Perlukah Menghilangkan Stretch marks dan Keloid ?

a Owen

Mbak, setelah melahirkan perut saya tidak kencang lagi lalu ada garis putih seperti stretch mark . Sudah saya kasih berbagai krim kok tidak mau hilang ya? bagaimana cara menghilangkannya, Terus bekas luka caesar saya malah kaya timbul keloid. Bagaimana cara menghilangkannya? saya ingin kondisi perut saya seperti dulu sebelum hamil. Tks

Setiap perempuan setelah melahirkan pasti ingin segera memiliki perut rata kembali, tidak ada stretch mark, bekas operasi caesar pulih dan tidak berbekas. Namun banyak yang kecewa kenapa hasilnya tidak sesuai harapan atau malah menyalahkan pengobatannya. Sayapun juga sama ingin seperti semua perempuan pada umumnya namun setelah setahun ini saya menyadari sesuatu yang lebih penting meski :

Sayapun pernah mencoba beberapa merek krim mahal penghilang stretch mark, hasilnya memang memudar warnanya tetapi tidak bisa hilang. Krim hanya menyamarkan saja. Saya terima.

Saya sudah mengurangi makan dan olahraga, berhasil menurunkan berat badan  (dari 65 kg menjadi 50 kg), memang masih ada 4 kg lagi menuju berat sebelum kehamilan tapi masih ada ekstra tummy diperut. Tetap tidak bisa kencang seperti sediakala. Saya terima.

Sayapun pernah konsultasi dengan dokter mengenai keloid pasca operasi caesar, dokternya justru mengatakan tidak perlu dihilangkan. Menghabiskan waktu, duit dan mahal, juga menyakitkan karena harus berkali kali suntik kortikosteroid. Ya sudah saya terima kondisinya.

Pada akhirnya saya menerima dan bersyukur bahwa ini adalah tanda sebuah proses perjalanan lahir batin yang panjang selama sembilan bulan. Tanda bahwa saya diberi anugerah untuk hamil, penanda begitu besar rasa sayang dan cinta kepada anak kami.

 

Tukangobatbersahaja : 7 Tahun Menjadi Blogger

MBP
Tidak terasa blog ini sudah berusia 7 tahun.
Ibarat seorang anak dia baru masuk sekolah dasar.
Masih belajar dan terus belajar.

Jika harus direview kembali, sampai hari ini total pengunjung 3,6 juta. Angka ini bukan karena pemilik blog ini tenar tetapi mereka yang berkunjung kemari terjaring dari search engine yang mencari informasi kesehatan.

So, saya akan tetap menulis dan fokus dalam artikel kesehatan dan farmasi.
Salam

Rina Susanti, Apt

Matahari Yang Bersinar

more flowers

Matahari yang bersinar Kau yang ciptakan
Bulan bintang berkilauan Kau yang jadikan
Begitu juga kami Tuhan
di mataMu amatlah berharga
Besar kasihMu kepadaku

Bunga bakung yang dipadang Kau yang p’lihara
Burung pipit di udara Kau yang B’ri makan
Begitu juga kami Tuhan
yang berharap hanya kepadaMu
Tak perlu kuatir hari esok

Kubersyukur karna kasih setiaMu
s’lalu baru s’perti fajar merekah
Tiap janjiMu pelihara hidupku
Hari ini esok dan selamanya

Gunakan Handphone Seperlunya

Nokia 8250

Sepertinya akan lebih banyak orang memilih untuk ketinggalan dompet daripada ketinggalan handphone. Katanya bisa mati gaya kalo sehari tanpa handphone, masa sih?. Handphone sudah seperti separuh hiduphehehe.

Tanpa memungkiri sayapun pernah berada dalam masa-masa dimana handphone memudahkan ngeblog, googling, surfing, games, membantu banyak pekerjaan hingga bergantung dan tak bisa berpaling darinya.

Kini saya menyudahinya, saya merasa handphone pintar membuat kita semakin bodoh, bergantung padanya dan anti sosial. Bukannya saya anti handphone tetapi menggunakan hanya seperlunya. Saya jarang sekali menggunakan handphone dihari sabtu minggu karena itu hari untuk keluarga. Dihari kerjapun saya hanya membuka email dan media sosial hanya saat jam istirahat (1 jam saja cukup). Setelah pulang kantor handphone hanya diletakan dimeja saja. Handphone berfungsi untuk telpon, sms, google maps (untuk cari jalan alternatif menghadapi kemacetan Jakarta) dan foto-foto.

Apakah itu sulit? iya pada awalnya tetapi sekarang saya menikmatinya. Kebahagiaan saya tidak berubah justru bertambah karena kualitas komunikasi  (melihat, menatap, bersentuhan) menjadi nyata. So mulai sekarang kurangilah kebergantungan kita pada handphone dan kembalikanlah fungsi handphone/ smartphone kepada fungsi sesungguhnya.

Pembobolan Kartu Kredit Niaga

Kartu kredit Niaga saya belum lama ini dijebol oleh pihak ketiga yang tidak bertanggung jawab. Dompet yang berisi kartu kredit tersebut masih rapi di dompet saya  namun disaat yang bersamaan ada 17 transaksi yang mencurigakan dengan mata uang Australia yang total pembelanjaannya sampai batas limit kredit kartu untuk pembelajaan online. Kasus Fraud ini membuat saya bingung dan panik.

Hal yang pertama saya lakukan adalah menelpon customer service untuk minta di-block kartu kredit kemudian membuat surat sanggahan yang menyatakan bahwa saya tidak pernah melakukan transaksi tersebut. Setelah itu menunggu 45 hari untuk melakukan investigasi dan pencocokan data. Setelah itu jika memang transaksi tersebut bukan milik saya maka akan dihapus dari sistem dan tidak ada pembayaran.

Sampai sekarang masih dalam proses penyelesaian dan masih ada beberapa transaksi yang belum dihapus dari sistem. Kita hendaknya aktif untuk bertanya, mencari informasi terbaru dan jangan hanya menunggu 45 hari dengan pasif.

Saran saya untuk mencegah hal tersebut tidak terulang kembali hendaknya setiap kali pembayaran dengan kartu kredit harus didepan mata kepala sendiri. Jangan memberi kartu kepada pelayan untuk digesek sendiri. Bisa jadi semua informasi kartu kredit kita diambil datanya.

Kedua, berhati hati terhadap pembelanjaan dengan transaksi online. Pastikan tempat berbelanja online tersebut terjamin tingkat keamanannya. Terakhir, tutup 3 digit terakhir di belakang kartu kredit untuk mencegah hal yang tidak diinginkan terjadi.

Antara Daycare dan Babysitter

children

Ada banyak alasan setiap keluarga yang telah memiliki anak untuk menentukan pola asuh terlebih jika kedua orang tuanya sama-sama bekerja. Memilih antara daycare dan babysitter tidak mudah, tergantung kondisi lingkungan, biaya, lokasi tempat tinggal, dan fakotr penting lainnya.

Meskipun di daycare harganya relatif mahal, ada biaya overtime jika terlambat menjemput dan perlu waktu lebih untuk antar jemput dari tempat tinggal ke daycare atau sebaliknya, saya tetap memilih daycare. Daycare bukan hanya sekedar menitipkan anak untuk makan sehat  dan tidur secara teratur saja,  disana anak berada ditangan pola pengasuhan yang lebih berpengalaman, ada kurikulum/ program, report harian si anak, melatih gerakan motorik dan nilai edukasi seperti adanya kelas musik, gerak lagu, pengenalan bahasa (Inggris-Indonesia). Hal ini belum saya dapatkan jika saya memilih babysitter.

Yang saya perhatikan anak di daycare akan menjadi lebih mandiri karena disana mereka tidak ditangani oleh satu guru untuk satu anak tetapi beberapa anak dan dalam bentuk kelas/ group, sementara anak dalam pengasuhan babysitter akan cenderung lebih dekat dengan pengasuh, lebih bergantung dan bahkan lebih dekat daripada orangtuanya.

Dengan adanya babysitter, anak akan terpenuhi semua kebutuhannya sehingga kurang bertanggung jawab dengan diri sendiri, sementara anak di daycare sejak kecil meraka diajari untuk bertanggung jawab dengan makan dan minum sendiri, membereskan mainan sendiri setelah selesai bermain dan lebih bertanggung jawab dengan barang pribadi.

Kemudian anak di daycare lebih mudah bersosialisasi/ adaptasi dengan lingkungan. Saya merasakan betul perbedaannya, anak saya tidak hanya mengenal orang tua dan keluarga dekatnya saja tetapi kepada semua orang lebih mudah bersosialisasi.

So, apakah sependapat dengan saya? ayo suarakan pendapatmu.

 

Tukangobatbersahaja Annual Report 2015

tukangobatbersahaja 2015

Tahun baru yang penuh semangat dan kerja keras
Banyak impian untuk diwujudkan ditahun ini
Waktunya untuk selangkah memulai mimpi itu jadi nyata
Happy New Year 2015

Tahun ini saya akan lebih semangat lagi menulis dan dengan topik yang lebih beragam. Apalagi blog ini mempunyai report yang bagus meski saya jarang hadir hehehe. Untuk blog, ditahun ini saya ingin 4 juta visitor dan menulis dengan lebih rutin. Untuk capaian pribadi, meski sudah punya SIM saya ingin belajar nyetir mobil lagi. Tidak ada yang terlambat untuk memulai :)