Gaya Hidup Baru Bagi Penderita Maag

stomach-with-ulcer

Hampir semua orang pernah merasakan derita sakit maag, baik yang dalam skala kecil maupun skala berat. Saya pernah menemukan sebuah kasus sakit maag parah dan ditambah stres. Singkatnya setelah pengobatan beberapa tahun akhirnya sembuh, seperti kutipan dibawah ini :

“…Sambil minum obat2an maag yang diberikan. Hampir 3 tahun saya makan nasi lunak/ bubur dan sayur atau ikan direbus saja. Tubuh saya yang sebelumnya gemuk menjadi kurus. Tetapi syukur tetap berdoa pada Tuhan ditambah obat2an dan jaga makanan selama hampir 3 tahun saya sembuh..”.

Apa yang sudah dilakukannya dalam pengobatan dan penyembuhan sudah benar yaitu dengan mengubah pola makan yang sehat seperti mengkonsumi makanan yang mudah dicerna, banyak serat sayuran, mengurangi makan pedas, gorengan, jauhi fatty, makanan junk food, minuman bersoda, makanan berbumbu, dan makan tidak sehat lainnya.

Namun apa yang terjadi setelah sehat?  kita cenderung kembali ke pola makan dan gaya hidup lama apalagi ditambah stress. Awalnya tubuh tidak berpengaruh namun seiring waktu berlalu maka terjadi sakit maag kambuh lagi. Kambuhnya bisa sama seperti dulu sakitnya atau mungkin lebih parah dari sebelumnya. Setelah itu baru cari dokter lagi *geleng-geleng kepala*

Saya ingin menghimbau buat siapa saja yang yang pernah sakit maag untuk berubah hidupnya total. Jangan hanya berubah saat sakit saja, namun setelah sudah sembuh tetap menjaga gaya hidup sehat. Jadikan itu gaya hidup sehat  dan menjadi target tahunan yang berkelanjutan.

“Jadi ga boleh dong seumur hidup makan makanan tidak sehat?”  berat dong, mana bisa tahan!. Kalo mau makan boleh saja tapi ingat konseksuensinya. Kalo ngidam mie instant atau makanan tidak sehat lainnya, ya 1-2 bulan sekali boleh saja tapi dengan porsi kecil.

Jika dibandingkan, seporsi mie instant pake cabe rawit/ saos pedas tidak sebanding dengan penderitaan sakit maag, seperti : perut yang sakit, jantung berdebar kencang, pusing seperti mau pingsan, mual muntah, lemas tidak berdaya, dan sesak nafas.

So, kalo sudah sembuh pertahankanlah dan teruskan untuk menjadi pribadi yang baru. Makanlah makanan sehat dan menjauhi stress. Bebas sakit maag seumur hidup bisa jadi kenyataan!

 

Gemuk Bukan Berarti Hamil

independent-girl

Memiliki badan yang berisi bukan berarti hamil namun tetap saja ada buat beberapa orang yang salah sangka. Bukan berniat menyakiti sih namun malunya itu loh, seperti kejadian berikut ini :

Anisa : Bang, beli rujak ya seporsi! (sambil menyiapkan uang Rp 10.000)
Abang rujak : iya (sambil mengiris aneka buah-buahan. Setelah selesai diberikan kepada Anisa)
Anisa : Abang, kok rujaknya ga pake nanas sih.
Abang rujak : Jangan neng, nanti keguguran kalo makan nanas
Anisa : @#$%^&*(!@#$^&^
Anisa : Saya ga hamil

Ada juga kali ya, apa karena salah kostum atau emang badannya berisi. Situasinya lagi di dalam bus transjakarta yang sedang padat-padatnya ditengah rush hours pagi hari.
Anisa sedang asyik mendengarkan lagu di handphonenya pake earphone. tiba-tiba ada seorang mas muda kantoran menepuk pundak Anisa.

Anisa : Apa ada apa ya?
Mas muda : Sini duduk aja disini (sambil berdiri memberikan tempat duduknya untuk Anisa)
Anisa : Oh ga apa-apa berdiri aja.
Mas muda : Ibu hamil duduk aja
Anisa : @#$%^&*(!@#$^&^
Anisa : Saya ga hamil
Mas muda : tapikan….(sambil melihat perut dan membuat huruf D diperut)
Anisa : Saya ga hamil
Anisa : (sambil berkata dalam hati mulai besok gw ga mau pake baju ini)

 

Apa kamu pernah mengalami hal-hal seperti ini karena badanmu sedikit berisi?

 

You Are Special In His Eyes

hospital coridor

I read some email that some people get frustrate with their sickness, seem likes no hope for healing the illness. I would suggest not to give up even in very bad condition and situation. There still miracle and hope for us.

I can said that because I’ve been there and not give up. I saw miracle happens in my life. I would like to share my true life story in November 2008. I remember it clearly, like it was just happening yesterday.

On that unfortunate day, I was heading for a meeting near my office area. I went with my friend and we are ride together on his motorcycle. We nearly arrived on the location, when I suddenly feel a very strong impact. Another motorcycle hit us, and I was thrown back for a good couple of meters before painfully landing on the cold asphalt road.

Our motorcycle was crushed and totaled. My friend only got some bruise but I was heading for the worse. After a series of tests and X-ray, the doctor informed me that my spine is fractured. I was living extreme pain and had to depend on painkillers to help me going.

I spent 10 more days in the hospital, feeling depressed because of my inability to move. With a fractured spine, I cannot walk, stand, or even sit. I need constant support to keep my back in a straight position. It was made from light metal that wrapped around my body. It made me feel like a robot.

I kept thinking why this happening to me? What did I do wrong to deserve this?

couple

As if the pain alone is not enough, another misfortune came along. In the most crucial moment when I could use every bit of support and attention for recovery, my boyfriend suddenly left me. It was severe hit to me. My health condition was badly affected.

I spent my days afterwards, trying to recover my condition. Nothing happens in an instant, every step, every swimming lesson, every therapy class, added to my recovering process, very slowly. I have to take abundants of pills, treatments, and take test every month. In the process, not only my body I’m trying to cure but also my heart and soul. I prayed to God so he take my hand and lead me out of the misery and into the light.

After 7 months of therapy my doctor finally said that I can now be freed from my metal corset. I was so happy because I can walk on my own again and use my back again normally. Everything is going well. I can walk again and sleep in my comfortable mattress again.

Now, here i am, not different from any other people. I recover and having no regrets and happy with journey of my life. I’m what I’m now because I have great people who support me. God sent them to ease my pain. They always pray and support me. I still kept a wonderful SMS from my Evangelist :

Butterfly don’t know the colour of their wings
But human know how nice it is
Like you don’t know how good you are
But God know how special you are in His eyes

God have wonderful plan in my life. No matter what happens in your life, how broke your heart and your body, just remember that “you’ll never be alone, God will be there to support you because you are special in His eyes.

Perlunya Pemeriksaan Kesehatan Sebelum Menikah

lo ve Berhubung teman saya sebentar lagi akan memasuki hari bahagianya dalam pernikahan. Hanya tinggal hitung bulan jadi saya menyarankannya untuk melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum menikah. Emang perlu? tentu saja perlu. Kita ingin memberikan yang terbaik untuk pasangan, juga demi kebaikan bersama tentunya.  Saya yakin, setiap pasangan setelah menikah berharap mendapatkan anak yang sehat jasmani dan rohani.

Banyak yang masih beranggapan tidak mau melakukannya karena nanti takut ketahuan. Menurut saya justru tidak perlu takut,  kalau nanti diketahui penyakitnya maka kita masih memiliki waktu untuk pengobatan. Kalaupun tidak bisa disembuhkan justru dengan mengetahui riwayat penyakit itu maka pasangan kita akan sungguh-sungguh ditanya apakah dia benar-benar mencintai saya? dan menerima apa adanya baik suka duka, sehat atau sakit? jika jawabannya tidak berarti dia bukan pasangan terbaik untuk saya.

Memang apa saja sih pemerikasaanya? Apakah banyak banget dan ribet? Tentu tidak. Itu semua tergantung kita mau periksa apa saja. Mulailah dari yang sederhana seperti :

Pemeriksaan Fisik
Dengan cara timbang  berat badan apakah masih normal atau sudah kelebihan berat badan. Kalau berat badan berlebih (Obesitas), masih ada waktu untuk mengubah pola hidup sehingga terhindar dari resiko penyakit Diabetes Melitus, Jantung, dll. Juga pemeriksaan tekanan darah, apakah normal 120/ 80 mmHg atau justru tekanan darahnya tinggi yang akan berpengaruh pada penyakit Hipertensi.

Pemeriksaan Darah dan Urine
Kita akan mengetahui golongan darah dan Rhesus dari kita apakah A, B, AB, O dan Rhesusnya positif atau negatif. Itu penting sekali. Selain itu pemeriksaan gula, kadar normal untuk gula darah sewaktu-waktu (140-200mg/dl) atau gula darah puasa (110-126mg/dl). Kalo kadar gula sewaktu-waktu diatas 200mg/dl ada kemungkinan mengidap Diabetes Melitus. Kita juga bisa mengetahui Laju Endap Darah untuk mengetahui jika kita terluka dan berdarah seberapa cepat sih pembekuan darahnya. Juga bisa mengetahui kesehatan ginjal dengan mengetahui kadar Ureum, Kreatinin dalam darah.

Pemeriksaan Lainnya
Untuk para calon mempelai perempuan bisa ke dokter untuk pemeriksaan USG untuk mengecek kondisi rahim, apakah kondisinya sehat ataukah ada sumbatan dirahim, benjolan atau apapun. Dulu karena kesibukan menjelang pernikahan, USG ini baru saya lakukan 4 hari setelah menikah. Saya ingat waktu itu saya periksa USG baru pertama kali, perut diolesin gel bening dingin hehehe. Terus dikasih tahu bentuk rahim saya, Puji Tuhan semua baik-baik saja. Kata dokternya : “…semua sehat mbak semoga cepat dapat momongan ya”.

Selain itu, masih ada pemeriksaan lainnya seperti Thalasemia, Hepatitis, HIV, TORCH jika diperlukan. Misalnya jika kita dirumah memelihara kucing/ hewan peliharaan sebaiknya ikut pemeriksaan TORCH karena pemeriksaan ini dapat mengetahui penyakit Toxoplasma, Rubella, Herpes, Cytomegalo.

So tunggu apa lagi, kalo memang sudah ada niat untuk segera menikah jangan hanya pusing memikirkan do list seperti mencari gedung, katering,test food, foto pre wedding,  baju pengantin, masukan pemeriksaan kesehatan sebagai to do list” paling tidak 6 bulan sebelum tanggal pernikahan.

Salah satu teman saya pernah mengetes pemeriksaan TORCH ini dan ternyata positif Toxoplasma. Meskipun sedih, dia menerima dan segera diobati penyakitnya. Singakatnya dia sembuh dan setelah menikah sebulan kemudian dia positif hamil. She is so Happy. Semua itu berkat pemeriksaan kesehatan sebelum menikah.

4 Juta Hits Untuk Tukangobatbersahaja.com

gift box

Terimakasih untuk pencapaiannya sejauh ini. Kehadiran blog ini semakin bermanfaat dan memiliki pembaca setia. Saya masih punya mimpi yang harus direalisasikan untuk kesehatan bersama, Sebuah ide agar kita lebih memperhatikan kebersihan, mengurangi pertumbuhan bakteri dan memberikan kesegaran.

Yang pasti stay fresh and odourless.

Salam
Rina Susanti, Apt

 

Perlukah Menghilangkan Stretch marks dan Keloid ?

a Owen

Mbak, setelah melahirkan perut saya tidak kencang lagi lalu ada garis putih seperti stretch mark . Sudah saya kasih berbagai krim kok tidak mau hilang ya? bagaimana cara menghilangkannya, Terus bekas luka caesar saya malah kaya timbul keloid. Bagaimana cara menghilangkannya? saya ingin kondisi perut saya seperti dulu sebelum hamil. Tks

Setiap perempuan setelah melahirkan pasti ingin segera memiliki perut rata kembali, tidak ada stretch mark, bekas operasi caesar pulih dan tidak berbekas. Namun banyak yang kecewa kenapa hasilnya tidak sesuai harapan atau malah menyalahkan pengobatannya. Sayapun juga sama ingin seperti semua perempuan pada umumnya namun setelah setahun ini saya menyadari sesuatu yang lebih penting meski :

Sayapun pernah mencoba beberapa merek krim mahal penghilang stretch mark, hasilnya memang memudar warnanya tetapi tidak bisa hilang. Krim hanya menyamarkan saja. Saya terima.

Saya sudah mengurangi makan dan olahraga, berhasil menurunkan berat badan  (dari 65 kg menjadi 50 kg), memang masih ada 4 kg lagi menuju berat sebelum kehamilan tapi masih ada ekstra tummy diperut. Tetap tidak bisa kencang seperti sediakala. Saya terima.

Sayapun pernah konsultasi dengan dokter mengenai keloid pasca operasi caesar, dokternya justru mengatakan tidak perlu dihilangkan. Menghabiskan waktu, duit dan mahal, juga menyakitkan karena harus berkali kali suntik kortikosteroid. Ya sudah saya terima kondisinya.

Pada akhirnya saya menerima dan bersyukur bahwa ini adalah tanda sebuah proses perjalanan lahir batin yang panjang selama sembilan bulan. Tanda bahwa saya diberi anugerah untuk hamil, penanda begitu besar rasa sayang dan cinta kepada anak kami.

 

Tukangobatbersahaja : 7 Tahun Menjadi Blogger

MBP
Tidak terasa blog ini sudah berusia 7 tahun.
Ibarat seorang anak dia baru masuk sekolah dasar.
Masih belajar dan terus belajar.

Jika harus direview kembali, sampai hari ini total pengunjung 3,6 juta. Angka ini bukan karena pemilik blog ini tenar tetapi mereka yang berkunjung kemari terjaring dari search engine yang mencari informasi kesehatan.

So, saya akan tetap menulis dan fokus dalam artikel kesehatan dan farmasi.
Salam

Rina Susanti, Apt