GERD: Bukan Sakit Maag Biasa

Saya sering mendapat pertanyaan sudah minum obat maag ( Antasida) tetapi belum sembuh. Keluhannya seperti perut perih di sebelah kanan atau kiri. Terasa seperti perih diuluh hati dan disertai perasaan terbakar, jantung berdebar, dada sesak.

Mereka umumnya penasaran sakit apa dan sudah bolak-balik ke dokter tetapi sering kambuhan dan tidak pernah benar-benar sembuh.  Sebernarnya mereka yang punya keluhan seperti ini sakit apa sih? jawabannya GERD.

GERD disebut Gastroesophageal reflux disease. Info lengkap dan pengobatan bisa dilihat disini.  Sedikit berbagi tips dari saya bahwa pengobatan GERD dengan terapi Proton pump inhibitors seperti omeprazole, esomeprazole, pantoprazole, lansoprazole, bahkan rabeprazole) atau dikombinasi dengan Gastric H2 receptor blockers ( Famotidine, Ranitidine). Bisa juga dengan bantuan Antibiotik dan sedikit obat penenang. Gambar diambil disini.

Sebaiknya ke dokter untuk menentukan pengobatan yang tepat dan pengobatan tuntasnya nya berlangsung selama 2-3 bulan. Beberapa literatur menyebut 4-8 minggu dan mungkin bisa lebih tergantung dari tingkat sakitnya. Mintalah nasehat dari dokter untuk mengobati ini dengan benar dan mengubah pola makan menjadi lebih sehat dan teratur. Semoga sehat selalu :D

23 thoughts on “GERD: Bukan Sakit Maag Biasa

  1. Ini adalah info yang tepat yang saya cari , terima kasih! Arron

    ==================================

    Terimakasih

  2. maaf saya mau tanya apakah penyakit GERD itu penyembuhannya memang harus pake kombinasi Gastric H2 receptor blockers ( Famotidine, Ranitidine) dg terapi Proton pump inhibitors y??
    sudah 2 minggu pake ranitidin dan domperidone(resep dr dokter) tapi tiap pagi sbelum makan n malem mau tidur kok masih tetap merasa gak nyaman dg lambung saya??(merasa nyeri/perih di satu titik)
    oy,apa obat sperti ranitidine n domperidone itu gak apa apa kalo dikonsumsi lbh dari 2 minggu??

    mohon pencerahan
    thankss

    ==================================================================

    Penyembuhan GERD butuh terapi yang tepat dan pemilihan obatnya sangat selective tergantung kondisi pasien itu sendiri. Jadi bukan hanya PPinh dan H2 Antagonis saja, bisa juga ditambah dengan mucosa protecta, anti flatulent, anti inflamasi, bahkan obat penenang dan antibiotik tertentu. Jadi itu tergantung paseinnya juga sakitnya sudah seberapa lama dan parah.

    Bagaimana pola hidupmu? apakah sudah benar.
    Banyak orang sering menyalahkan obatnya tidak manjur padahal pola hidupnya belum benar.

    Mohon selama penyembuhan sampai 3 bulan kedepa tidak mengkonsumsi makanan pedas, makanan berlemak, panas, asam, berminyak.
    Mengkonsumsi buah-buahan setiap hari yang kaya akan serat seperti semangka, apel merah,melon, buah naga, belimbing, pear, nanas dan alpukat ( tidak pake es + susu)
    Istirahat dan jauhi stress. Tahukan bahwa sakit maag juga dipengaruhi tidur kurang dan stress/ pikiran bisa membuat asam lambung meningkat dan perut jadi perih.

    Jadi perbaiki pola hidup dan pola makan. Bila perlu puasa selama 2-3bulan dengan niat ingin sehat pencernaannya. Kalo sedang berbuka makan secukupnya saja.
    Jika lebih dari 2 minggu belum sembuh segera berobat ke dokter. Sebenarnya sih jika sudah pula pola hidup dan pola makan yang sehat maka tidak ada lagi gangguan pencernaan. Terimakasih

    • kalo saat puasa cara minum obat-obat sperti ranitidine,domperidone, dan jenis PPinh gmna y??
      maap mucosa protecta, anti flatulent dan anti inflamasi ada nggak yg generik?namanya apa y??
      sebelumnya terimakasih banyak atas penjelasannya diatas,,,,

      ======================================

      Puasa disini bukan seperti puasa dibulan Ramadhan. Maksudnya puasa dengan pengendalian diri selama 2-3 bulan dengan mengurangi atau tidak mengkonsumsi makanan yang pedas, asam, panas, berlemak dan berminyak. Porsi makan dikurangi dan berniat puasa untuk sehat. Makan 2-3 X sehari saja dan tanpa ngemil. Bisa kan?

      Untuk nama obat mucosa protecta, anti inflamasi dan antiflatulen itu banyak sekali jenis dan nama mereknya. Sebaiknya berobat ke dokter dan jangan diobati sendiri, kita masih sangat membutuhkan bantuan kesembuhan dokter. Terimakasih

  3. Mbak, baru sekitar sebulanan ini saya faham dan kenal GERD. SAya sudah endoskopi dan ph study di penang. Hasil endoskopi, tidak ditemukan luka dan HP di lambung saya. Hasil ph study menunjukkan asam lambung saya memang tinggi, itulah yang menyebabkan saya merasa heartburn. Nah, dokter hanya memberi saya 2 obat, pertama Controloc 40 mg (pantoprazole sodium sesquihydrate 45.1 mg) diminum sekali sehari selama sebulan, dan obat kedua adalah Ganaton (Itopride hydrochloride) diminum 2 kali sehari selama 2 minggu. Kedua obat ini sudah saya minum selama hampir seminggu. Saya merasakan ada perubahan, walau tidak terlalu signifikan. Heartburn saya sedikit berkurang tapi tetap masih terasa. Sebelum saya berobat ke Penang dan diberikan obat tersebut, saya sempat berobat ke dr jantung karena saya merasa heratburn saya adalah tanda jantung. Menurut beliau bukan jantung dan sudah EKG, lab darah, dan treadmill EKG. Dari beliau, saya dapat obat Pumpitor (omeprazole). Waktu saya masih minum Pumpitor (sebelum dapat obat dari dokter di penang) heartburn saya sempat hilang dan reda mbak. Sepertinya saya merasa tidak cocok dengan PPi pantoprazole, dan lebih cocok dgn omeprazole. Sedangkan Ganaton saya tidak tau apa fungsinya.

    Yang saya ingin tanyakan, apakah boleh saya kembali meminum pumpitor menggantikan pantoprazole ditambah dgn Ganaton?
    Saya juga pernah dapat resep propepsa sirup (sucralfate) dan omeprazole dari dr umum, dan waktu saya minum rasanya heratburn saya banyak berkurang. Apakah boleh kalo saya tukar aja obat dari dr di penang dengan Pumpitor dan Propepsa? Kalo boleh kira-kira berapa lama saya boleh mengkonsumsinya mbak?

    Atas jawaban mbak, saya ucapkan terima kasih..

    ==========================================

    Ini benar-benar gejala GERD yang sering dialami oleh banyak orang di Indonesia :)
    Sebenarnya tidak perlu ke luar negeri, berobat di Jakarta juga bisa. membaca blog ini juga jadi tambah ngerti tentang pengobatan GERD.

    Dari pertanyaanmu saya ingin mengedukasi semua bahwa jika kita sakit GERD jangan langsung dihajar dengan Pantoprazole. Mulailah dari pengobatan bertahap dari lansoprazole, kalo belum sembuh dikasih omeprazole dan jika tidak sembuh baru dikasih Pantoprazole dan kalo belum bisa coba Rabeprazole. Itu baru benar. Saya lebih setuju jika Bapak mengkonsumsi Omeprazole saja, dosisnya sesuai anjuran dokter. Obat ini berguna untuk mengurangi keluarnya asam lambung.

    Selain itu Bapak dapat mengkonsumsi Sucralfate ( mereknya Inpepsa, Propepsa, dll) diminum 2-3 X sehari 30menti-1jam sebelum makan.
    Obat ini berguna untuk melapisi mucosa lambung sehingga dapat meengurangi rasa nyeri dan perih di lambung.

    Ganaton (Itopride hydrochloride) diminum 2 kali sehari selama 2 minggu. Obat ini termasuk golongan antiemetics. bahan awamnya anti mual dan muntah. Biasanya GERD juga dapat membuat penderita mual sehingga untuk menekan rasa ingin muntah makan dapat mengkonsumsi obat tersebut.

    Terakhir, sebagus apapun obat dari dokter jika tidak ditunjang dengan kemauan dan tekad untuk sembuh ya percuma saja. Nanti sakit GERD lagi. Mulai sekrang mulailah merubah pola hidup menjadi sehat ( terutama kurangi makanan asam, pedas), berolah raga, hindari stress, terlalu banyak pikiran dan relaksasi bersama keluarga dan pasangan. Itu harus, agar hidup lebih damai. Terimakasih

  4. makasi buat infonya..

    saya juga mau nanya ni ,batas waktu makan yg benar kira2 brapa jam ya ?..hehehe

    ===================================================

    Saya lebih memilih porsi kecil tapi sering daripada sehari cuma makan dua kali saja.
    Coba porsinya dikurangi setengah dari porsi biasa dan makan setiap 4-5 jam sekali.
    Terimakasih

  5. halo mbak,
    senang rasanya bertemu dengan orang yang memahami GERD, karena GERD sangat mengganggu dan menurunkan kualitas hidup, saya menderita GERD sudah 6 tahun (2005) sudah banyak dokter Sppd, KGEH dan sudah 4 kali di endoskopi, terakhir 2009 dokter menyarankan untuk “dioperasi” alias dipersempit springter nya agar asam lambung tidak naik terus… berhubung berbagai pertimbangan saya tidak mau untuk dioperasi.
    menurut mba rina, apakah saya bisa kembali menggunakan obat? kalo iya obat apa ya? karena terakhir makan obat tahun 2009 (parriet, pentazol dsb)
    terimakasih dan ditunggu sekali jawabannya

  6. Saya Sudah Menderita Maag sejak 2 th, sampe sekarang belum sembuh, saya masih konsumsi obat dari dokter ahli KGEH berupa NEXIUM, alodonna D dan disflatyl, keluhan saya sekarang perut terasa tidak enak sehabis makan ( makan berlebihan mungkin) ini adalah dokter ke dua saya periksa krn dr dokter pertama yang juga dr xxx SpPD KGEH ( selama dua tahun masih belum menunjukkan kemajuan ) makanya saya coba ke Dokter yg satunya yg kebetulan sudah Professor Dr dr xxx Sp.PD KGEH, apakah pengobatannya sudah benar Bu? beberapa obat yg pernah saya konsumsi dari dokter sebelumnya adalah: solacap, pumpitor, vometa ft,frixitas, demaben,dan becantex

  7. Salam sejahtera bagi semua pembaca. Saya sejak tahu 2008 menderita gerd dan tidak dapat sembuh oleh dokter.Di tahun 2009 saya kurang lebih 7 bulan tidak bisa masuk kerja saking parahnya gerd yang saya derita. Sempat tidak bisa mencium bau yang menyengat seperti pewangi lantai, tidak bisa masuk ruangan yang ber ac, susah bernapas dan ditambah dengan depresi berat. Puji Tuhan seorang saudara saya memberikan buku kepada saya yang berjudul: “Anda sudah memiliki segalanya” karangan Andrew Wommack terbitan Light Publishing Jakarta.

    Setelah saya membaca buku tersebut timbul iman percaya saya bahwa oleh bilur-bilur Tuhan Yesus saya sudah sembuh, akhirnya saya putuskan tidak makan obat dari dokter sama sekali. Berangsur-angsur saya sembuh dan Januari 2010 saya sudah bisa masuk kerja dan terus tambah sehat sampai saat ini. Setelah membaca buku tersebut banyak berubah pola pikir saya sehingga sembuh dari depressi. Sekarang saya tinggal menjaga pola pikr dan pola makan saja. Terimakasih ! Tuhan memberkati dan menyembuhkan kita semua. Amin!!!

    =============================================

    Amin

    • Sama dengan saya pak Sihombing! Tuhan Yesus sudah menyembuhkan saya dari sakit gerd! Setelah membaca buku andrew wommack dengan judul “Tuhan ingin senantiasa anda sehat” saya menjadi tahu kebenaran bahwa sakit penyakit bukanlah dari Tuhan. Akhirnya Tuhan memberikan kepada saya iman untuk sembuh dan saya dibebaskan oleh Tuhan Yesus. Saya tidak meminum obat lagi. Halleluya!

  8. salam sejahtera.mbak saya mau nanya apakah obat asam lambung di konsumsi dengan jarak lama tidak akam merusak gaganguan ginjal,.?masalah nya saya mengalami gerd ampir 2 thn,dan tidak sembuh aja,.,sudah saya coba obat tp tidak sembuh tolong caranya gimana kalo sya pengen sembuh dari penyakit ini,saya udah capek

    ==============================================

    Bukan hanya sakit GERD. Penyakit Hipertensi dan Diabetes malah haru sminum obat seterusnya untuk memaintance kadar gula darah dalam tubuh normal dan tekanan darah teratur. Pada dasarnya setiap pengobatan pasti ada efek sampingnya.

    Namun sejauh manfaatnya lebih banyak daripada kerugiannya, oabt dapat terus digunakan.
    Jika GERD tidak sembuh-sembuh berarti pola makan dan pola hidup Dadan harus diubah. Percuma minum obat kalo perilaku hidup tidak berubah.

    Pola makan yang baik itu: jauhi makanan pedas, asam, terlalu panas, berlemak/santan, gorengan. Makan boleh tetapi sedikit sekali porsinya.
    Untuk pola hidup harus ada keseimbangan anatara bekerja, olahraga rutin, menjauhi stress dan masalah. Hidup tenang dan damai. Jika ada hal yang harus menjadi masalah selesaikan dengan kepala dingin dan tidak boleh mudah menyerah.

    Semoga cepat sembuh. Terimakasih

  9. mba saya penderita gerd juga, sudah hampir 2 tahun,,sudah endoskopi tahun lalu dan hasilnya hiperemis di eshofagus distal,,tapi samapi sekaraanh ,masih sakit di ulu hati setiap hari,, saya sudah lepas obat,,tapi makanan kdg kdg masih nakal,,apakah saya herus endoskopi lagi,,atau gimana,,apakah telur dadar aman untuk dikonsumsi,,

    =================================================

    Kalo masih sakit GERD lagi itu salahmu sendiri. Kita harus menjaga kesehatan tubuh, jangan menyalahkan obatnya tidak bagus tetapi karena perilaku makannya yang salah dan nakal.

    Saran saya bagi semua penderita GERD harus sangat sangat memeprhatikan pola makan, jauhi makanan pedas, asam, terlalu panas, berlemak/ santan dan gorengan. Itu distop untuk seterusnya. Sakit GERD itu luar biasa sakitnya. Sebaiknya makan telur rebus saja.

    Sebaiknya berobat dan konsultasikan ke dokter. Nanti dokter yang akan memutuskan perlu endoskopi lagi atau tidak tetapi kalo kelakuan makannya belum berubah ya sakit terus. Terimakasih

  10. Halo, saya Dokter Tradomedical di Benin Rep satu-satunya yang menyembuhkan dan menyelesaikan semua masalah gagal. Berhenti menderita hari ini! Mengubah hidup Anda dan arsip tujuan Anda. Tidak peduli siapa Anda atau agama Anda percaya, jenis pengobatan mungkin solusi yang hanya untuk masalah Anda dengan penyakit panjang Anda. Coba ini, Anda akan melihat perubahan yang lebih baik! Jika Anda telah mencoba banyak dokter / penyembuh dengan kemajuan. jika Anda berpikir Anda telah kehilangan harapan, di sini adalah kesempatan, catatan kami berbicara untuk kita, datang ke rumah medis biodinamik penyembuhan trado.

  11. Mba Rina.
    Apa boleh obat PPi & H2 a. Di konsumsi berbarengan…?

    =============================================

    Tentunya harus disesuaikan dengan gejala penyakitnya.
    Kalo GERD bisa saja dikombinasi atau PPi saja
    Kalo nyeri disatu titik sebaiknya diberikan H2 antagonis sperti Ranitidin.

    Segera periksakan diri ke dokter. Jangan diobati sendiri. Terimakasih

  12. apakah GERD itu ada obat herbalnya?? mohon jawabannya terima kasih.

    ====================================

    Coba saja minum curcuma (kunyit)
    Biar lebih sehat dan jangan makan makanan pedas, asam, santan, cukup istirahat.
    Semoga cepat sembuh. Terimakasih

  13. Bu apa GERD boleh minum yakult….
    trus berolah raga juga di perbolehkan gak….
    mohon jawabannya .. Trima kasih

    ==============================

    Tentu saja boleh. Yakult diminum setelah makan ya agar tidak terlalu asam.
    Berolah raga harus dilakukan rutin, cukup jogging dan olahraga ringan.
    Tidak perlu angkat barbel dan lari maraton hehehe.

  14. oia apakah yg baru mengalami GERD Akut masih bisa disembuhkan secara tuntas gak…..
    mohon jawabannya?? makasih.

    ========================================

    Tentu saja harapan untuk memperoleh kesembuhan ada. yang terpenting berobat ke dokter dan merubah pola hidup serta pola makan yang benar. jauhkan dari makanan yang merangsang keluarnya asam lambung lebih banyak seperti makanan pedas, asam bersantan.
    Terimakasih

  15. saya mnderita gerd sejak 4bulan yg lalu..saya dsuruh dokter buat rutin minum obat slama 6 bulan.. obatny lanprazole dan rebamipide…sampai skrg nyeri di dada sudah tidak ada lagi.. tapi masalahnya setiap saya telat makan badan saya lemas dan sering bersendawa.. kalau bangun tidur air ludah selalu berwarna kuning.. bisa gak gerd saya smbuh total? trus sbntar lgi kn mau bulan puasa.. bisa gak pnderita gerd brpuasa?

  16. mba salam kenal…
    1bulan yg lalu sya merasa sering sendawa, lalu saya searching dan menemukan artikel mba yg menganjurkan untuk konsumsi enzyplex.setelah di minum 3 hari sendawa hilang sama sekali..tapi beberapa hari yg lalu sendawa muncul kembali,dan saya konsumsi enzyplex tidak ada perubahan,bahkan kemarin sore saya rasakan sesak napas, dan saya menemukan GERD..

    karena ortu dirumah khawatir, akhirnya kami memanggil dokter langganan.darah tinggi saya 120/80 kadar gula 107 tidak puasa.akhirnya tuh dokter bilang memang saya mengalami asam lambung tinggi..dan saya di beri obat OMEPRAZOLE 20 mg 1x makan sebelu sarapan..apakah cukup mba?kerana ada yg bilang lebih baik dikonsumsi 2x makan sebelum sarapan dan sebelum tidur..apakah menurut mba saya masih perlu mengkonsumsi enzyplex? terima kasih..artikel mba sangat membantu

    =================================================

    Kalo minum obat belum sembuh sebaiknya cek kembali tubuhmu. Jangan salahkan obat tetapi coba lebih peka lagi terhadap alarm tubuhmu.
    Untuk mengobati GERD memang dapt dibantu dengan Proton Pump Inhibitor. Obatnya bisa Omeprazole, lansoprazole dan Pantoprazole.

    Secara umum obat yang diberikan dokter sudah benar. Omeprazole dapat dikonsumsi 1-2 x sehari sebelum makan (dalam perut kosong). Kalo diberikan 1 x sehari sebenarnya cukup, asalakan Mbak Yuli harus mematuhi saran dokter.

    Saran saya, untuk mereka yang mengalami asam lambung yang sangat tinggi, penting sekali untuk bersikap rileks, jangan kaku, lebih banyak tersenyum, memanjakan diri seperti ke salon atau spa untuk membuat tubuh rileks dengan creambath atau massage. Kenapa? karena dengan rileks maka tubuh tidak akan banyak mengeluarkan produkasi asam.

    Selain itu untuk mengurangi gas dalam lambug, coba deh makan dalam porsi yang kecil-kecil. Kurangi porsi makan, kalo biasanya makan siang setengah piring, coba kurangi jadi seperempat. Makan dalam porsi kecil tetapi sering akan membuat produksi pencernaan lebih mudah untuk dicerna. Terimakasih

  17. artikel bagus… saya pernah dirawat dan diagnosanya asam lambung
    1.Apakah benar badan lemas (bahkan untuk aktifitas ringan/jalan 50meter) akibat pengaruh asam lambung berlebih…? apakah lambung ada hubungannya dengan syaraf tubuh lain sehingga tangan dan kaki lemas saat asam lambung tinggi..?
    2.omeprazole bisa/aman dikonsumsi sampai berapa bulan..?
    thanks…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s