnya disebut *ABG labil*. Orang tua harus terus mendampingi dan mengarahkan. Berikan informasi lengkap apa itu menstruasi, cara memakai pembalut, menggunakan bra, mengatasi PMS dan lainnya.

Menstruasi pada wanit adalah gerbang awal menuju kematangan tubuh dan kedewasaan pikiran. Anak diusia tersebut belum sepenuhnya otaknya berkembang didaerah prefrontal cortex (PFC). Prefrontal cortex is the anterior part of the frontal lobes of the brain, lying in front of the motor and premotor areas.

Daerah otak di Prefrontal Cortex ini berhubungan erat dengan planning complex cognitive behaviors, personality expression, decision making and moderating correct social behavior. So, jadilah orang tua yang tanggap dan mengerti akan kebutuhan anak.

The “+” Project : Ide Untuk Akses Layanan Kesehatan

Saya merasa cukup beruntung karena selama ini banyak tinggal di daerah-daerah di Indonesia yang kaya warna. Sorong, sebuah kota kecil di ujung Barat Papua merupakan salah satu kota favorit yang pernah saya singgahi semasa kecil. Tempat yang indah ini menghadirkan kehidupan kota yang begitu kontras dengan sebagian daerahnya yang masih liar dan belum tersentuh teknologi maju. Salah satu hal yang saya ingat sewaktu tinggal disana adalah saat keluarga saya dikunjungi oleh sepasang suami istri yang sedang menunggu kelahiran anak pertama mereka. Gambar diambil disini.

Kata Ibu saya, mereka ini adalah sepasang keluarga muda dari Pulau Jawa yang ingin membangun sebuah keluarga dengan menjadi transmigran. Tapi, seperti yang sudah kita ketahui, kehidupan sebagai transmigran memang berat. Untuk mencapai tempat tinggalnya, mereka butuh naik mobil selama berjam-jam sampai ke pinggiran Kabupaten Sorong. Akses terhadap fasilitas kesehatan disana juga sangat sulit. Jangankan rumah sakit, di tempat ini, bahkan Puskesmas saja tidak ada. Karena itulah, keluarga yang sedang menanti kelahiran anak mereka ini pun kemudian tinggal di rumah kami sampai bayinya lahir dan sudah cukup besar untuk pulang kembali ke daerah transmigrasi.

Bagi banyak orang-orang yang hidup di kota besar, tentu hal seperti ini tidak pernah menjadi sebuah masalah. Namun, bagi mereka yang tinggal di tempat-tempat terpencil yang tersebar di seluruh Indonesia, langkanya fasilitas kesehatan merupakan sesuatu yang sangat serius. Kondisi geografis Indonesia yang sangat beragam memang merupakan kendala besar yang menyebabkan ketidakmerataan akses layanan kesehatan di negara ini. Selain itu, belum tertatanya jaminan kesehatan untuk masyarakat, tingginya biaya pengobatan, dan rendahnya kemampuan untuk membayar biaya pengobatan membuat jalan menuju sehat makin sulit bagi mereka yang tidak punya banyak uang.

Ini membuat saya memikirkan nasib para warga Indonesia yang tinggal di daerah perbatasan, pegunungan, pulau-pulau kecil, pedesaan yang masih sangat sederhana, maupun wilayah pesisir miskin. Di daerah-daerah ini, tak jarang kita temukan minimnya infrastruktur vital seperti jalan raya dan listrik. Apa yang terjadi jika apabila orang-orang yang tinggal di daerah-daerah ini jatuh sakit? Bagaimana dengan para lansia yang sudah mulai sakit-sakitan? Apakah mereka mendapatkan hak untuk mendapat layanan kesehatan yang terjangkau meskipun sudah tidak bekerja lagi.

Apakah akses layanan kesehatan yang baik hanya tersedia bagi mereka yang tinggal di kota besar? Tidak juga. Dimanapun, penyediaan layanan kesehatan dapat menjadi tantangan tersendiri. Bahkan ketika sudah tinggal di kota besarpun, sering kali kita dihadapkan dengan tingginya biaya yang harus dikeluarkan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik. Hal ini membuat pengobatan menjadi sangat terbatas dan tidak terjangkau bagi kalangan ekonomi menengah ke bawah.

Pemerintah dalam hal ini sudah membuat program-program yang memberikan kemudahan akses layanan kesehatan bagi masyarakat dengan tingkat ekonomi rendah. Kita pasti tahu sudah pernah mendengar tentang beragamnya sistem jaminan sosial. Ada Jamsostek untuk tenaga kerja swasta, ASKES dan Taspen untuk Pegawai negeri, dan ASABRI untuk TNI/ Polri. Sementara itu, untuk masyarakat yang kurang mampu, ada JamKesMas dan JamKesDa. Apakah itu semua cukup? Lagi-lagi tidak. Tetap saja masih banyak masyarakat yang belum bisa memperoleh hak dasarnya terhadap layanan kesehatan yang dapat diakses. Karena itu, semoga saja janji pemerintah dengan adanya Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) I dan II akan segera terealisasi.

Tapi, rasanya salah kalau kita berpikir bahwa pekerjaan rumah yang menumpuk seputar keterbatasan akses layanan kesehatan ini hanya merupakan masalah pemerintah. Semua kendala yang dihadapi oleh bangsa ini adalah pekerjaan rumah bersama dan bukan semata-mata tugas dan tanggung jawab dinas kesehatan, tenaga medis, dan Puskesmas. Semua orang sebenarnya dapat turut berpartisipasi untuk mendekatkan layanan kesehatan yang terjangkau pada semua penduduk Indonesia yang membutuhkan.

Sebagai warga negara kita juga dapat andil untuk membantu. Sebenarnya, hal-hal luar biasa terkadang hanya dimulai dengan sebuah gagasan atau ide yang sederhana. Sekarang, coba pikirkan apa yang dapat kita lakukan untuk membantu lebih banyak orang mendapatkan akses layanan kesehatan yang lebih baik. Misalnya, untuk daerah terpencil kita dapat menjangkau penduduk dengan mendirikan klinik terapung yang dilengkapi kapal ambulans berisi peralatan medis, obat-obatan, dan sarana komunikasi yang memadai untuk membantu daerah-daerah yang tidak tersentuh oleh puskesmas maupun puskesmas pembantu.


Apabila contoh tersebut terlalu sulit, kamu  bisa membantu dengan menyebarkan informasi kesehatan dan pengetahuan bagi desa-desa terpencil yang jauh dari akses layanan kesehatan. Punya ide untuk membuat perpustakaan sehat? Tentunya, masyarakat yang tidak memiliki akses terhadap pengetahuan mendasar tentang kesehatan dapat sangat terbantu apabila buku-buku dan majalah tentang kesehatan tersedia di daerah mereka. Gambar diambil disini.

Bagi para ibu hamil, kita dapat membuat kalender edukasi dengan berbagai informasi kehamilan dan gambar-gambar yang dapat menambah wawasan dan dapat diaplikasikan dalam kehidupan, terutama terkait kesehatan ibu hamil dan bayinya. Ingin mensosialisikan tanaman berkhasiat asal Indonesia? Bantu ciptakan tradisi “Rumah Sehat” dengan penanaman TOGA ( tanaman obat untuk keluarga), pelestarian tanaman obat, serta mengedukasi masyarakat mengenai manfaat tanaman obat dan memanfaatkan lingkungan untuk meningkatkan kesehatan keluarga. Bahkan generasi muda pun dapat berbagi dengan masyarakat yang kurang mampu di sekitar rumah, baik dengan menyediakan bantuan kesehatan atau pelatihan keahlian untuk P3K.

Saya yakin kita semua pasti memiliki sebuah ide-ide segar yang dapat digunakan untuk membantu lebih banyak orang agar dapat memperoleh akses layanan kesehatan yang lebih baik. Gagasan yang kamu punya pun tidak harus muluk-muluk. Siapa tahu saja, idemu yang sebenarnya sangat sederhana pada akhirnya dapat menimbulkan dampak positif yang luas.

Sebagai bagian dari usaha untuk meningkatkan akses layanan kesehatan di Indonesia, Philips menggelar sebuah kompetisi yang disebut The “+” Project. Dalam kompetisi ini, siapapun dapat menyampaikan idenya untuk memaksimalkan akses layanan kesehatan di Indonesia. Di akhir program, mereka yang memiliki ide terbaik akan dibantu oleh Philips Indonesia untuk mewujudkan programnya. Jadi, kita tidak hanya dapat bicara, tapi juga dapat mewujudkan ide tersebut menjadi langkah nyata. Supaya lebih semangat, setiap minggunya Philips akan memberikan hadiah bagi ide terbaik. Tidak ada batasan dalam memasukkan ide. Setiap orang bebas berpartisipasi dan berkontribusi dalam mewujudkan akses layanan kesehatan yang lebih baik di Indonesia.

Kalau kamu tertarik untuk berkontribusi demi peningkatan akses layanan kesehatan yang lebih baik di Indonesia, kunjungi websitenya di http://philips.co.id/plus . Pilih tantangan yang kamu inginkan dan berikan ringkasan idenya, maksimal 1000 kata. Jika ada, materi pendukung berupa foto atau video bisa ditambahkan. Mekanisme kompetisi selengkapnya bisa dibaca disini atau langsung kesini untuk mengirimkan ide mengenai akses layanan kesehatan.

Jangan takut untuk menyatakan idemu meski itu sangat sederhana. Mulailah berkontribusi bagi bangsa meski hanya dimulai dari sebuah gagasan. Mari berbagi untuk sesama dan merealisasikan mimpi untuk Indonesia yang lebih sehat!